Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    LBH Ansor Tangsel Resmi Daftarkan Gugatan PTUN Atas SK Wali Kota tentang Perpanjangan Sekda

    7 July 2026 No Comments

    Perpres 111/2025 Tegaskan Sebaran LGBTQ Contoh Ancaman Non Militer Terhadap Negara

    6 July 2026 No Comments

    Dinkes Tangsel Sebut Ada 53 Posyandu dan 401 Kader Posyandu di Wilayah Setu

    6 July 2026 No Comments

    Pemkot Tangsel Gelar Pertemuan Bertahap dengan 5 Ribu Kader Posyandu, Ngapain?

    6 July 2026 No Comments

    Dugaan Pos Indonesia Lakukan Rekayasa Keuangan, Anggota DPR: Evaluasi Total BUMN

    6 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hukum»Dugaan Pos Indonesia Lakukan Rekayasa Keuangan, Anggota DPR: Evaluasi Total BUMN
Dugaan Pos Indonesia Lakukan Rekayasa Keuangan, Anggota DPR: Evaluasi Total BUMN (FOTO: Dok/Istimewa)

Dugaan Pos Indonesia Lakukan Rekayasa Keuangan, Anggota DPR: Evaluasi Total BUMN

0
By tintaotentik.co on 6 July 2026 Hukum, Nasional

TintaOtentik.Co – Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mendorong Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Poses evaluasi seperti ini merupakan langkah yang tepat dan perlu terus diperkuat,” kata Firnando dalam keterangan pers, Minggu (5/7/2026).

Usulan Firnando menindaklanjuti evaluasi badan pengelola investasi tersebut terhadap PT Pos Indonesia hingga menemukan adanya dugaan permasalahan tata kelola, termasuk dugaan rekayasa keuangan.

Menurutnya, langkah itu menunjukkan komitmen Danantara dalam menjalankan fungsi evaluasi secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola badan usaha pelat merah.

Ia menjelaskan, Danantara memiliki peran penting dalam melakukan evaluasi, mengidentifikasi potensi risiko, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan tata kelola di lingkungan BUMN sesuai dengan kewenangannya.

Karena itu, setiap temuan yang diperoleh melalui proses due diligence maupun evaluasi harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku, dengan tetap menghormati proses audit dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga mengatakan, evaluasi terhadap seluruh BUMN diperlukan di tengah agenda pemerintah melakukan transformasi dan penataan (streamlining) badan usaha.

Dia bilang, penguatan sistem pengawasan menjadi aspek yang sangat penting agar setiap perusahaan negara memiliki tata kelola yang semakin sehat, efisien, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan serta kinerja terbaik bagi masyarakat.

Ia berharap langkah evaluasi Danantara terhadap PT Pos Indonesia menjadi titik awal perbaikan sistem yang lebih menyeluruh di lingkungan BUMN.

Terlebih, transformasi BUMN bukan hanya berorientasi pada peningkatan kinerja bisnis, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang baik, sistem pengawasan yang kuat, serta budaya integritas yang mampu mencegah terjadinya persoalan serupa di masa mendatang.

“BUMN mengelola aset dan uang rakyat, sehingga setiap kebijakan dan pengelolaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, profesional, dan akuntabel,” tutur Firnando.

Sementara itu sebagai mitra kerja pemerintah, ia memastikan Komisi VI DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja Danantara maupun seluruh BUMN.

Pengawasan yang konsisten merupakan bagian dari tanggung jawab DPR untuk memastikan setiap proses transformasi berjalan secara akuntabel dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kami akan terus memantau dan mengawasi kinerja Danantara serta seluruh BUMN agar tata kelola perusahaan negara semakin baik dan persoalan serupa tidak terulang di kemudian hari,” tandas Firnando.

Laporan: Tim

Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto Evaluasi Total BUMN Evaluasi Total Pos Indonesia Kasus Pos Indonesia Kasus Rekayasa Keuangan Pos Indonesia Pos Indonesia Rekayasa Keuangan PT Pos Indonesia TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleAkibat Kasus Suap Minta Fee Proyek, Bupati Langkat Kena OTT KPK
Next Article Pemkot Tangsel Gelar Pertemuan Bertahap dengan 5 Ribu Kader Posyandu, Ngapain?
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

LBH Ansor Tangsel Resmi Daftarkan Gugatan PTUN Atas SK Wali Kota tentang Perpanjangan Sekda

7 July 2026

Perpres 111/2025 Tegaskan Sebaran LGBTQ Contoh Ancaman Non Militer Terhadap Negara

6 July 2026

Dinkes Tangsel Sebut Ada 53 Posyandu dan 401 Kader Posyandu di Wilayah Setu

6 July 2026

Pemkot Tangsel Gelar Pertemuan Bertahap dengan 5 Ribu Kader Posyandu, Ngapain?

6 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

LBH Ansor Tangsel Resmi Daftarkan Gugatan PTUN Atas SK Wali Kota tentang Perpanjangan Sekda

By tintaotentik.co7 July 20260

TintaOtentik.Co – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Selatan melalui Lembaga Bantuan Hukum…

 

 

 

Perpres 111/2025 Tegaskan Sebaran LGBTQ Contoh Ancaman Non Militer Terhadap Negara

6 July 2026

Dinkes Tangsel Sebut Ada 53 Posyandu dan 401 Kader Posyandu di Wilayah Setu

6 July 2026

Pemkot Tangsel Gelar Pertemuan Bertahap dengan 5 Ribu Kader Posyandu, Ngapain?

6 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.