Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

    4 September 2026 No Comments

    Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

    4 September 2026 No Comments

    Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

    4 September 2026 No Comments

    Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

    3 September 2026 No Comments

    Prabowo di Rusia: Kondisi Geopolitik Mendorong Perubahan Dalam Rantai Pasok Global

    3 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hukum»Ancaman Jaksa Agung: Rotasi untuk Kajari dan Kajati Tak Berprestasi

Ancaman Jaksa Agung: Rotasi untuk Kajari dan Kajati Tak Berprestasi

0
By Irfan Kurniawan on 23 September 2025 Hukum, Nasional

TintaOtentik.Co – Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin kembali menekankan pentingnya menempatkan pejabat yang berkualitas di jajaran Kejaksaan. Dalam kunjungan kerjanya di Bali, ia menegaskan tidak akan memberi ruang bagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang minim kompetensi maupun prestasi.

Pesan keras itu disampaikan Burhanuddin saat meresmikan gedung dan fasilitas baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Selasa (16/9/2025). Ia bahkan tidak segan menyebut masih ada Kajari yang dianggap kurang cakap dalam menjalankan tugasnya.

“Sampai sekarang pun, saya pernah menemukan Kajari yang masih ‘oon’ gitu loh. Mohon maaf, banyak Kasi-kasi yang pintar, tapi (posisi Kajari) dipaksakan karena sudah pangkat 4A,” ujarnya, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (17/9/2025).

Burhanuddin menilai praktik penempatan pejabat semacam itu tidak dapat diterima. Menurutnya, masih ada kecenderungan posisi Kajari diberikan karena faktor kedekatan, bukan atas dasar kemampuan.
“Mungkin, saudaranya siapa, atau temannya siapa, iya dipaksakan jadi Kajari. Saya tidak akan mau lagi yang seperti itu. Yang saya mau adalah yang betul-betul berprestasi, punya otak. Mohon maaf, saya agak kasar sedikit,” lanjutnya.

Selain menyoroti kompetensi, Jaksa Agung juga kecewa dengan capaian kinerja Kejati Bali. Ia mengaku terkejut saat menerima laporan dari Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) bahwa sepanjang 2025 hanya ada tiga perkara yang ditangani.
“Innalillahi, hanya tiga saja,” seru Burhanuddin, menyiratkan rasa kecewanya.

Dari situ, ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan Kejati maupun Kejari di seluruh Indonesia. Kajari yang dinilai malas atau kurang produktif dalam penanganan perkara, ditegaskan Burhanuddin, akan langsung digeser bahkan diturunkan jabatannya.

“Dari 1.300 jaksa di seluruh Indonesia yang saya punya berpangkat IIIA, masa tidak ada yang berprestasi?” pungkasnya, menekankan potensi besar yang seharusnya bisa dimaksimalkan.

Laporan: Tim

Ancaman Jaksa Agung Jaksa Agung ST Burhanuddin Jaksa Agung Tak Butuh Kajari Oon Kajari dan Kajati Tak Berprestasi Kejaksaan Agung TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePraktik Pengelolaan Dana BOSP Kota Tangsel 2024 Dinilai Tak Sehat?
Next Article AS-Korsel Hidupkan Pangkalan Laut Subic Filipina, Tantangan Baru bagi China
Irfan Kurniawan

Related Posts

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

By Irfan Kurniawan4 September 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah mengisyaratkan bakal kembali merampingkan alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

 

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.