Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Presiden Tekankan Pemda Harus Belanja Prodak Dalam Negeri

    10 April 2026 No Comments

    Purbaya Berencana Pungut Pajak 0,5 Persen ke Platform Digital

    10 April 2026 No Comments

    KNPI Tangsel Sambangi Pemkot Serahkan Usulan Strategis

    9 April 2026 No Comments

    Sambut Musrenbang dan Gedung Pemuda, DPRD Tangsel: Silakan Matangkan, Kita Akan Support

    9 April 2026 No Comments

    Infrastruktur Modern dan PSEL Jadi Pembahasan Utama RKPD 2027 Kota Tangsel

    9 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Resmi! Sidang Isbat: Tidak Ada Perbedaan, Idul Fitri 1446 H Jatuh 31 Maret 2025

0
By Irfan Kurniawan on 29 March 2025 Nasional

TintaOtentik.co – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah menggelar Sidang Isbat di Auditorium KH. M. Rasjidi, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3/2025).

Dalam konferensi pers usai sidang, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa berdasarkan hasil perhitungan hisab dan laporan rukyat dari berbagai wilayah di Indonesia, posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

“Berdasarkan hisab, posisi hilal di wilayah Indonesia masih di bawah kriteria MABIMS. Selain itu, tidak ada laporan rukyat yang menyatakan hilal terlihat. Oleh karena itu, diputuskan bahwa 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025,” ujar Nasaruddin.

Menurut laporan yang diterima, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di kisaran minus 3 derajat 15 menit 47 detik hingga minus 1 derajat 4 menit 57 detik. Sementara itu, sudut elongasi tercatat antara 1 derajat 12 menit 89 detik hingga 1 derajat 36 menit 38 detik. Dengan demikian, berdasarkan perhitungan astronomi, hilal belum memenuhi syarat visibilitas yang disepakati MABIMS, yaitu ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Konsekuensi dari ketidakterpenuhan kriteria ini adalah puasa Ramadan harus disempurnakan menjadi 30 hari, sehingga Idul Fitri jatuh pada 31 Maret 2025.

Keputusan ini memastikan bahwa perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Baik organisasi Islam Muhammadiyah, yang menggunakan metode hisab, maupun Nahdlatul Ulama (NU), yang berpedoman pada rukyat, memiliki hasil yang sama dalam penetapan 1 Syawal.

Dalam Sidang Isbat, Tim Falak Kemenag yang dipimpin oleh Cecep Nurwendaya juga menjelaskan bahwa kriteria MABIMS mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan perhitungan Tim Falak Kemenag, seluruh wilayah Indonesia tidak memenuhi standar tersebut, dengan ketinggian hilal berkisar antara minus 3,26 derajat hingga minus 1,08 derajat dan sudut elongasi antara 1,21 derajat hingga 1,61 derajat.

“Karena posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam, maka secara teoritis hilal mustahil untuk dirukyat,” jelas Cecep.

Meskipun demikian, Indonesia tetap menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriah. “Hisab berfungsi sebagai informasi, sementara rukyat menjadi konfirmasi dari perhitungan tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa Sidang Isbat diawali dengan seminar mengenai metode penentuan hilal, baik melalui hisab maupun rukyat. Setelah seminar, sidang berlangsung secara tertutup, dan hasilnya diumumkan langsung oleh Menteri Agama pada pukul 19.00 WIB.

Dengan penetapan ini, masyarakat Muslim di Indonesia kini memiliki kepastian mengenai tanggal perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, yang akan berlangsung serentak pada Senin, 31 Maret 2025.

1 Syawal 1446 H Hasil sidang isbat hasil sidang isbat 2025 hilal Idul Fitri 2025 Lebaran 2015 Lebaran 2025 Sidang Isbat Sidang Isbat 2025 Tanggal Lebaran 2025 TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleRazia Jelang Lebaran, Satpol PP Tangsel Menyita 112 Botol Miras di Kawasan Alam Sutera
Next Article Korlantas Polri Resmi Hentikan One Way Nasional, Arus Kendaraan Kembali Lancar
Irfan Kurniawan

Related Posts

Presiden Tekankan Pemda Harus Belanja Prodak Dalam Negeri

10 April 2026

Purbaya Berencana Pungut Pajak 0,5 Persen ke Platform Digital

10 April 2026

Sambut Musrenbang dan Gedung Pemuda, DPRD Tangsel: Silakan Matangkan, Kita Akan Support

9 April 2026

Infrastruktur Modern dan PSEL Jadi Pembahasan Utama RKPD 2027 Kota Tangsel

9 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Presiden Tekankan Pemda Harus Belanja Prodak Dalam Negeri

By tintaotentik.co10 April 20260

TintaOtentik.Co – Presiden Prabowo Subianto memuji pemerintah daerah yang sudah membeli produk dalam negeri. Dia…

Purbaya Berencana Pungut Pajak 0,5 Persen ke Platform Digital

10 April 2026

KNPI Tangsel Sambangi Pemkot Serahkan Usulan Strategis

9 April 2026

Sambut Musrenbang dan Gedung Pemuda, DPRD Tangsel: Silakan Matangkan, Kita Akan Support

9 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.