Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

    12 October 2026 No Comments

    Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

    12 October 2026 No Comments

    Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

    12 October 2026 No Comments

    Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

    12 October 2026 No Comments

    Kemenkeu Gelontorkan TKD Rp599,2 Triliun, Topang Gaji 5,3 Juta ASN

    11 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Prabowo Utus Menlu Hadiri KTT BRICS, Jadi Gabung?

Prabowo Utus Menlu Hadiri KTT BRICS, Jadi Gabung?

0
By Irfan Kurniawan on 26 October 2024 Ekonomi, Internasional, Nasional

TintaOtentik.co – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, berangkat ke Kazan, Rusia, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS Plus 2024 yang diselenggarakan oleh Presidensi Rusia pada 23-24 Oktober 2024. Sugiono hadir sebagai utusan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran Sugiono di forum ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam forum internasional, sekaligus memperkuat hubungan dengan semua negara, termasuk anggota BRICS.

Di dalam forum tersebut, Sugiono menyampaikan surat ketertarikan untuk bergabung dengan aliansi yang terdiri dari lima negara besar: Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS).

Pada awal 2024, beberapa negara lain seperti UEA, Iran, Mesir, dan Ethiopia telah bergabung, sehingga jumlah anggota kini menjadi sembilan. Jika Indonesia ikut bergabung, keanggotaan ini akan mencapai sepuluh negara.

“Pada KTT BRICS Plus tersebut, Bapak Menlu sudah menyampaikan bahwa Indonesia berkeinginan untuk bergabung dalam BRICS,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Roy Soemirat, (26/10/2024).

Langkah ini dianggap sebagai perwujudan dari politik luar negeri bebas dan aktif Indonesia, yang berarti Indonesia memiliki kebebasan untuk bergabung dengan aliansi manapun dalam kelompok negara global.

“Dan perlu kami tekankan bahwa keinginan Indonesia tergabung di dalam BRICS ini juga merupakan pengejawantahan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, dan semakin menunjukkan bahwa Indonesia tetap tidak ingin ikut kubu manapun di dalam berbagai aspek,” kata dia.

Bergabung dengan BRICS, Kabinet Merah Putih memiliki sejumlah target yang ingin dicapai dalam lima tahun masa kerja, termasuk ketahanan pangan, ketahanan energi, pengurangan kemiskinan, serta pengembangan sumber daya manusia.

“Dan diharapkan lewat partisipasinya di BRICS, Indonesia juga ingin mengangkat kepentingan bersama negara-negara berkembang atau global south di masa mendatang,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 2023 silam Indonesia telah mendapatkan tawaran dari BRICS untuk bergabung, namun respons yang diberikan Presiden RI ke-7 Joko Widodo adalah ingin mengkaji terlebih dahulu manfaatnya, dan menyatakan tak ingin tergesa-gesa.

berita ekonomi berita ekonomi indonesia berita nasional brics indonesia gabung brics menlu Prabowo prabowo ingin indonesia gabung brics
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKasus Suap 3 Hakim Vonis Bebas Ronald Tannur Terancam Diberhentikan Permanen
Next Article Menilik Untung Rugi Indonesia Gabung BRICS, dari Pertumbuhan Ekonomi sampai Hubungan Diplomatik
Irfan Kurniawan

Related Posts

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

12 October 2026

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

By Sulis12 October 20260

TintaOtentik.co – Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian resmi menyatukan langkah strategis dengan meneken Surat…

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.