Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments

    1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

    17 April 2026 No Comments

    Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

    17 April 2026 No Comments

    Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

    17 April 2026 No Comments

    Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel

    16 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Menkeu Purbaya Gemas Duit Perbankan Parkir di SRBI, Bikin Ekonomi Riil Ga Gerak

0
By Sulis on 2 December 2025 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa gemas ketika tahu jumbonya duit perbankan yang parkir di SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), atau surat utang yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

Menkeu Purbaya menilai, derasnya aliran likuiditas perbankan ke SBI, membuat likuiditas mengetat. Berdampak kepada ekonomi riil tidak bisa bergerak optimal.

“Ketidaksinkronan antara kebijakan fiskal dan moneter membuat peredaran uang di masyarakat belum sepenuhnya pulih. Padahal stimulus fiskal telah dijalankan agresif untuk mendorong pertumbuhan,” ungkapnya di Jakarta, dikutip Senin (1/12/2025).

Peredaran uang primer (M0), menurut Menkeu Purbaya, sempat tumbuh negatif dalam beberapa bulan terakhir. Meski sudah mengalami perbaikan, namun kenaikannya belum cukup kuat untuk menopang percepatan pemulihan ekonomi.

“Sekitar Rp1.000 triliun duit bank, saat ini, parkir di SRBI dan instrumen operasi pasar terbuka lainnya. Likuiditas yang seharusnya mengalir ke sektor produktif, menjadi tertahan,” terangnya.

Indonesia pernah punya ekonom yang out of the box bernama Rizal Ramli. Nah, mazhab ekonomi yang dijunjung Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, serta Menko Kemaritiman era Presiden Jokowi itu, sepertinya seirama dengan Menkeu Purbaya.

Ekonom senior yang meninggal pada 2 Januari 2024 itu, sangat menyayangkan banyaknya perbankan yang berburu surat utang negara disingkat SUN.

Tentu saja, karena SUN memberikan imbal balik (yield) alias kupon yang menggiurkan. Bisa 2 persen lebih tinggi ketimbang deposito. Selain itu, aman karena SUN dijamin negara.

Alhasil, bank lupa akan fungsinya sebagai lembaga intermediasi alias penyalur kredit yang berdampak kepada percepatan perekonomian. Ya, karena itu tadi, duitnya banyak diparkir untuk borong SUN. Intinya, bank tak usah kerja keras, cuan datang sendiri.

Kini situasinya sama, bank memlik untuk memborong surat utang yang diterbitkan Bank Indonesia yakni SRBI. Itu bisa dicermati dari rendahnya pertumbuhan kredit perbankan pada Oktober 2025 hanya 7,36 persen, ketimbang Oktober 2024 yang masih 7,70 persen.

Alhasil, uang yang beredar menjadi terbatas, berefek kepada seretnya perekonomian nasional. Kondisi ini yang ingin diputar oleh Menkeu Purbaya.

Laporan: Tim

Duit Perbankan Parkir di SRBI menkeu purbaya Menteri Keuangan Purbaya purbaya yudhi sadewa surat utang Bank Indonesia surat utang BI TintaOtentik TintaOtentik.Co Uang Perbankan Parkir di SRBI
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePSEL Tangsel: Menanti Restu Menteri, Belanja Lahan Ditaksir Capai Ratusan Miliar
Next Article Mukota IV Kadin Tangsel Digelar, Caretaker Akui Dapat Surat Pemanggilan Pengadilan
Sulis

Related Posts

IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

17 April 2026

1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

17 April 2026

Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

17 April 2026

Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

By tintaotentik.co17 April 20260

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa lembaga internasional, seperti International Monetary…

 

1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

17 April 2026

Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

17 April 2026

Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.