Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Bahlil Akan Cabut Konsesi Perusahaan Migas yang Mangkrak: Tidak Mampu, Kembalikan ke Negara

    30 October 2026 No Comments

    Permohonan Penambahan Masa Jabatan DPRD Sampai 2031 Resmi Ditolak MK

    30 October 2026 No Comments

    Pertemuan 2 Jam Menkeu dan Mendagri, Matangkan Roadmap Penanganan Bencana-Insentif Pemda

    30 October 2026 No Comments

    Pengurus Cabor Tangsel Kecewa, Surat Pengembalian Dana Hibah Rp9,72 Miliar dari Dispora Terbit Jelang Porprov

    30 October 2026 No Comments

    ACMF Tempatkan Indonesia Sebagai Pilar Penting Pasar Modal ASEAN

    29 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Prabowo di KTT BRICS 2026: Indonesia Tolak Didikte Hegemoni Global
Indonesia Tolak Didikte Hegemoni Global di KTT BRICS 2026. (Foto: Istimewa)

Prabowo di KTT BRICS 2026: Indonesia Tolak Didikte Hegemoni Global

0
By Irfan Kurniawan on 13 September 2026 Ekonomi, Hukum, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ketegasan sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan menolak segala bentuk tekanan asing.

Dalam forum Internasional, Kepala Negara menggarisbawahi bahwa Indonesia enggan bergantung maupun tunduk pada kehendak kekuatan global tertentu.

Pesan menohok tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi terbatas bertajuk “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” pada rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).

Prabowo mengutarakan bahwa martabat dan kedaulatan suatu bangsa bertumpu pada kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan mendasar rakyatnya sendiri, mulai dari ketersediaan pangan, ketahanan energi, akses pendidikan, hingga jaminan kesejahteraan sosial.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Prabowo tegas di hadapan para pemimpin dunia.

Mantan Menteri Pertahanan ini menilai konsolidasi dan sinergi antarnegara anggota BRICS menjadi kunci vital untuk memperkokoh benteng ketahanan nasional tiap-tiap negara. Menurutnya, ketangguhan sebuah bangsa harus dibangun secara solid dari dalam negeri.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” paparnya.

Lebih jauh, Prabowo mendorong BRICS untuk mengeksekusi kerja sama konkret yang menyentuh sektor-sektor strategis, terutama interkoneksi dan keamanan energi lintas wilayah demi menopang pertumbuhan ekonomi.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

KTT BRICS 2026 kali ini mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability”.

Pertemuan puncak ini dihadiri jajaran pemimpin utama dunia, di antaranya Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., serta sederet kepala negara dan utusan tingkat tinggi dari negara-negara anggota maupun mitra BRICS.

Anwar Ibrahim Berita Dunia berita nasional Ketahanan Energi ketahanan pangan KTT BRICS 2026 Multilateralisme New Delhi pidato prabowo Politik Internasional Politik Luar Negeri Prabowo Subianto Tinta Otentik Vladimir Putin xi Jinping
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMinyak Dunia Tembus US$ 108 per Barel, Bahlil: Berat, Tapi Tetap Tekan Harga BBM Subsidi
Next Article Resmi Geser Purbaya, Prabowo Pilih Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru
Irfan Kurniawan

Related Posts

Bahlil Akan Cabut Konsesi Perusahaan Migas yang Mangkrak: Tidak Mampu, Kembalikan ke Negara

30 October 2026

Permohonan Penambahan Masa Jabatan DPRD Sampai 2031 Resmi Ditolak MK

30 October 2026

Pertemuan 2 Jam Menkeu dan Mendagri, Matangkan Roadmap Penanganan Bencana-Insentif Pemda

30 October 2026

Pengurus Cabor Tangsel Kecewa, Surat Pengembalian Dana Hibah Rp9,72 Miliar dari Dispora Terbit Jelang Porprov

30 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Bahlil Akan Cabut Konsesi Perusahaan Migas yang Mangkrak: Tidak Mampu, Kembalikan ke Negara

By tintaotentik.co30 October 20260

TintaOtentik.co – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya…

Permohonan Penambahan Masa Jabatan DPRD Sampai 2031 Resmi Ditolak MK

30 October 2026

Pertemuan 2 Jam Menkeu dan Mendagri, Matangkan Roadmap Penanganan Bencana-Insentif Pemda

30 October 2026

Pengurus Cabor Tangsel Kecewa, Surat Pengembalian Dana Hibah Rp9,72 Miliar dari Dispora Terbit Jelang Porprov

30 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.