Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka: Hadirkan Pameran Otomotif, Hiburan, hingga Diskon Pajak

    17 October 2026 No Comments

    Manipulasi Pasar, OJK Sanksi Sinar Mas dan Prajogo Pangestu Rp2,1 Triliun

    17 October 2026 No Comments

    Skandal Pungli Revitalisasi Sekolah Lamteng Diusut, Kepsek Ngaku Setor Ratusan Juta

    17 October 2026 No Comments

    Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

    16 October 2026 No Comments

    Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

    16 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Pilar Tinjau Proyek Turap-Bronjong, SDABMBK Tangsel Tegaskan Kontraktor Target Pekerjaan Harus Sesuai Kontrak!
Pilar Tinjau Proyek Turap-Bronjong, SDABMBK Tangsel Tegaskan Kontraktor Target Pekerjaan Harus Sesuai Kontrak (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Pilar Tinjau Proyek Turap-Bronjong, SDABMBK Tangsel Tegaskan Kontraktor Target Pekerjaan Harus Sesuai Kontrak!

0
By tintaotentik.co on 2 September 2026 Gaya Hidup, Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengingatkan keberadaan bangunan di sekitar bibir sungai agar tidak menghambat pembangunan turap dan bronjong yang tengah dikerjakan Pemerintah Kota Tangsel.

Hal itu disampaikan Pilar saat meninjau pembangunan turap dan bronjong di tiga lokasi, yakni Villa Pamulang, Grand Serpong, dan Bukit Nusa Indah, Rabu (2/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pilar didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel Robby Cahyadi, Kabid Sumber Daya Air Eka Pribawa beserta jajaran, Camat Pamulang Mamat, dan Camat Ciputat Erwin Gemala Putra.

Pilar mengatakan, pembangunan tersebut dilakukan untuk menangani sejumlah persoalan di lapangan, mulai dari longsor, pergeseran tanah akibat pengikisan air sungai, hingga persoalan banjir.

“Alhamdulillah, hari ini saya mengunjungi tiga titik pembangunan yang ada di wilayah Tangsel. Kita mengecek langsung pembangunan turap dan bronjong,” kata Pilar.

Menurut Pilar, progres pekerjaan di sejumlah lokasi saat ini sekitar 30 persen. Dari hasil peninjauan, pekerjaan masih berjalan sesuai desain dan perencanaan.

Ia meminta konsultan pengawas dan penyedia jasa memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.

“Saya menitipkan secara langsung kepada konsultan pengawas dan penyedia jasa agar pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pilar juga menyoroti masih adanya bangunan di sekitar bibir sungai. Menurutnya, persoalan tersebut harus segera dikomunikasikan dengan warga melalui pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Ia meminta pendekatan dilakukan secara baik agar penataan bantaran sungai dapat berjalan dan pembangunan infrastruktur tidak terhambat.

“Ini nanti akan dikomunikasikan dengan pihak kecamatan untuk dilakukan pendekatan kepada warga agar bisa mencari solusi bersama,” kata Pilar.

Pilar menegaskan, kepentingan publik harus menjadi prioritas dalam penataan kawasan bantaran sungai.

“Jangan sampai kepentingan pribadi mengalahkan kepentingan publik. Itu menjadi catatan saya,” tegasnya.

Ia meminta kecamatan dan kelurahan segera melakukan komunikasi dengan warga agar penataan di pinggir sungai dapat dilakukan. Selain persoalan bangunan, Pilar meminta pekerjaan pembangunan turap dan bronjong segera diselesaikan agar tidak terganggu musim penghujan.

Material sisa pekerjaan yang berada di sekitar sungai juga diminta segera diangkat agar tidak menghambat aliran air.

“Jangan sampai nanti masuk musim penghujan dan pekerjaan terkendala waktu. Setelah material berangkal turun, harus segera diangkat supaya ketika musim penghujan tiba, kondisi sungai sudah siap,” jelasnya.

Pilar berharap pembangunan tersebut dapat memberikan solusi terhadap persoalan banjir dan longsor yang selama ini dirasakan masyarakat di sekitar lokasi.

Pilar Tinjau Proyek Turap-Bronjong, SDABMBK Tangsel Tegaskan Kontraktor Target Pekerjaan Harus Sesuai Kontrak (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

SDABMBK Tangsel Tegaskan Kontraktor Target Pekerjaan Harus Sesuai Kontrak

Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi Robby Cahyadi memastikan pekerjaan di lapangan dilaksanakan sesuai perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Robby menjelaskan, metode penanganan di setiap lokasi berbeda karena disesuaikan dengan kondisi sungai dan kewenangan masing-masing.

Di Villa Pamulang, penanganan dilakukan pada Kali Angke yang kewenangan penuhnya berada di BBWS. Karena itu, pembangunan menggunakan bronjong batu kali dengan sifat penanganan tidak permanen.

