Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

    24 October 2026 No Comments

    Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

    24 October 2026 No Comments

    Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

    24 October 2026 No Comments

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Pemberantasan Korupsi Harus Diberantas Secara Radikal di Era Pemerintahan Prabowo Subianto

Pemberantasan Korupsi Harus Diberantas Secara Radikal di Era Pemerintahan Prabowo Subianto

0
By Sulis on 30 October 2024 Nasional

NASIONAL – Pengamat Politik UNJ, Ubedilah Badrun, mengatakan pemerintah Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemberantasan korupsi haru diberantas secara radikal.

Hal ini disampaikan langsung pada acara Rakyat Bersuara di Inews TV, (29/10/24) saat sesi diskusi terkait pesan Prabowo yang tidak mau ada ‘garong’ di dalam pemerintahannya.

“Saya kira biasa pemimpin punya target besar itu, tetapi seberapa rasional mimpi besar itu bisa dijelaskan, itu kan persoalannya disitu, ambil contoh target untuk memberantas korupsi dengan indeks korupsi kita yang berada di angka 34% yang artinya korupsi merajalela, darimana Prabowo memulai itu ini kan permasalahan yang serius,” terang Ubed.

Ubed memberi contoh pemberantasan korupsi melalui peran dan fungsi dari KPK. Menurutnya, badan pemberantasan korupsi seperti KPK harus memiliki independensi.

“Atau misalnya apakah Prabowo berani menyiapkan dalam tanda kutip posisi KPK saat ini dibawah eksekutif menjadi KPK yang betul-betul independen untuk melakukan pemberantasan,” papar Ubed.

“KPK melakukan tindakan hukum secara independen, tetapi relasi kuasanya di bawah eksekutif, kira-kira seperti itu nanti ahli hukum tata negara yang bisa menjelaskan itu lebih detail,” sambungnya.

Dengan begitu, Ubed berfikir target pertumbuhan ekonomi sampai 8% itu berat ketika penegakan pemberantasan korupsi tidak berjalan dengan baik.

Ubed pun berkata optimisme itu harus rasional, di satu sisi, ia melihat angka pertumbuhan ekonomi Indonesia itu stagnan di 5%. Maka Ubed bilang investasi di bidang ekonomi harus terus dikembangkan.

“Sebenernya secara ekonomi sederhana, stagnasi ini karena tidak ada investasi, investasi itu stagnan atau kecil, karena angka perekonomian tumbuh itu ketika ada lapangan kerja baru, nah lapangan kerja baru itu tumbuh ketika ada perusahaan-perusahaan banyak investasi, kalau investasinya susah mana bisa tumbuh ekonomi,” jelasnya.

Ubed tak lupa menerangkan, kalau para investor sehat tidak mau berinvestasi di Indonesia dikarenakan praktik korupsi masih merajalela. Ia menyarankan agar pemberantasan korupsi haru diberantas secara radikal pada pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.

“Lalu kenapa investor-investor dari berbagai negara itu investasinya kecil di Indonesia, karena mereka belum sepenuhnya percaya bahwa demokrasi di Indonesia berjalan baik, korupsi diberantas sampai ke akar-akarnya dan lain sebagainya,” ucapnya.

“Itu hasil riset dari World Economic Forum, yang mengatakan bahwa pemodal asing tidak mau berinvestasi di negara yang korupsinya merajalela, jadi sebetulnya faktor untuk menumbuhkan ekonomi yaitu seberapa besar pemerintahan baru ini mau secara radikal memberantas korupsi,” tukasnya.

Laporan: iwanpose

Kepemimpinan Prabowo KPK Pemberantasan Korupsi pemerintahan Prabowo Subianto Pengamat Politik UNJ Ubedilah Badrun Prabowo Subianto presiden prabowo Radikal
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePrabowo Serius Berantas Korupsi Demi Pertumbuhan Ekonomi, Walau Harus Sendirian
Next Article PKS Tangsel Pastikan Ruhamaben-Shinta Menangkan Andra-Dimyati di Tangsel
Sulis

Related Posts

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

23 October 2026

Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

By Sulis24 October 20260

TintaOtentik.co – PT Cahaya Subur Lestari selaku pengembang perumahan Serpong Lagoon memberikan klarifikasi resmi menanggapi…

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.