TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi.
Melalui Bidang Jasa Konstruksi, berbagai program sertifikasi kompetensi kerja terus digencarkan sebagai upaya menciptakan tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing.
Kepala Bidang Jasa Konstruksi SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Mahyudin Mahmud, ST., MT., menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini pihaknya menargetkan peningkatan signifikan jumlah tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi.
“Pada tahun 2026, kami mengalokasikan sebanyak 150 Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi melalui APBD. Selain itu, kami juga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pekerjaan Umum berupa tambahan 350 SKK gratis, di mana 150 di antaranya sudah kami laksanakan pada Februari 2026,” jelasnya.
Target Prestasi Tingkat Nasional
Tidak hanya fokus pada jumlah, SDABMBK juga menargetkan capaian prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional. Salah satunya adalah meraih peringkat pertama dalam penilaian kinerja OPD bidang jasa konstruksi tingkat kabupaten/kota yang diselenggarakan oleh Kementerian PU.
Target ini bukan tanpa dasar. Dalam dua tahun terakhir, Kota Tangerang Selatan telah menunjukkan kinerja yang konsisten dan membanggakan.
Tahun 2024, meraih Peringkat II kategori OPD Pembina Jasa Konstruksi Terbaik tingkat kota, dengan penghargaan berupa pembiayaan 300 SKK Tahun 2025, kembali meraih Peringkat II dalam ajang Penghargaan Konstruksi Indonesia, dengan dukungan pembiayaan 200 SKK Ratusan Tenaga Konstruksi Telah Tersertifikasi Sejak tahun 2022 hingga 2025, Bidang Jasa Konstruksi SDABMBK telah menghasilkan sekitar 565 tenaga kerja konstruksi tersertifikasi.

Sertifikasi tersebut mencakup berbagai bidang keahlian, di antaranya:
1. Pelaksana pekerjaan jalan dan drainase.
2. Tukang besi beton.
3. Tukang cat bangunan.
4. Tukang pasang atap baja ringan.
5. Operator alat berat.
6. Supervisor K3.
7. Petugas K3.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pekerjaan konstruksi dilakukan oleh tenaga yang kompeten dan memenuhi standar keselamatan serta kualitas.
Dorong Seluruh OPD Miliki Tenaga Bersertifikat Ke depan, SDABMBK berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di Kota Tangerang Selatan dapat memiliki tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi resmi.
“Harapan kami, seluruh OPD teknis memiliki tenaga dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) yang terdaftar di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi,” ujar Mahyudin.
Komitmen untuk Infrastruktur Berkualitas Dengan peningkatan kapasitas SDM konstruksi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis kualitas pembangunan infrastruktur akan semakin meningkat lebih aman, lebih berkualitas, dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik semata, tetapi juga tentang membangun kompetensi manusia di baliknya.
Laporan: fan
