Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Polemik Soal Jabatan Sekda Tangsel, BKPSDM Klaim Sesuai Tahapan

    21 May 2026 No Comments

    Prabowo Perintahkan Himbara Turunkan Bunga Kredit untuk Rakyat: Kalian Harus Patriotik!

    21 May 2026 No Comments

    Negara Kehilangan Rp15.400 Triliun, Prabowo Bongkar Manipulasi Ekspor Selama 34 Tahun

    21 May 2026 No Comments

    Ada Kejanggalan, Aktivis Layangkan Somasi Wali Kota Tangsel Soal Status Jabatan Sekda

    21 May 2026 No Comments

    Nilai Ekspor Pertanian Naik Rp166 Triliun, Amran: Pelemahan Rupiah Peroleh Keuntungan

    20 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Demi Fiskal, DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan

0
By tintaotentik.co on 4 April 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Gejolak geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, hingga Iran, memicu kekhawatiran terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Merespons tantangan tersebut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta pemerintah segera mengambil langkah berani untuk mengamankan postur APBN.

Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3/2026), Said menekankan pentingnya kepekaan pemerintah dalam mengelola anggaran di tengah ketidakpastian dunia.

“Kita itu harus punya apa ya, harus punya sensitivitas yang tinggi karena memang kita ini punya tantangan luar biasa, baik geopolitik, urusan Israel, Amerika, Iran dan negara-negara Teluk tentunya,” tegas Said.

Guna memastikan fiskal tetap sehat, Said menyodorkan empat poin krusial kepada pemerintah. Salah satunya adalah keberanian untuk melakukan realokasi anggaran pada sektor-sektor belanja yang dianggap tidak mendesak.

“Oleh karenanya ada empat hal yang ingin saya sampaikan kepada pemerintah. Yang pertama, memang mau tidak mau, suka atau tidak suka, pemerintah tetap harus melakukan realokasi terhadap belanja prioritas yang tidak mendesak,” ujarnya.

Said juga menyoroti potensi penghematan dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) serta pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini masih menyentuh angka Rp370 triliun.

Ia bahkan menyinggung anggaran pada Badan Gizi Nasional yang tercatat sebesar Rp67 triliun sebagai bagian dari pos yang perlu ditinjau kembali sensitivitas penggunaannya.

Langkah paling tajam yang diusulkan Said adalah penghentian total kompensasi listrik bagi kalangan atas dan sektor industri.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi kunci agar defisit APBN tetap terjaga di bawah level 3 persen.

“Stop deh, jangan diteruskan. Kalau itu dilakukan oleh pemerintah, saya yakin APBN kita itu masih akan di bawah 3% defisitnya dan pertumbuhan akan bisa dicapai,” ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Said mengkritik keras standar ganda dalam penamaan bantuan energi yang sudah ia suarakan sejak tahun 2017.

Ia menilai penggunaan istilah kompensasi untuk orang kaya dan subsidi untuk orang miskin merupakan bentuk ketidakadilan bahasa.

“Dari sejak awalnya sudah rasis. Itu yang tidak boleh kita lakukan. Tapi untuk menengah, kompensasi tetap dong, masa bagian menengah ini tidak kita kasih insentif, kan tidak mungkin,” pungkasnya.

Dengan realokasi ini, Banggar berharap pemerintah bisa lebih lincah dalam menunda program-program yang tidak mendesak demi menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional di masa sulit.

Laporan: Tim

Banggar DPR Demi Fiskal Nasional DPR Minta Subsidi Listrik untuk Sektor Industri dan Orang Kaya Ditiadakan DPR Subsidi Listrik DPR Subsidi Listrik Orang Kaya Dihentikan DPR Subsidi Listrik Sektor Industri Dihentikan Said Abdullah Subsidi Listrik Industri Subsidi Listrik Orang Kaya TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleEvaluasi Distribusi MBG: Kelompok Rentan Tetap Berjalan untuk Libur Sekolah Tak Dibagikan
Next Article Sidak Banjir, Julham Firdaus Geram Ada Bangunan Perumahan Tak Kantongi PBG Jadi Penyebab!
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Polemik Soal Jabatan Sekda Tangsel, BKPSDM Klaim Sesuai Tahapan

21 May 2026

Prabowo Perintahkan Himbara Turunkan Bunga Kredit untuk Rakyat: Kalian Harus Patriotik!

21 May 2026

Negara Kehilangan Rp15.400 Triliun, Prabowo Bongkar Manipulasi Ekspor Selama 34 Tahun

21 May 2026

Ada Kejanggalan, Aktivis Layangkan Somasi Wali Kota Tangsel Soal Status Jabatan Sekda

21 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Polemik Soal Jabatan Sekda Tangsel, BKPSDM Klaim Sesuai Tahapan

By tintaotentik.co21 May 20260

TintaOtentik.Co – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangsel menyatakan tahapan perpanjangan…

 

 

 

Prabowo Perintahkan Himbara Turunkan Bunga Kredit untuk Rakyat: Kalian Harus Patriotik!

21 May 2026

Negara Kehilangan Rp15.400 Triliun, Prabowo Bongkar Manipulasi Ekspor Selama 34 Tahun

21 May 2026

Ada Kejanggalan, Aktivis Layangkan Somasi Wali Kota Tangsel Soal Status Jabatan Sekda

21 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.