Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    DPR Dukung Wacana Pemangkasan Gaji Pejabat, Sebagai Teladan Moral di Tengah Tekanan Ekonomi

    18 March 2026 No Comments

    Implementasi B40 Sukses, RI Berhasil Capai Swasembada Solar di Tengah Krisis Global

    18 March 2026 No Comments

    Arus Mudik Lebaran 2026, Dinkes Tangsel Buka 6 Posko Layanan Kesehatan

    16 March 2026 No Comments

    Penyaluran Minyakita Terkendala, Kemendag Minta Disperindag dan Bulog Bantu Urus NIB

    16 March 2026 No Comments

    Prabowo Ajak Rakyat Disiplin Keuangan, Ukur Pengeluaran Berdasarkan Kemampuan

    16 March 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
TintaOtentik.co - Ilustrasi Pemangkasan Gaji Pejabat

DPR Dukung Wacana Pemangkasan Gaji Pejabat, Sebagai Teladan Moral di Tengah Tekanan Ekonomi

0
By Irfan Kurniawan on 18 March 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Komisi II DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penghematan anggaran besar-besaran.

Langkah ini dinilai sebagai respons yang tepat menyusul meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah yang mengancam stabilitas ekonomi dunia.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Ali Ahmad, menyebutkan bahwa pemotongan gaji pejabat negara merupakan langkah krusial untuk menunjukkan empati pemimpin kepada rakyat.

Menurutnya, aksi ini akan menjadi sinyal moral yang kuat bagi publik yang tengah bersiap menghadapi dampak ketidakpastian global.

“Ketika rakyat diminta bersiap menghadapi dampak ekonomi, para pejabat juga perlu menunjukkan kesiapan berkorban,” tegas Ali dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Ali menyadari bahwa secara hitungan fiskal, pemangkasan gaji menteri atau anggota dewan tidak memberikan kontribusi yang besar terhadap total belanja negara. Namun, ia menekankan bahwa esensi dari kebijakan ini adalah pesan kepemimpinan.

“Karena itu langkah ini perlu diposisikan sebagai pesan kepemimpinan moral, bukan satu-satunya instrumen kebijakan ekonomi,” jelas Ali.

Lebih jauh, ia mendorong agar semangat penghematan ini tidak berhenti pada gaji pejabat saja, melainkan berkembang menjadi gerakan disiplin fiskal nasional.

Hal ini mencakup efisiensi belanja kementerian, penentuan prioritas program, hingga penghentian pemborosan anggaran yang tidak produktif.

“Dalam situasi seperti ini, wacana penghematan harus diperluas menjadi gerakan disiplin fiskal nasional, mulai dari efisiensi belanja kementerian, penguatan prioritas program, hingga pengendalian pemborosan anggaran,” tambahnya.

Belajar dari Kebijakan Darurat Pakistan

Wacana ini menguat setelah Presiden Prabowo Subianto meminta para menterinya mengkaji berbagai opsi penghematan untuk menjaga defisit anggaran.

Presiden merujuk pada langkah-langkah drastis yang telah diambil Pakistan dalam menyikapi krisis Timur Tengah, yang dikategorikan sebagai critical measures.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden membeberkan bagaimana Pakistan memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (WFH) 50%, memotong hari kerja menjadi empat hari, hingga menghentikan gaji anggota kabinet.

“Semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” ujar Presiden Prabowo di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Selain itu, Pakistan juga memangkas penggunaan BBM kementerian hingga 50% dan menghentikan pengadaan fasilitas seperti AC, kendaraan, serta furnitur kantor.

“Jadi mereka menganggap ini sudah kritis, jadi dikatakan critical measures. Seolah bahwa ini bagi mereka sudah seperti kita dulu waktu Covid-19,” kata Presiden menyamakan situasi saat ini dengan masa pandemi.

Menutup keterangannya, Ali Ahmad mengingatkan pentingnya transparansi komunikasi jika kebijakan ini diterapkan agar terbangun kebersamaan nasional. Fokus utama APBN harus tetap pada perlindungan kelompok rentan, UMKM, dan sektor produktif.

“Situasi global saat ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat reformasi dalam pengelolaan anggaran negara, memperkuat efisiensi birokrasi, memprioritaskan program yang benar-benar berdampak bagi rakyat, dan memastikan setiap rupiah APBN memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan,” pungkas Ali.

Ali Ahmad Ali Ahmad PKB Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Ali Ahmad apbn asn berita nasional DPR dukung pemotongan gaji dpr ri DPR sahkan pemotongan gaji Ekonomi Indonesia Gaji ASN Dipotong Gaji DPR Dipotong Gaji Pejabat Gaji Pejabat Dipotong KOMISI 2 DPR Komisi DPR II Pemotongan Gaji PKB pns Prabowo TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleImplementasi B40 Sukses, RI Berhasil Capai Swasembada Solar di Tengah Krisis Global
Irfan Kurniawan

Related Posts

Implementasi B40 Sukses, RI Berhasil Capai Swasembada Solar di Tengah Krisis Global

18 March 2026

Arus Mudik Lebaran 2026, Dinkes Tangsel Buka 6 Posko Layanan Kesehatan

16 March 2026

Penyaluran Minyakita Terkendala, Kemendag Minta Disperindag dan Bulog Bantu Urus NIB

16 March 2026

Prabowo Ajak Rakyat Disiplin Keuangan, Ukur Pengeluaran Berdasarkan Kemampuan

16 March 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

DPR Dukung Wacana Pemangkasan Gaji Pejabat, Sebagai Teladan Moral di Tengah Tekanan Ekonomi

By Irfan Kurniawan18 March 20260

TintaOtentik.co – Komisi II DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk…

Implementasi B40 Sukses, RI Berhasil Capai Swasembada Solar di Tengah Krisis Global

18 March 2026

Arus Mudik Lebaran 2026, Dinkes Tangsel Buka 6 Posko Layanan Kesehatan

16 March 2026

Penyaluran Minyakita Terkendala, Kemendag Minta Disperindag dan Bulog Bantu Urus NIB

16 March 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.