Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

    15 April 2026 No Comments

    Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

    15 April 2026 No Comments

    Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

    15 April 2026 No Comments

    DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

    15 April 2026 No Comments

    Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK: Kepala Daerah Sudah Dibekali Solusi

    15 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Gaya Hidup

TPA Cipeucang Krisis, Tangsel Bakal Hamburkan Sampah Berton-ton ke Serang dan Bogor

0
By Sulis on 30 December 2025 Gaya Hidup, Politik, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) bersama DPRD terus mematangkan langkah teknis penanganan sampah untuk mengatasi tingginya timbulan sampah yang masih terjadi di masyarakat.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan pembahasan dengan DPRD difokuskan pada langkah penanganan jangka pendek hingga menengah yang sedang dan akan dilaksanakan, khususnya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta bagian kerja sama pemerintah.

“Yang paling cepat adalah penanganan timbulan sampah yang sekarang masih ada di masyarakat,” ujar Pilar di Gedung DPRD Tangsel, dikutip Selasa, (30/12/2025).

Pilar menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir Pemkot Tangsel telah bekerja sama dengan pihak swasta di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk membuang sekitar 200 ton sampah per hari. Namun, kapasitas tersebut baru mencakup sebagian dari total timbulan sampah harian Tangsel yang mencapai sekitar 500 ton per hari.

Sebagai solusi lanjutan, Pemkot Tangsel memastikan kerja sama dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang, akan mulai berjalan pada awal Januari 2026. Melalui kerja sama tersebut, Tangsel akan mengirimkan sekitar 500 ton sampah per hari ke TPA Cilowong.

“Insya Allah pada minggu pertama Januari kerja sama dengan Cilowong sudah bisa berjalan. Saat ini persiapan teknis terus dilakukan, termasuk penunjukan transporter dan pengiriman alat berat,” jelasnya.

Untuk mendukung kerja sama antar daerah tersebut, Pemkot Tangsel menyiapkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kota Serang sebesar Rp65 miliar per tahun. Pilar menegaskan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) telah dilakukan tanpa seremoni.

“MoU sudah dilakukan secara desk to desk. Januari tinggal operasional, setelah transporternya siap melalui e-katalog,” ungkap Pilar.

Selain kerja sama pengiriman sampah, Pemkot Tangsel juga menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah Material Recovery Facility (MRF) di kawasan Cipeucang. Proses pembangunan MRF diperkirakan memakan waktu enam hingga tujuh bulan sejak pematangan lahan.

“Targetnya awal Januari sudah mulai lelang. Insya Allah pertengahan tahun MRF sudah bisa beroperasi dengan kapasitas hingga 1.000 ton per hari,” bebernya.

Terkait penolakan warga di sekitar TPA Cilowong yang sempat terjadi sebelumnya, Pilar memastikan kondisi saat ini sudah kondusif. Pemkot Tangsel dan Pemkot Serang telah melakukan dialog langsung dengan masyarakat serta menyiapkan kompensasi dampak lingkungan.

“Alhamdulillah masyarakat Cilowong sudah menerima, karena ada komitmen kompensasi dan pembangunan infrastruktur yang memang dibutuhkan warga,” ujarnya.

Sementara itu, terkait tuntutan warga terdampak di sekitar TPA Cipeucang, khususnya di wilayah Serpong, Pilar menyebut sebagian besar tuntutan telah disepakati. Salah satunya pemberian kompensasi dampak negatif yang kini disetujui diberikan setiap bulan, dari sebelumnya setahun sekali.

“Pak Wali Kota sudah menyetujui. Selain itu juga ada tuntutan air bersih dan percepatan teknologi pengolahan sampah, yang akan diwujudkan melalui pembangunan MRF sambil menunggu PSEL,” pungkasnya.

Pilar menambahkan Pemkot Tangsel juga menjalin kerja sama pengelolaan sampah Tangsel dengan salah satu perusahaan swasta di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kerja sama tersebut dilakukan sebagai langkah penanganan penumpukan sampah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, kerja sama tersebut telah berjalan sejak beberapa hari lalu setelah kedua pihak mencapai kesepakatan.

“Tadi kami juga sudah sampaikan bahwa per beberapa hari yang lalu, tiga hari atau empat hari yang lalu kami sudah melakukan kerja sama dengan Cileungsi melalui perusahaan,” kata Pilar usai rapat penanganan sampah di DPRD Tangsel.

Dalam kerja sama tersebut, Pemkot Tangsel mengirimkan sampah sebanyak 200 ton per hari ke wilayah Cileungsi. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan kapasitas normal pengangkutan sampah Tangsel yang mencapai 500 ton per hari.

“Tapi mereka hanya sanggup 200 ton dari 500 ton yang biasa kita tangani,” ujarnya.

Laporan: iwanpose

Pemkot tangsel Persoalan Sampah Tangsel pilar saga Pilar Saga Ichsan Polemik Sampah Tangsel Sampah Tangsel Tangsel Bakal Hamburkan Sampah Berton-ton ke Serang dan Bogor Tangsel Buang 200 Ton Sampah per Hari ke Bogor Tangsel Buang 500 Ton Sampah per Hari ke Serang TintaOtentik TintaOtentik.Co TPA Cipeucang Crowded TPA Cipeucang Overload Wakil Wali Kota Tangsel Wakil Walikota Tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTingkatkan Kualitas di 2026, ATR/BPN Tangsel Ajak Masyarakat Hindari Percaloan Soal Pertanahan
Next Article Tambal Defisit APBN, DPR Restui Menkeu Pakai Dana Sitaan Korupsi Rp6,6 Triliun
Sulis

Related Posts

Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

15 April 2026

Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

15 April 2026

Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

15 April 2026

DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

By tintaotentik.co15 April 20260

TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menemukan sejumlah titik krusial banjir di…

 

Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

15 April 2026

Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

15 April 2026

DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

15 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.