Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

    6 September 2026 No Comments

    Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

    6 September 2026 No Comments

    Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

    4 September 2026 No Comments

    Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

    4 September 2026 No Comments

    Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

    4 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Anthony Salim dengan Berbagai Macam Bisnis, Salah Satu yang Kuasai Pasar Indonesia

Anthony Salim dengan Berbagai Macam Bisnis, Salah Satu yang Kuasai Pasar Indonesia

0
By Irfan Kurniawan on 29 November 2024 Ekonomi

TintaOtentik.co – Konglomerat Anthony Salim dan keluarganya dikenal dengan keberagaman bisnis yang mereka jalankan di berbagai sektor, serta pengaruh mereka yang besar dalam pergerakan pasar saham Indonesia. 

Melalui Grup Salim, Anthony Salim memiliki sejumlah perusahaan besar di Indonesia, termasuk yang bergerak di sektor barang konsumen, perbankan, perkebunan, dan pertambangan.

Generasi pertama keluarga Salim, yaitu ayahnya, Liem Sioe Liong (Sudono Salim), pernah menjadi pemegang saham pengendali Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar. 

Namun, Grup Salim kehilangan sebagian besar saham di BBCA saat krisis moneter 1998 melanda, ketika terjadi kepanikan bank dan likuiditas menipis, yang memaksa pemerintah campur tangan untuk menyelamatkan bank tersebut. Kendali atas BBCA akhirnya berpindah ke Grup Djarum milik Hartono bersaudara.

Meski kehilangan BBCA, kekayaan Grup Salim tidak berkurang. Keberhasilan mereka terletak pada ekspansi dan diversifikasi bisnis. Grup Salim dikenal luas melalui dua emiten konsumen terbesar mereka, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), yang memiliki berbagai produk makanan dan minuman populer di Indonesia, seperti Indomie, Pop Mie, Indomilk, Chitato, dan masih banyak lagi. 

INDF juga memiliki saham mayoritas di ICBP, yang menjual berbagai produk makanan dan minuman yang dikenal di pasar.

Selain itu, Grup Salim juga mengendalikan sejumlah perusahaan lain di berbagai sektor. Di sektor konsumen, mereka memiliki saham di perusahaan pembuat roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), dan juga bekerja sama dengan keluarga Gelael untuk mengelola KFC di Indonesia melalui Fast Food Indonesia (FAST). Grup Salim juga menguasai perusahaan minyak goreng seperti PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) di sektor perkebunan sawit.

Di sektor otomotif, Grup Salim terlibat dalam PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) dan perusahaan anak usahanya, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS). Grup ini juga memiliki saham di sektor konstruksi melalui PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), serta memiliki investasi di PT Medco Energi International Tbk (MEDC) di sektor energi.

Di sektor teknologi dan media, Grup Salim memiliki saham di PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan juga terlibat dalam industri tambang Indonesia, termasuk di perusahaan batu bara BUMI dan tambang emas-tembaga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Dengan portofolio bisnis yang sangat beragam dan meluas, Grup Salim memiliki pengaruh besar di pasar Indonesia, baik melalui kepemilikan langsung maupun tidak langsung di banyak emiten, yang keseluruhannya memiliki kapitalisasi pasar yang sangat besar, menjadikannya salah satu pemain utama di pasar saham Indonesia.

anthoni salim anthony salim berita ekonomi bisnis Ekonomi pengusaha Indonesia salim grup
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleProgram Prioritas 100 Hari Kerja Prabowo, Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan Boros Sumber Daya
Next Article Rama-Shinta Hargai Hasil Resmi dari KPU Tangsel: Pilkada adalah Festival Ide dan Gagasan
Irfan Kurniawan

Related Posts

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026

Realisasikan Musrenbang di 7 Kecamatan, Disperkimta Ajak Masyarakat Tangsel Awasi Proyek

2 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

By tintaotentik.co6 September 20260

TintaOtentik.Co – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan…

 

Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

6 September 2026

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.