Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Bangun 3.280 PJU Baru Tahun 2026, Pemkot Tangsel Klaim Udah Kesebar 1.788 Lokasi

    15 July 2026 No Comments

    Kementerian ATR/BPN Gelar Sertifikat Gratis 1 Juta Bidang Khusus MBR

    15 July 2026 No Comments

    Said Iqbal Klaim BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pajak JHT 0 Persen

    15 July 2026 No Comments

    Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI: Kesadaran Situasional

    15 July 2026 No Comments

    75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

    14 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Komisi XI DPR Jelaskan Rupiah Melemah Atas Kebijakan Ekonomi Amerika Bukan Penggeledahan BI

Komisi XI DPR Jelaskan Rupiah Melemah Atas Kebijakan Ekonomi Amerika Bukan Penggeledahan BI

0
By Irfan Kurniawan on 20 December 2024 Ekonomi

TintaOtentik.co – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak disebabkan oleh penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Kantor Pusat Bank Indonesia. 

Menurutnya, pelemahan rupiah sepenuhnya merupakan akibat dari faktor teknikal di pasar, sebagai respons terhadap kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan kemenangan Donald Trump.

“Tidak ada hubungan penggeledahan BI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS yang saat ini sedang berjalan,” tutur Misbakhun, (19/12/24). 

Misbakhun menjelaskan bahwa penyebab utama melemahnya nilai tukar rupiah saat ini sepenuhnya dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan moneter yang telah diambil sebelumnya. 

Selain itu, penurunan inflasi di Amerika Serikat, yang dipicu oleh meningkatnya kepercayaan pasar setelah terpilihnya Donald Trump, turut memberikan sentimen negatif yang berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah. 

Oleh karena itu, Misbakhun meminta Bank Indonesia untuk fokus dalam menerapkan langkah-langkah kebijakan operasi moneter yang konstruktif agar nilai tukar rupiah dapat kembali menguat terhadap dolar AS.

“Terkait dengan penggeledahan KPK di kantor Bank Indonesia itu adalah prosedur dari proses hukum yang harus dihormati dalam rangka penegakan hukum atas kasus yang sedang didalami oleh KPK,” ungkapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa salah satu ruangan yang diselidiki oleh penyidik dalam penggeledahan di Kantor Pusat Bank Indonesia adalah ruangan milik Gubernur BI, Perry Warjiyo.

“Di sana ada beberapa ruangan yang kita geledah, di antaranya adalah ruangan Gubernur BI,” kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Rudi Setiawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/12).

Rudi menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan terkait dugaan korupsi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Indonesia. Namun, ia tidak memberikan keterangan rinci mengenai temuan penyidik di ruangan Perry Warjiyo.

berita ekonomi dpr dpr ri Ekonomi Ekonomi Indonesia komisi xi dpr rupiah melemah
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleWorkshop PAN Dihadiri Ribuan Kader, Zulhas Tekankan Swasembada Pangan
Next Article Pertimbangkan Maafkan Koruptor, Prabowo: Kembalikan Dulu Uang Hasil Korupsi
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kepung Gedung RANS BSD, Koalisi Mahasiswa Desak Audit Jabatan Strategis BUMN

10 July 2026

Hantam Praktik Rentenir, Menteri Maruarar Sirait Jagokan KUR Perumahan Bunga 0,5 Persen

8 July 2026

Tutup Celah Penyelewengan, Agenda Perampingan BUMN Kini Dikawal Ketat Jaksa Agung dan BPK

8 July 2026

Diplomasi Indonesia-India, Teken 16 Kerja Sama: Ketahanan Pangan hingga Obat Murah

7 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Bangun 3.280 PJU Baru Tahun 2026, Pemkot Tangsel Klaim Udah Kesebar 1.788 Lokasi

By tintaotentik.co15 July 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pemerataan penerangan jalan di seluruh wilayah…

 

 

 

 

 

Kementerian ATR/BPN Gelar Sertifikat Gratis 1 Juta Bidang Khusus MBR

15 July 2026

Said Iqbal Klaim BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pajak JHT 0 Persen

15 July 2026

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI: Kesadaran Situasional

15 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.