Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Ingin Lepas Ketergantungan Impor LPG, RI Bakal Uji Coba CNG Tahun Ini

    14 May 2026 No Comments

    Perkecil Titik Banjir, DSDAMBK Tangsel Targetkan Pembangunan 9 Jembatan

    14 May 2026 No Comments

    Soal Jabatan Sekda, Wali Kota Tangsel Dinilai Bertentangan dengan UU ASN

    14 May 2026 No Comments

    Disaksikan Prabowo, Kejagung Pamerkan Rp10,2 T Hasil Gebrak Mafia Kawasan Hutan

    13 May 2026 No Comments

    Gelontorkan Rp140 Miliar, Pemkot Tangsel Kejar Target Pembebasan Lahan PSEL

    13 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Regional
Tinta Otentik.co - Pasar Serpong, Tangsel (dok. ist)

PKL Pasar Serpong Kembali Tumpah Ke Jalan, Dugaan Pungli Berkedok “Jaminan Keamanan”

0
By tintaotentik.co on 28 March 2026 Regional, Ekonomi, Gaya Hidup

TintaOtentik.co – Kawasan trotoar dan bahu jalan di sekitar Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan, kembali dipadati pedagang kaki lima (PKL). Fenomena kembalinya para pedagang ke zona terlarang ini ditengarai bukan tanpa alasan, melainkan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terorganisir oleh oknum-oknum tertentu.

Berdasarkan investigasi di lapangan, para pedagang mengaku berani menggelar lapak kembali karena adanya “restu” dan janji manis dari pihak-pihak yang mengklaim sebagai penanggung jawab wilayah tersebut.

Sistem Setor Harian Berantai

Praktik yang terjadi di jantung ekonomi Serpong ini terbilang sistematis. Penelusuran mengungkap bahwa setiap pedagang diwajibkan menyetorkan uang “salaran” harian dengan tarif yang bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 per lapak.

Ironisnya, pungutan ini tidak hanya dilakukan oleh satu pihak. Fakta miris di lapangan menunjukkan adanya lebih dari 10 oknum berbeda yang mendatangi pedagang setiap harinya untuk menarik setoran secara bergantian.

Diduda Terjadi Praktik Pungutan Kepada Para Pedagang Kali Lima di Pasar Serpong Agar Bisa Berjualan di Pinggir Jalan dan Dijanjikan Keamanan

Janji Kebal Penertiban

Uang setoran tersebut diklaim sebagai biaya “administrasi” untuk mendapatkan perlindungan. Para oknum tersebut menjanjikan keamanan bagi para pedagang jika sewaktu-waktu pihak Satpol PP Kota Tangerang Selatan melakukan operasi penertiban.

Janji “kebal hukum” inilah yang membuat para pedagang tetap bertahan meski keberadaan mereka jelas melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum dan menghambat mobilitas pejalan kaki serta memicu kemacetan arus lalu lintas.

Menanti Ketegasan Pemerintah

Kehadiran kembali PKL di titik-titik yang seharusnya steril ini memicu pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan wilayah oleh pemerintah setempat. Jika praktik pungli ini terus dibiarkan, maka ruang publik akan terus beralih fungsi menjadi lahan komersial ilegal yang hanya menguntungkan segelintir oknum.

Hingga berita ini diturunkan, warga dan pengguna jalan di kawasan Serpong berharap adanya tindakan tegas dari otoritas terkait untuk membersihkan praktik pungli sekaligus menata ulang kawasan pasar agar hak pejalan kaki dapat dikembalikan.

Benyamin davnie berita tangsel Info Tangsel Jalan Raya Serpong Kabar Serpong Kemacetan Tangsel Ketertiban Umum Pasar Serpong Penataan Kota Pilar Saga Ichsan PKL PKL Pasar Serpong Pungli pungli tangsel Ruang Publik Satpol PP Tangsel Tangerang Selatan Tangsel TintaOtentik.Co Trotoar
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGerakan Kejagung Bikin Ketar Ketir! Bos PT AKT Jadi Tersangka Korupsi Batu Bara
Next Article Oase Ekonomi di Akar Rumput: Menakar Revolusi Nutrisi dan Mandat Moral Investor SPPG
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Ingin Lepas Ketergantungan Impor LPG, RI Bakal Uji Coba CNG Tahun Ini

14 May 2026

Perkecil Titik Banjir, DSDAMBK Tangsel Targetkan Pembangunan 9 Jembatan

14 May 2026

Soal Jabatan Sekda, Wali Kota Tangsel Dinilai Bertentangan dengan UU ASN

14 May 2026

Disaksikan Prabowo, Kejagung Pamerkan Rp10,2 T Hasil Gebrak Mafia Kawasan Hutan

13 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Ingin Lepas Ketergantungan Impor LPG, RI Bakal Uji Coba CNG Tahun Ini

By tintaotentik.co14 May 20260

TintaOtentik.Co – Uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) pada tabung 3 kilogram (kg) akan…

 

 

 

Perkecil Titik Banjir, DSDAMBK Tangsel Targetkan Pembangunan 9 Jembatan

14 May 2026

Soal Jabatan Sekda, Wali Kota Tangsel Dinilai Bertentangan dengan UU ASN

14 May 2026

Disaksikan Prabowo, Kejagung Pamerkan Rp10,2 T Hasil Gebrak Mafia Kawasan Hutan

13 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.