Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

    24 October 2026 No Comments

    Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

    24 October 2026 No Comments

    Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

    24 October 2026 No Comments

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Menkeu Purbaya Gemas Duit Perbankan Parkir di SRBI, Bikin Ekonomi Riil Ga Gerak

Menkeu Purbaya Gemas Duit Perbankan Parkir di SRBI, Bikin Ekonomi Riil Ga Gerak

0
By Sulis on 2 December 2025 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa gemas ketika tahu jumbonya duit perbankan yang parkir di SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), atau surat utang yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

Menkeu Purbaya menilai, derasnya aliran likuiditas perbankan ke SBI, membuat likuiditas mengetat. Berdampak kepada ekonomi riil tidak bisa bergerak optimal.

“Ketidaksinkronan antara kebijakan fiskal dan moneter membuat peredaran uang di masyarakat belum sepenuhnya pulih. Padahal stimulus fiskal telah dijalankan agresif untuk mendorong pertumbuhan,” ungkapnya di Jakarta, dikutip Senin (1/12/2025).

Peredaran uang primer (M0), menurut Menkeu Purbaya, sempat tumbuh negatif dalam beberapa bulan terakhir. Meski sudah mengalami perbaikan, namun kenaikannya belum cukup kuat untuk menopang percepatan pemulihan ekonomi.

“Sekitar Rp1.000 triliun duit bank, saat ini, parkir di SRBI dan instrumen operasi pasar terbuka lainnya. Likuiditas yang seharusnya mengalir ke sektor produktif, menjadi tertahan,” terangnya.

Indonesia pernah punya ekonom yang out of the box bernama Rizal Ramli. Nah, mazhab ekonomi yang dijunjung Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, serta Menko Kemaritiman era Presiden Jokowi itu, sepertinya seirama dengan Menkeu Purbaya.

Ekonom senior yang meninggal pada 2 Januari 2024 itu, sangat menyayangkan banyaknya perbankan yang berburu surat utang negara disingkat SUN.

Tentu saja, karena SUN memberikan imbal balik (yield) alias kupon yang menggiurkan. Bisa 2 persen lebih tinggi ketimbang deposito. Selain itu, aman karena SUN dijamin negara.

Alhasil, bank lupa akan fungsinya sebagai lembaga intermediasi alias penyalur kredit yang berdampak kepada percepatan perekonomian. Ya, karena itu tadi, duitnya banyak diparkir untuk borong SUN. Intinya, bank tak usah kerja keras, cuan datang sendiri.

Kini situasinya sama, bank memlik untuk memborong surat utang yang diterbitkan Bank Indonesia yakni SRBI. Itu bisa dicermati dari rendahnya pertumbuhan kredit perbankan pada Oktober 2025 hanya 7,36 persen, ketimbang Oktober 2024 yang masih 7,70 persen.

Alhasil, uang yang beredar menjadi terbatas, berefek kepada seretnya perekonomian nasional. Kondisi ini yang ingin diputar oleh Menkeu Purbaya.

Laporan: Tim

Duit Perbankan Parkir di SRBI menkeu purbaya Menteri Keuangan Purbaya purbaya yudhi sadewa surat utang Bank Indonesia surat utang BI TintaOtentik TintaOtentik.Co Uang Perbankan Parkir di SRBI
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePSEL Tangsel: Menanti Restu Menteri, Belanja Lahan Ditaksir Capai Ratusan Miliar
Next Article Mukota IV Kadin Tangsel Digelar, Caretaker Akui Dapat Surat Pemanggilan Pengadilan
Sulis

Related Posts

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

24 October 2026

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

By Sulis24 October 20260

TintaOtentik.co – PT Cahaya Subur Lestari selaku pengembang perumahan Serpong Lagoon memberikan klarifikasi resmi menanggapi…

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.