Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments

    PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

    29 May 2026 No Comments

    Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

    29 May 2026 No Comments

    SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

    27 May 2026 No Comments

    Rp16 Ribu per Kilogram, Malaysia Gelontorkan Rp8 Triliun Beli Beras Indonesia 500 Ton

    26 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Honda Respon Kenaikan PPN 12 Persen: Daya Beli Masyarakat akan Berkurang 

0
By Bagas on 23 November 2024 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional

TintaOtentik.co – Pemerintah Indonesia berencana untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPn) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Menanggapi rencana ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) menilai bahwa kenaikan pajak tersebut dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Yusak Billy, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Layanan Purna Jual PT HPM, menyatakan bahwa pajak adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga kendaraan. Oleh karena itu, peningkatan pajak tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

“Adanya kenaikan pajak ini berpotensi membuat permintaan dan daya beli berkurang. Kalau berkurang, pengaruh juga ke penjualan otomotif,” ucal Billy, Jumat (22/11/2024). 

Meskipun demikian, Billy percaya bahwa pemerintah memiliki strategi untuk memulihkan perekonomian dan merencanakan stimulus untuk mengatasi penurunan pasar saat ini.

“Kami berharap, kepentingan APM dan pemerintah sama-sama mengatasi lemahnya pasar,” harapnya. 

Saat ini, Honda tengah membahas strategi untuk mengatasi potensi dampak dari kenaikan pajak tersebut.

berita ekonomi daya beli masyarakat Honda honda respon ppn 12 persen kenaikan pajak pajak naik ppn ppn 12 persen respon pengusaha ppn 12 persen respon penjual ppn 12 persen respon ppn 12 persen
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMekomdigi Ungkap Pemblokiran Situs Judol yang Berjalan Lambat
Next Article Prabowo Umumkan Kepercayaannya kepada Andra Soni Demi Kesejahteraan Rakyat Banten
Bagas

Related Posts

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

29 May 2026

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

Rp16 Ribu per Kilogram, Malaysia Gelontorkan Rp8 Triliun Beli Beras Indonesia 500 Ton

26 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

By tintaotentik.co29 May 20260

TintaOtentik.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan penerimaan uang yang dilakukan pegawai-pegawai di Kementerian…

 

 

 

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.