Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    APBD-P Tangsel Ngebagi DCKTR Rp30 M, DLH Rp25 M dan Dikbud Rp15 M: Masyarakat Berhak Tahu Kemana Uang Larinya!

    26 August 2026 No Comments

    Resmikan PLTS, Indonesia Targetkan Stop Impor Minyak dan LPG Menuju Swasembada Energi

    26 August 2026 No Comments

    BPS Tegaskan Desil Hanya Pemeringkat, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan

    26 August 2026 No Comments

    Jakarta Aman Bukan Berarti Membungkam Aspirasi

    26 August 2026 No Comments

    Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

    25 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Potensi Penyimpangan, Ika Sakti Desak Proyek Kawasan Kumuh di Serua Ciputat Diaudit!

Potensi Penyimpangan, Ika Sakti Desak Proyek Kawasan Kumuh di Serua Ciputat Diaudit!

0
By Sulis on 16 October 2025 Gaya Hidup, Hukum, Regional

TintaOtentik.Co – Koordinator Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA SAKTI) Tangerang Raya, Dony Nuryana, menilai proyek penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, menyimpan potensi penyimpangan dan perlu diaudit oleh aparat penegak hukum.

Dony jelaskan, ketidaksesuaian antara Detail Engineering Design (DED) dengan kondisi pekerjaan di lapangan adalah pelanggaran serius terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.

“Ketika proyek dengan nilai miliaran rupiah tidak dikerjakan sesuai DED, itu bukan sekadar kesalahan teknis, tapi indikasi kuat adanya potensi korupsi. DED itu dasar pelaksanaan, bukan formalitas yang bisa diabaikan begitu saja,” papar Dony, dalam keterangan resminya yang diterima, Kamis, (16/10/2025).

Doni menyoroti adanya pola lama dalam proyek-proyek pemerintah daerah yang kerap bersembunyi di balik adendum atau alasan teknis untuk menutupi pelaksanaan yang tak sesuai perencanaan awal.

“Jangan bersembunyi di balik adendum. Seharusnya ada analisis awal yang matang, bukan justru DED yang sudah ada malah jadi pelengkap administrasi. Masyarakat jadi bingung, mana yang sebenarnya dibangun dan mana yang cuma janji di atas kertas,” kritiknya.

Dony tambahkan, jika item pekerjaan seperti paving block tidak dikerjakan sesuai rencana namun anggaran tetap dicairkan, maka patut diduga telah terjadi penyimpangan anggaran atau mark-up volume pekerjaan.

“Kalau di dokumen tertulis ada paving block, tapi di lapangan tidak dibangun dan dananya tetap keluar, itu jelas harus diperiksa oleh Kejaksaan. Ini bukan persoalan kecil,” ujarnya.

Menurutnya, proyek dengan nilai hampir Rp2 miliar yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari kantor wali kota seharusnya menjadi contoh pelaksanaan yang akuntabel, bukan justru menimbulkan tanda tanya publik.

“Proyek ini dekat dengan pusat pemerintahan, tapi pengawasannya lemah. Kalau yang di depan mata saja seperti ini, bagaimana dengan proyek yang jauh dari pantauan?” tandasnya.

Laporan: ip

IKA SAKTI Tangerang Raya Koordinator Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi Program Kawasan Kumuh Tangsel Proyek Kawasan Kumuh di Serua Ciputat Disorot Proyek Kawasan Kumuh Tangsel proyek penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Serua Ciputat Tangsel TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePemerintah Berwacana Putihkan Utang Macet Warga: Masyarakat Berpenghasilan Rendah Dapat Ajukan KPR
Next Article Proyek Kawasan Kumuh Serua Ciputat Disorot, Kabid Permukiman Klaim Pelaksanaan Dapat Berubah
Sulis

Related Posts

APBD-P Tangsel Ngebagi DCKTR Rp30 M, DLH Rp25 M dan Dikbud Rp15 M: Masyarakat Berhak Tahu Kemana Uang Larinya!

26 August 2026

Resmikan PLTS, Indonesia Targetkan Stop Impor Minyak dan LPG Menuju Swasembada Energi

26 August 2026

BPS Tegaskan Desil Hanya Pemeringkat, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan

26 August 2026

Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

25 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

APBD-P Tangsel Ngebagi DCKTR Rp30 M, DLH Rp25 M dan Dikbud Rp15 M: Masyarakat Berhak Tahu Kemana Uang Larinya!

By tintaotentik.co26 August 20260

TintaOtentik.Co – Rencana penambahan anggaran sebesar Rp102,7 miliar lebih dalam Perubahan KUA/PPAS APBD 2026 Pemerintah…

 

Resmikan PLTS, Indonesia Targetkan Stop Impor Minyak dan LPG Menuju Swasembada Energi

26 August 2026

BPS Tegaskan Desil Hanya Pemeringkat, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan

26 August 2026

Jakarta Aman Bukan Berarti Membungkam Aspirasi

26 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.