Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

    6 November 2026 No Comments

    Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

    6 November 2026 No Comments

    Penyaluran KUR Akan Di Audit Besar-Besaran, Menteri UMKM Perkuat Sistem Digitalisasi

    6 November 2026 No Comments

    Minyak Meroket Tembus US$93 per Barel, Menkeu Akui Subsidi Energi APBN 2026 Bengkak

    5 November 2026 No Comments

    Komitmen WTP Serpong Lagoon Meleset, Warga Seret ke Jalur Hukum

    5 November 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar
KPK menyita uang tunai senilai Rp2 miliar dari tangan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin. (Foto: Istimewa)

Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

0
By Bagas on 6 November 2026 Ekonomi, Hukum, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di lingkungan PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023 kembali mencatatkan perkembangan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengamankan dan menyita uang tunai senilai Rp2 miliar dari tangan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin.

Langkah hukum berupa penyitaan barang bukti uang tunai tersebut dibenarkan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Dalam perkara rasuah pengadaan teknologi ini, Bobby Rasyidin sebelumnya telah dipanggil dan diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai saksi.

“Benar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR,” ungkap Budi Prasetyo.

Konfirmasi serupa juga disampaikan oleh Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein.

Meskipun tidak merinci secara gamblang angka nominal yang dikantongi penyidik dari sang saksi, Taufik memastikan bahwa proses penyitaan aset terkait perkara tersebut telah dieksekusi di lapangan.

“Iya betul. Penyidik sudah melakukan penyitaan,” singkat Taufik mengonfirmasi.

Penyidikan atas mega-proyek digitalisasi SPBU Pertamina ini sebenarnya telah bergulir sejak September 2024 lalu.Pemanggilan terhadap Bobby Rasyidin sendiri tercatat pernah dilakukan penyidik KPK pada 14 Agustus 2025.

Saat menjalani pemeriksaan perdana tersebut, Bobby dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama PT Len Industri (Persero) periode 2021–2025.

Seiring berjalannya waktu, penyidik KPK mulai mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi sejak awal 2025 guna mengurai benang kusut kerugian negara.

Setelah merampungkan koordinasi intensif bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kepastian kerugian keuangan negara, lembaga antirasuah akhirnya resmi menahan tiga orang tersangka pada 4 Agustus 2026.

Deretan nama yang telah mendekam di balik jeruji besi akibat kasus ini meliputi:

1. Elvizar (yang juga terjerat kasus korupsi mesin EDC di Bank BRI periode 2020–2024).

2. Dian Rachmawan, selaku Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) periode 2017–2019.

3. Weriza, selaku Senior General Manager Strategic Sourcing Operation (SGM SSO) Procurement PT Telkom Indonesia (Persero) periode 2012–2020.

Penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari Dirut KAI ini diyakini menjadi salah satu kepingan penting bagi penyidik KPK untuk menelusuri aliran dana haram dalam proyek digitalisasi SPBU yang merugikan keuangan negara tersebut.

Achmad Taufik Husein berita hukum Bobby Rasyidin Budi Prasetyo Dirut KAI Korupsi Digitalisasi SPBU korupsi indonesia Korupsi Pertamina Korupsi SPBU KPK pertamina TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePenyaluran KUR Akan Di Audit Besar-Besaran, Menteri UMKM Perkuat Sistem Digitalisasi
Next Article Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan
Bagas

Related Posts

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

6 November 2026

Penyaluran KUR Akan Di Audit Besar-Besaran, Menteri UMKM Perkuat Sistem Digitalisasi

6 November 2026

Minyak Meroket Tembus US$93 per Barel, Menkeu Akui Subsidi Energi APBN 2026 Bengkak

5 November 2026

Komitmen WTP Serpong Lagoon Meleset, Warga Seret ke Jalur Hukum

5 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

By Irfan Kurniawan6 November 20260

TintaOtentik.co – Sebanyak 188 juta jiwa penduduk Indonesia dari kelompok masyarakat rentan hingga menengah (desil…

Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

6 November 2026

Penyaluran KUR Akan Di Audit Besar-Besaran, Menteri UMKM Perkuat Sistem Digitalisasi

6 November 2026

Minyak Meroket Tembus US$93 per Barel, Menkeu Akui Subsidi Energi APBN 2026 Bengkak

5 November 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.