Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

    27 August 2026 No Comments

    DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

    27 August 2026 No Comments

    Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

    27 August 2026 No Comments

    Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

    26 August 2026 No Comments

    Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

    26 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Kejar Target Ekonomi 5%, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Fiskal

Kejar Target Ekonomi 5%, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Fiskal

0
By Bagas on 6 May 2025 Ekonomi

TintaOtentik.co – Pemerintah menyiapkan stimulus untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi setelah pertumbuhan Kuartal I-2025 tercatat hanya sebesar 4,87% di bawah target 5%. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan pencairan gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN) guna mendorong daya beli masyarakat.

“Kami akan menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako pada Mei-Juni, serta mencairkan gaji ke-13 ASN. Ini diharapkan bisa memacu konsumsi domestik,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam siaran pers, dikutip Selasa (6/5).

Pemerintah akan fokus pada empat strategi utama, yaitu peningkatan konsumsi rumah tangga, stimulus fiskal, percepatan investasi, dan akselerasi belanja pemerintah. Selain bansos, pemerintah memberikan insentif fiskal untuk sektor properti, otomotif, dan industri padat karya. Stabilisasi harga pangan juga terus dipantau untuk menjaga inflasi. Di sisi investasi, pemerintah membentuk Satgas Perluasan Lapangan Kerja, menyederhanakan perizinan melalui Inpres Deregulasi, dan merevisi Perpres Bidang Usaha Penanaman Modal (BUPM). Kredit Investasi untuk industri padat karya serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga dipercepat.

“Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang lebih baik melalui deregulasi dan efisiensi birokrasi,” ujar Airlangga. Pemerintah menargetkan penyerapan belanja negara lebih cepat dari biasanya untuk mendorong efek berganda (multiplier effect) pada pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah menargetkan penyerapan belanja negara lebih cepat dari biasanya untuk mendorong efek berganda (multiplier effect) pada pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pemerintah mengantisipasi dampak kebijakan proteksionisme global, termasuk potensi kebijakan Trump 2.0 di AS, dengan memperluas pasar ekspor melalui negosiasi tarif dan penyelesaian perjanjian Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU-CEPA). “Keanggotaan Indonesia di BRICS dan proses aksesi OECD memperkuat posisi kita di kancah global,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal I-2025 masih lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara, seperti Singapura 3,8%, Malaysia 4,4%, AS 2%, dan Uni Eropa 1,2%. Sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi 10,52%, diikuti jasa lainnya 9,84%. “Fundamental ekonomi kita kuat, tapi kami tetap waspada terhadap perlambatan global, termasuk proyeksi IMF bahwa pertumbuhan dunia hanya 2,8% di 2025,” jelas Airlangga.

Airlangga Hartarto Ekonomi Indonesia Ekonomi Indonesia 5% Fiskal Indonesia Kuartal I Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi indonesia TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleAbdul Mut’i: Insentif Guru Honorer Langsung ke Rekening dan Pendidikan Gratis yang Belum Sarjana
Next Article Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Pengusaha Penggilingan Padi yang Tekan Harga Petani
Bagas

Related Posts

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026

Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

26 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Nasional

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

By tintaotentik.co27 August 20260

TintaOtentik.co – Gelombang aksi demo terhadap kinerja legislasi di DPR RI soal RUU Perampasan Aset…

 

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.