“Karena lokasinya rawan longsor, dari kementerian memang hanya memperbolehkan kita melakukan penanganan yang sifatnya tidak permanen. Karena itu digunakan bronjong batu kali,” jelasnya.

Untuk Villa Pamulang, bronjong batu kali dibangun sepanjang sekitar 164 meter, sedangkan parapet atau pagar sekitar 145 meter dengan ketinggian lebih dari lima meter.

Di Grand Serpong, pekerjaan meliputi pembangunan turap baru setinggi empat meter sepanjang 165 meter, peninggian turap existing menjadi empat meter sepanjang 132 meter, serta saluran pembuangan sekitar 429 meter.

Sementara di Bukit Nusa Indah, turap di sisi kiri dan kanan memiliki total panjang sekitar 204 meter. Pekerjaan juga dilengkapi parapet sekitar 90 meter, pedestrian atau jalan inspeksi sekitar 204 meter, pintu air, klep tabok, dan bangunan pelengkap lainnya.

Robby mengatakan, ketiga proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor berbeda dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Masa kontrak pekerjaan berkisar 150 hingga 160 hari kalender.

“Kalau berdasarkan kontrak, rata-rata selesai pada Desember. Ada yang kontraknya 150 hari kalender atau sekitar lima bulan, ada juga yang sekitar enam bulan atau 160 hari. Rata-rata target penyelesaiannya Desember,” ujarnya.

Ia menegaskan, kontraktor yang melewati batas waktu kontrak akan dikenakan denda sesuai ketentuan dalam kontrak.

“Besarannya satu per seribu dikali sisa pekerjaan per hari dari nilai sisa pekerjaan,” jelasnya.

Robby menambahkan, ketiga lokasi tersebut memang telah dipetakan sebagai wilayah yang memiliki persoalan banjir dan longsor. Di Villa Pamulang, longsor bahkan telah berdampak terhadap jalan kota. Jika tidak segera ditangani, badan jalan berpotensi amblas dan bergeser.

“Intinya, penanganan ini dilakukan untuk mencegah longsor semakin parah. Kalau tidak segera ditangani, jalan di lokasi tersebut bisa amblas dan bergeser,” pungkasnya.

Pembangunan Turap Dapat Antusias Warga

Pembangunan turap serta fasilitas pendukung penanganan banjir di Bukit Nusa Indah pun disambut positif oleh warga setempat. Wilayah tersebut memang tercatat sebagai salah satu titik rawan tergenang setiap kali curah hujan tinggi memicu luapan aliran kali.​

Salah seorang warga Bukit Nusa Indah, Andi, mengungkapkan bahwa kepastian pengerjaan infrastruktur ini menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar yang selama ini dihantui ancaman banjir tahunan.​

“Sebagai warga Bukit Nusa Indah, jujur kami sangat berharap penanganan turap dan pintu air ini benar-benar rampung secepaynya tepat karena daerah kami ini sudah langganan banjir setiap kali hujan deras turun karena kali suka meluap,” ujar andi.

“Semoga pengerjaannya kokoh, tidak asal-asalan, sehingga pemerintah benar-benar serius menyelesaikan persoalan banjir di tempat kami,” harapnya.

Laporan: wan

bronjong DSDABMBK Tangsel Drainase Tangsel DSDABMBK Tangsel pengerjaan drainase tangsel pengerjaan turap tangsel proyek bronjong tangsel proyek turap tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co turap bukit nusa indah Turap DSDABMBK Tangsel turap Tangsel vila pamulang
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleRealisasikan Musrenbang di 7 Kecamatan, Disperkimta Ajak Masyarakat Tangsel Awasi Proyek
Next Article KONI Tangsel Berkomitmen Jaga Akuntabilitas Pengelolaan Dana Publik
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka: Hadirkan Pameran Otomotif, Hiburan, hingga Diskon Pajak

17 October 2026

Manipulasi Pasar, OJK Sanksi Sinar Mas dan Prajogo Pangestu Rp2,1 Triliun

17 October 2026

Skandal Pungli Revitalisasi Sekolah Lamteng Diusut, Kepsek Ngaku Setor Ratusan Juta

17 October 2026

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka: Hadirkan Pameran Otomotif, Hiburan, hingga Diskon Pajak

By Irfan Kurniawan17 October 20260

TintaOtentik.co – Kota Tangerang Selatan kembali semarak dengan digelarnya Tangsel Otozone 2026. Mengusung konsep Automotive,…

Manipulasi Pasar, OJK Sanksi Sinar Mas dan Prajogo Pangestu Rp2,1 Triliun

17 October 2026

Skandal Pungli Revitalisasi Sekolah Lamteng Diusut, Kepsek Ngaku Setor Ratusan Juta

17 October 2026

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

16 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.