Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Prabowo Subianto Pangkas Anggaran Kementerian dan Lembaga Demi Efisiensi APBN 2025

0
By Irfan Kurniawan on 6 February 2025 Nasional

TintaOtentik.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pemangkasan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga sebagai langkah efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Kebijakan ini mencakup sejumlah pengurangan alokasi dana untuk operasional pemerintahan, termasuk penggunaan AC dan mobil jemputan pegawai.

Terdapat 10 poin utama yang mengalami pemangkasan dalam kebijakan ini. Beberapa kementerian dan lembaga, seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), telah mulai menerapkan instruksi tersebut.

Berikut adalah 10 poin penghematan yang diterapkan:

  1. Batasan BBM bagi Pejabat
    Pejabat pimpinan tinggi madya hanya mendapatkan alokasi BBM maksimal 10 liter per hari kerja.
  2. Penghapusan Alokasi BBM untuk Pejabat Tertentu
    Pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional ahli utama tidak lagi mendapatkan alokasi BBM sejak 1 Februari 2025.
  3. Penghapusan Anggaran Jamuan Makan
    Tidak ada lagi alokasi anggaran untuk jamuan makan pimpinan.
  4. Pengurangan Alat Tulis dan Bahan Kantor
    Anggaran untuk alat tulis kantor, bahan komputer, dan alat rumah tangga kantor ditiadakan.
  5. Penghapusan Anggaran Sarana dan Prasarana
    Tidak ada lagi anggaran untuk pengadaan meubelair, renovasi ruangan, dan peralatan mesin.
  6. Pengurangan Anggaran Listrik, Air, dan Jasa Pengiriman
    Alokasi daya listrik, air, telepon, jasa pengiriman surat, serta pemeliharaan peralatan dan mesin atau komputer dikurangi.
  7. Optimalisasi Penggunaan Mesin Fotokopi
    Percetakan dokumen dilakukan dengan berbagi penggunaan mesin fotokopi yang telah tersedia.
  8. Penghapusan Mobil Jemputan Pegawai
    Layanan mobil jemputan pegawai dihapuskan.
  9. Penghapusan Biaya untuk Dekorasi dan Layanan Tambahan
    Tidak ada lagi anggaran untuk sewa tanaman hias, karangan bunga, tenda, pengharum ruangan, pest control, aquascape, dan layanan WhatsApp Blast.
  10. Pembatasan Penggunaan Lift dan AC
    Penggunaan lift, AC biasa, dan AC sentral akan dibatasi.

BKN dan Kemenkumham telah menerapkan kebijakan ini dan meminta para pegawai untuk menyesuaikan diri. Mereka menegaskan bahwa pemangkasan anggaran bukan hambatan, melainkan peluang untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih efektif dan efisien.

10 poin efisiensi apbn 2025 apbn apbn 2025 berita nasional Efisiensi Anggaran efisiensi apbn 2025 Prabowo prabowo hemat apbn Prabowo menghemat apbn TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTruk Bermuatan Galon Rem Blong di Tol Ciawi, 8 Korban Tewas, 11 Luka-Luka
Next Article Benyamin Davnie Akui Pengelolaan Sampah dan Air Bersih Masih Jadi PR RPJMD
Irfan Kurniawan

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.