Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments

    Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

    13 April 2026 No Comments

    Buntut Meras Pejabat Baru Dilantik, Bupati Tulungagung di OTT KPK

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Eks Napi Korupsi Alquran Fahd A Rafiq Kini Jabat Ketua DPP Bapera Golkar

0
By Irfan Kurniawan on 4 March 2026 Politik, Hukum, Nasional

TintaOtentik.co – Nama Fahd El Fouz, atau yang lebih dikenal sebagai Fahd A Rafiq, kembali menjadi sorotan publik setelah resmi didapuk sebagai salah satu elit di struktur kepengurusan Partai Golkar periode 2024-2029.

Putra mendiang pedangdut legendaris A Rafiq ini ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPP Golkar Bidang Hubungan Ormas.

Langkah politik ini menarik perhatian lantaran Fahd masuk dalam jajaran pengurus bersama figur kontroversial lainnya, Idrus Marham. Keduanya diketahui merupakan mantan narapidana kasus korupsi yang kini kembali mendapat posisi strategis di bawah kepemimpinan Bahlil.

Kiprah di Organisasi Kepemudaan

Lahir pada 1 Januari 1970, Fahd memang dikenal memiliki basis massa yang kuat di organisasi kepemudaan (OKP). Portofolionya di dunia aktivisme cukup mentereng, di antaranya:

  • Ketua Umum KNPI (2015-2018).
  • Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
  • Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga MKGR.
  • Ketua Umum DPP Badan Pemuda Nusantara (Bapera) hingga saat ini.

Catatan Kelam: Dua Kali Terjerat Kasus Korupsi

Dibalik karier organisasinya yang moncer, Fahd memiliki catatan hukum yang kelam dengan dua kali mendekam di balik jeruji besi akibat kasus rasywah.

  1. Skandal Suap DPID Aceh (2012)
    Kasus pertama yang menjeratnya berkaitan dengan suap terhadap mantan anggota Banggar DPR RI, Wa Ode Nurhayati. Saat itu, Fahd yang menjabat Ketua AMPG terlibat dalam pengaturan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun 2011 untuk tiga kabupaten di Aceh: Bener Meriah, Aceh Besar, dan Pidie Jaya.

Modusnya, Fahd meminta bantuan Haris Surahman untuk mencari “orang dalam” di Banggar. Berdasarkan laporan, Wa Ode Nurhayati meminta komitmen sebesar 5-6 persen dari total alokasi anggaran. Fahd pun menyanggupi dengan menyerahkan uang bertahap sebesar Rp 5,5 miliar. Atas perbuatannya, ia divonis 2,5 tahun penjara pada tahun 2012.

  1. Korupsi Pengadaan Al-Quran (2017)

Belum lama menghirup udara bebas, Fahd kembali terseret pusaran korupsi yang cukup menghebohkan publik, yakni pengadaan Al-Quran dan laboratorium komputer di Kementerian Agama (2011-2012).

Dalam persidangan, hakim menyatakan Fahd terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar Rp 3,411 miliar. Ia dinyatakan melanggar Pasal 12 huruf b jo Pasal 18 UU Tipikor. Akibat kasus ini, ia kembali harus menjalani masa hukuman setelah ditahan pada tahun 2017.

Reinkarnasi Politik di Era Bahlil

Penunjukan Fahd sebagai Ketua Bidang Hubungan Ormas menandai kembalinya pengaruh tokoh pemuda ini di internal partai beringin.

Meski latar belakangnya sebagai penyandang status mantan napi korupsi memicu diskusi publik, Golkar tampaknya tetap memberikan ruang bagi Fahd untuk memperkuat simpul-simpul organisasi massa partai menuju kontestasi politik mendatang.

AMPG bahlil lahadalia DPP Bapera Golkar DPP Golkar Fahd A Rafiq Golkar kasus korupsi Ketua Bapera Ketua Bapera Golkar Ketua DPP Golkar korupsi nasional Partai Golkar Politik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleStok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Lakukan Antisipasi Efek Konflik Timur Tengah
Next Article Perketat Wasdal, Pilar Saga Tekankan OPD Hingga Camat Respon Cepat Persoalan Harian
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

By tintaotentik.co13 April 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah melakukan diskusi intensif mengenai usulan…

 

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.