Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

    6 August 2026 No Comments

    Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

    6 August 2026 No Comments

    Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

    6 August 2026 No Comments

    Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

    6 August 2026 No Comments

    Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Obat Ilegal, Anggota DPRD Tangsel: Mari Perangi Narkoba

    5 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan
Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan (FOTO: Dok/Isitmewa)

Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan

0
By tintaotentik.co on 21 March 2026 Ekonomi, Nasional, Opini, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah melakukan langkah akselerasi untuk memperkuat hilirisasi di subsektor perkebunan nasional.

Upaya ini dirancang untuk mengubah wajah perkebunan Indonesia agar tidak lagi sekadar menjadi penyedia bahan mentah, melainkan penyokong industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan para pekebun.

Guna menyukseskan visi tersebut, pemerintah telah menyiapkan strategi komprehensif mulai dari penyiapan lahan, identifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL), hingga sinergi intensif dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait.

Kebijakan hilirisasi ini difokuskan pada tujuh komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yakni tebu, kopi, kakao, kelapa, lada, pala, dan jambu mete. Ketujuh komoditas ini dianggap sebagai pilar utama yang berpotensi besar memperkuat struktur ekonomi pedesaan.

Pemerintah tidak main-main dalam mendukung program ini, dengan mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp9,5 triliun. Targetnya adalah pengembangan 870 ribu hektare kebun rakyat yang tersebar di berbagai wilayah pada periode 2025-2027.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa perubahan pola pikir dari menjual bahan mentah menjadi produk olahan adalah sebuah keharusan.

“Kita ingin komoditas perkebunan memiliki nilai tambah yang lebih besar. Karena itu, pemerintah terus mendorong hilirisasi agar hasil perkebunan dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang memberikan keuntungan lebih bagi pekebun dan perekonomian nasional,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Senin (16/3).

Di tingkat teknis, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Abdul Roni Angkat, menjelaskan bahwa pemetaan potensi dan verifikasi langsung di lapangan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Tim Kementan turun langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan profil kelompok tani di daerah.

“Kami turun langsung ke daerah untuk memastikan kesiapan CPCL, memetakan potensi lahan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pekebun, dan pemangku kepentingan lainnya. Proses ini memang tidak sederhana, namun menjadi langkah penting agar program hilirisasi dapat berjalan optimal,” jelas Roni.

Selain fokus pada budidaya, Kementan juga mendorong terciptanya produk turunan yang variatif, seperti gula dari tebu, cokelat dari kakao, hingga aneka olahan rempah dari pala dan lada.

Dengan strategi ini, subsektor perkebunan diharapkan bertransformasi menjadi industri bernilai tambah tinggi yang mampu menciptakan peluang usaha baru di seluruh pelosok Indonesia.

Laporan: Tim

Amran Kementan Kementan Hilirisasi Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan Kementerian Pertanian Komoditas Perkebunan Lahan Perkebunan Mentan Hilirisasi Menteri Amran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Perjuangkan Hilirisasi TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous Article3.400 Triliun untuk Perang Iran, Akankah Usulan Pentagon Ini Diterima Trump?
Next Article Jika Pemkot Lalai, Bamus Tangsel Berkomitmen Perjuangkan Hak-Hak Masyarakat
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

6 August 2026

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

By tintaotentik.co6 August 20260

TintaOtentik.co — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya mengalkulasi porsi bantuan fiskal bagi puluhan pemerintah daerah…

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.