Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Wacana Dapil Pamulang Dipecah, Fraksi Golkar Tangsel: Lebih Efektif Pemekaran Wilayah!

    16 May 2026 No Comments

    Pokdar Polres Tangsel Gelar Diklat Madya: Penguatan Jaga Keamanan

    16 May 2026 No Comments

    Fokus Penerima Manfaat Dapat Gizi Layak, Dudung Berhentikan MBG Kotor di Jakbar

    15 May 2026 No Comments

    GMPK Soroti Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel: Jangan Ada Kesan Proses Dipaksakan

    15 May 2026 No Comments

    Ingin Lepas Ketergantungan Impor LPG, RI Bakal Uji Coba CNG Tahun Ini

    14 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik
Ketua Fraksi Golkar DPRD Tangsel, Moch Ramlie (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Wacana Dapil Pamulang Dipecah, Fraksi Golkar Tangsel: Lebih Efektif Pemekaran Wilayah!

0
By tintaotentik.co on 16 May 2026 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Wacana pemecahan daerah pemilihan (dapil) Pamulang menjelang Pemilu 2029 mulai mendapat respons dari kalangan partai politik.

Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai pemekaran wilayah administratif lebih tepat dilakukan dibanding sekadar memecah dapil.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Tangsel, Moch Ramlie, mengatakan representasi kepentingan masyarakat seharusnya tidak hanya dilihat dari teknis pemilu, tetapi juga efektivitas pembagian wilayah pemerintahan.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel saat ini telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait pemekaran wilayah yang dinilai lebih relevan untuk menjawab persoalan kepadatan penduduk dan pelayanan masyarakat.

“Kalau dipandang dari sudut representasi kepentingan masyarakat, Pemkot telah punya Perda pemekaran wilayah. Bila dilakukan itu lebih tepat sasaran, nanti dengan sendirinya dapil akan berubah,” kata Moch Ramli dalam keterangan tertulis kepada Harianbanten, Selasa (12/5/2026).

Meski begitu, Ramli mengaku tidak mempermasalahkan apabila nantinya pemecahan dapil benar-benar dilakukan selama memiliki dasar hukum dan regulasi yang jelas.

“Sebagai orang politik, buat saya tidak ada masalah dan setuju-setuju saja jika regulasi sudah mengatur jelas adanya,” ujarnya.

Namun menurutnya, jika pemecahan dapil dilakukan, maka tidak hanya Pamulang yang perlu dikaji. Wilayah Pondok Aren juga dinilai memiliki kondisi serupa karena sama-sama memiliki jumlah kursi DPRD besar dan jumlah penduduk yang berimbang.

“Hal ini tentunya bukan Pamulang saja yang dipecah, tentunya Pondok Aren pun sama, karena pada saat ini kursi Pondok Aren dan Pamulang sama-sama 11 kursi, bahkan penduduknya pun berimbang,” katanya.

Sebelumnya, wacana pemecahan dapil mulai mencuat menjelang Pemilu 2029. Salah satu dapil yang disebut berpotensi dipecah ialah Pamulang karena dinilai memiliki jumlah penduduk dan pemilih yang sangat besar.

Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Triwulan I Tahun 2026, jumlah pemilih di Kecamatan Pamulang mencapai 252.965 jiwa. Angka tersebut menjadikan Pamulang sebagai salah satu wilayah dengan basis pemilih terbesar di Tangsel.

Ketua Bawaslu Tangsel, M. Acep, mengatakan kemungkinan pemecahan dapil bisa saja terjadi. Namun hal itu masih sangat dinamis dan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk data jumlah penduduk hingga bilangan pembagi pemilih (BPP).

“Banyak faktor yang menyebabkan sebuah dapil dipisah atau digabung,” kata Acep saat dikonfirmasi.

Jika melihat kondisi pada Pemilu 2024 lalu, Acep menyebut wilayah Pondok Aren dan Pamulang menjadi daerah yang cukup berpotensi mengalami penataan ulang dapil karena kepadatan penduduknya.

“Kalau melihat Pemilu 2024 dan jumlah penduduk yang padat, ya Pondok Aren dan Pamulang,” ungkapnya.

Laporan: iwan

anggota dprd tangsel Anggota DPRD Tangsel Moch Ramlie Fraksi Golkar Tangsel Ketua Fraksi Golkar DPRD Tangsel Moch Ramlie pemekaran kecamatan pamulang pemekaran pamulang TintaOtentik TintaOtentik.Co Wacana Dapil Pamulang Dipecah Wacana pemecahan daerah pemilihan Pamulang Wacana pemecahan dapil Pamulang
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePokdar Polres Tangsel Gelar Diklat Madya: Penguatan Jaga Keamanan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Pokdar Polres Tangsel Gelar Diklat Madya: Penguatan Jaga Keamanan

16 May 2026

Fokus Penerima Manfaat Dapat Gizi Layak, Dudung Berhentikan MBG Kotor di Jakbar

15 May 2026

GMPK Soroti Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel: Jangan Ada Kesan Proses Dipaksakan

15 May 2026

Ingin Lepas Ketergantungan Impor LPG, RI Bakal Uji Coba CNG Tahun Ini

14 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Wacana Dapil Pamulang Dipecah, Fraksi Golkar Tangsel: Lebih Efektif Pemekaran Wilayah!

By tintaotentik.co16 May 20260

TintaOtentik.Co – Wacana pemecahan daerah pemilihan (dapil) Pamulang menjelang Pemilu 2029 mulai mendapat respons dari…

 

 

 

Pokdar Polres Tangsel Gelar Diklat Madya: Penguatan Jaga Keamanan

16 May 2026

Fokus Penerima Manfaat Dapat Gizi Layak, Dudung Berhentikan MBG Kotor di Jakbar

15 May 2026

GMPK Soroti Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel: Jangan Ada Kesan Proses Dipaksakan

15 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.