Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

    25 August 2026 No Comments

    MBG Jadi Kunci Pasar Impor? Negara Eksportir dan Para Trader Pangan Bakal Kelimpungan!

    24 August 2026 No Comments

    Capai Target 329 Unit, Disperkimta Tangsel Rampungkan Bedah Rumah Lewat Seleksi Ketat

    24 August 2026 No Comments

    Mengembalikan Berdikari: Presiden Prabowo Jalankan Pasal 33 Ala Bung Karno

    24 August 2026 No Comments

    Korporasi yang Terbukti Terlibat Kebakaran Hutan Kalimantan Bakal Dicabut Izinnya!

    24 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Demi Fiskal, DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan
DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Demi Fiskal, DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan

0
By tintaotentik.co on 4 April 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Gejolak geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, hingga Iran, memicu kekhawatiran terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Merespons tantangan tersebut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta pemerintah segera mengambil langkah berani untuk mengamankan postur APBN.

Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3/2026), Said menekankan pentingnya kepekaan pemerintah dalam mengelola anggaran di tengah ketidakpastian dunia.

“Kita itu harus punya apa ya, harus punya sensitivitas yang tinggi karena memang kita ini punya tantangan luar biasa, baik geopolitik, urusan Israel, Amerika, Iran dan negara-negara Teluk tentunya,” tegas Said.

Guna memastikan fiskal tetap sehat, Said menyodorkan empat poin krusial kepada pemerintah. Salah satunya adalah keberanian untuk melakukan realokasi anggaran pada sektor-sektor belanja yang dianggap tidak mendesak.

“Oleh karenanya ada empat hal yang ingin saya sampaikan kepada pemerintah. Yang pertama, memang mau tidak mau, suka atau tidak suka, pemerintah tetap harus melakukan realokasi terhadap belanja prioritas yang tidak mendesak,” ujarnya.

Said juga menyoroti potensi penghematan dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) serta pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini masih menyentuh angka Rp370 triliun.

Ia bahkan menyinggung anggaran pada Badan Gizi Nasional yang tercatat sebesar Rp67 triliun sebagai bagian dari pos yang perlu ditinjau kembali sensitivitas penggunaannya.

Langkah paling tajam yang diusulkan Said adalah penghentian total kompensasi listrik bagi kalangan atas dan sektor industri.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi kunci agar defisit APBN tetap terjaga di bawah level 3 persen.

“Stop deh, jangan diteruskan. Kalau itu dilakukan oleh pemerintah, saya yakin APBN kita itu masih akan di bawah 3% defisitnya dan pertumbuhan akan bisa dicapai,” ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Said mengkritik keras standar ganda dalam penamaan bantuan energi yang sudah ia suarakan sejak tahun 2017.

Ia menilai penggunaan istilah kompensasi untuk orang kaya dan subsidi untuk orang miskin merupakan bentuk ketidakadilan bahasa.

“Dari sejak awalnya sudah rasis. Itu yang tidak boleh kita lakukan. Tapi untuk menengah, kompensasi tetap dong, masa bagian menengah ini tidak kita kasih insentif, kan tidak mungkin,” pungkasnya.

Dengan realokasi ini, Banggar berharap pemerintah bisa lebih lincah dalam menunda program-program yang tidak mendesak demi menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional di masa sulit.

Laporan: Tim

Banggar DPR Demi Fiskal Nasional DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan DPR Subsidi Listrik DPR Subsidi Listrik Orang Kaya Dihentikan DPR Subsidi Listrik Sektor Industri Dihentikan Said Abdullah Subsidi Listrik Industri Subsidi Listrik Orang Kaya TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleEvaluasi Distribusi MBG: Kelompok Rentan Tetap Berjalan untuk Libur Sekolah Tak Dibagikan
Next Article Sidak Banjir, Julham Firdaus Geram Ada Bangunan Perumahan Tak Kantongi PBG Jadi Penyebab!
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

25 August 2026

MBG Jadi Kunci Pasar Impor? Negara Eksportir dan Para Trader Pangan Bakal Kelimpungan!

24 August 2026

Capai Target 329 Unit, Disperkimta Tangsel Rampungkan Bedah Rumah Lewat Seleksi Ketat

24 August 2026

Mengembalikan Berdikari: Presiden Prabowo Jalankan Pasal 33 Ala Bung Karno

24 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

By Sulis25 August 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas fiskal daerah. Proyeksi…

 

MBG Jadi Kunci Pasar Impor? Negara Eksportir dan Para Trader Pangan Bakal Kelimpungan!

24 August 2026

Capai Target 329 Unit, Disperkimta Tangsel Rampungkan Bedah Rumah Lewat Seleksi Ketat

24 August 2026

Mengembalikan Berdikari: Presiden Prabowo Jalankan Pasal 33 Ala Bung Karno

24 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.