Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Honda Respon Kenaikan PPN 12 Persen: Daya Beli Masyarakat akan Berkurang 

0
By Bagas on 23 November 2024 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional

TintaOtentik.co – Pemerintah Indonesia berencana untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPn) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Menanggapi rencana ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) menilai bahwa kenaikan pajak tersebut dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Yusak Billy, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Layanan Purna Jual PT HPM, menyatakan bahwa pajak adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga kendaraan. Oleh karena itu, peningkatan pajak tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

“Adanya kenaikan pajak ini berpotensi membuat permintaan dan daya beli berkurang. Kalau berkurang, pengaruh juga ke penjualan otomotif,” ucal Billy, Jumat (22/11/2024). 

Meskipun demikian, Billy percaya bahwa pemerintah memiliki strategi untuk memulihkan perekonomian dan merencanakan stimulus untuk mengatasi penurunan pasar saat ini.

“Kami berharap, kepentingan APM dan pemerintah sama-sama mengatasi lemahnya pasar,” harapnya. 

Saat ini, Honda tengah membahas strategi untuk mengatasi potensi dampak dari kenaikan pajak tersebut.

berita ekonomi daya beli masyarakat Honda honda respon ppn 12 persen kenaikan pajak pajak naik ppn ppn 12 persen respon pengusaha ppn 12 persen respon penjual ppn 12 persen respon ppn 12 persen
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMekomdigi Ungkap Pemblokiran Situs Judol yang Berjalan Lambat
Next Article Prabowo Umumkan Kepercayaannya kepada Andra Soni Demi Kesejahteraan Rakyat Banten
Bagas

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.