Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kembangkan Intelligent Transport, Kota Tangsel Akan Bangun Sistem Lalu Lintas Terintegrasi ATCS

    16 October 2026 No Comments

    Pagelaran Porprov Banten di Tangsel Hingga Kini Anggaran Belum Turun

    15 October 2026 No Comments

    Desak Copot Kapolda Sumsel! LMND Tangsel Kecam Keras Dugaan Pemukulan Aksi Mahasiswa di Palembang

    15 October 2026 No Comments

    Perkuat Pengawasan Gedung, DCKTR Tangsel: Pelaku Usaha Wajib Kantongi SLF

    15 October 2026 No Comments

    Bahlil Beberkan Jurus di Hadapan Para UMKM, Hentikan Dominasi Korporasi

    15 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Komisi XI DPR Jelaskan Rupiah Melemah Atas Kebijakan Ekonomi Amerika Bukan Penggeledahan BI

Komisi XI DPR Jelaskan Rupiah Melemah Atas Kebijakan Ekonomi Amerika Bukan Penggeledahan BI

0
By Irfan Kurniawan on 20 December 2024 Ekonomi

TintaOtentik.co – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak disebabkan oleh penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Kantor Pusat Bank Indonesia. 

Menurutnya, pelemahan rupiah sepenuhnya merupakan akibat dari faktor teknikal di pasar, sebagai respons terhadap kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan kemenangan Donald Trump.

“Tidak ada hubungan penggeledahan BI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS yang saat ini sedang berjalan,” tutur Misbakhun, (19/12/24). 

Misbakhun menjelaskan bahwa penyebab utama melemahnya nilai tukar rupiah saat ini sepenuhnya dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan moneter yang telah diambil sebelumnya. 

Selain itu, penurunan inflasi di Amerika Serikat, yang dipicu oleh meningkatnya kepercayaan pasar setelah terpilihnya Donald Trump, turut memberikan sentimen negatif yang berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah. 

Oleh karena itu, Misbakhun meminta Bank Indonesia untuk fokus dalam menerapkan langkah-langkah kebijakan operasi moneter yang konstruktif agar nilai tukar rupiah dapat kembali menguat terhadap dolar AS.

“Terkait dengan penggeledahan KPK di kantor Bank Indonesia itu adalah prosedur dari proses hukum yang harus dihormati dalam rangka penegakan hukum atas kasus yang sedang didalami oleh KPK,” ungkapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa salah satu ruangan yang diselidiki oleh penyidik dalam penggeledahan di Kantor Pusat Bank Indonesia adalah ruangan milik Gubernur BI, Perry Warjiyo.

“Di sana ada beberapa ruangan yang kita geledah, di antaranya adalah ruangan Gubernur BI,” kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Rudi Setiawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/12).

Rudi menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan terkait dugaan korupsi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Indonesia. Namun, ia tidak memberikan keterangan rinci mengenai temuan penyidik di ruangan Perry Warjiyo.

berita ekonomi dpr dpr ri Ekonomi Ekonomi Indonesia komisi xi dpr rupiah melemah
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleWorkshop PAN Dihadiri Ribuan Kader, Zulhas Tekankan Swasembada Pangan
Next Article Pertimbangkan Maafkan Koruptor, Prabowo: Kembalikan Dulu Uang Hasil Korupsi
Irfan Kurniawan

Related Posts

Bahlil Beberkan Jurus di Hadapan Para UMKM, Hentikan Dominasi Korporasi

15 October 2026

Buntut OTT KPK di BNPB, DPR Desak Audit Menyeluruh Pengadaan Barang Darurat

15 October 2026

Pengembang Pasar Kita Bantah Disperindag Tangsel Soal Tak Miliki Amdal

14 October 2026

Polri Tetapkan 223 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kembangkan Intelligent Transport, Kota Tangsel Akan Bangun Sistem Lalu Lintas Terintegrasi ATCS

By Irfan Kurniawan16 October 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memprioritaskan pengaktifan kembali dan integrasi lima titik Area Traffic…

Pagelaran Porprov Banten di Tangsel Hingga Kini Anggaran Belum Turun

15 October 2026

Desak Copot Kapolda Sumsel! LMND Tangsel Kecam Keras Dugaan Pemukulan Aksi Mahasiswa di Palembang

15 October 2026

Perkuat Pengawasan Gedung, DCKTR Tangsel: Pelaku Usaha Wajib Kantongi SLF

15 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.