Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Skandal Izin? GMPK Cium Dugaan Gratifikasi di Balik Cut and Fill, Pemkot Tangsel Disorot

    7 May 2026 No Comments

    Klaim Cegah Titip-Menitip, Dinas Pendidikan Banten Praktikkan pra-SPMB

    7 May 2026 No Comments

    RSUD Serpong Utara Tuntaskan Program Imunisasi Campak bagi Tenaga Medis dan Kesehatan 2026

    7 May 2026 No Comments

    Evaluasi! BUMN Pangkas Perusahaan dari 1000 Jadi 200

    7 May 2026 No Comments

    Anak 13 Tahun Meninggal Akibat PJU, Dishub Tangsel Belasungkawa: Janji Lakukan Pemeliharaan Berkala

    7 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
Laporan APBN 2026: Pendapatan Negara Naik 10%, Belanja Prioritas On-Track (FOTO: Dok/Istimewa)

Laporan APBN 2026: Pendapatan Negara Naik 10%, Belanja Prioritas On-Track

0
By tintaotentik.co on 6 May 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan rapor positif kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga pengujung Maret 2026.

Dalam keterangannya, Menkeu menyebutkan bahwa instrumen keuangan negara ini terus bergerak ekspansif, yang ditandai dengan pertumbuhan pendapatan negara sebesar 10 persen secara tahunan.

Hingga 31 Maret 2026, total pendapatan negara tercatat mencapai Rp574,9 triliun. Lonjakan ini dipicu oleh performa penerimaan pajak yang tumbuh perkasa di angka 20,7 persen.

“Hingga Maret, APBN tumbuh cukup ekspansif. Kalau anda lihat yang 2026, pendapatan negara tumbuhnya 10 persen,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta.

Purbaya menjelaskan bahwa moncernya penerimaan pajak merupakan buah dari pulihnya aktivitas ekonomi nasional serta stabilnya harga komoditas global.

Namun, salah satu faktor kunci yang disoroti adalah keberhasilan implementasi sistem administrasi perpajakan digital atau Coretax System.

Meskipun sistem tersebut masih dalam tahap penyempurnaan, dampaknya terhadap efisiensi dan optimalisasi setoran pajak sudah terlihat nyata di lapangan.

“Coretax ini menunjukkan bahwa walaupun ada kelemahan sana sini dan sudah kita perbaiki dan sekarang cukup baik, ke depan kita perbaiki terus. Tapi dampaknya ke pendapatan clear, positif sekali. Jadi program yang sekarang akan kita perbaiki dan kita perkuat terus supaya kelemahannya semakin berkurang,” tegas Menkeu.

Selain sektor pajak, kontribusi pendapatan juga datang dari penerimaan kepabeanan dan cukai yang terealisasi sebesar Rp67,9 triliun.

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di luar dividen BUMN mencatatkan angka Rp112,1 triliun, atau tumbuh sekitar 7 persen.

Dari sisi pengeluaran, realisasi belanja negara mencapai Rp815 triliun, melonjak 31,4 persen. Pertumbuhan signifikan terjadi pada belanja pemerintah pusat yang terealisasi sebesar Rp610,3 triliun.

Lonjakan ini dipengaruhi oleh pelaksanaan program-program prioritas nasional serta penyaluran bantuan sosial.

Beberapa poin utama belanja pemerintah meliputi:

  1. Implementasi program Makan Bergizi Gratis.
  2. Penyaluran bantuan sosial (Bansos) secara masif.
  3. Pembayaran subsidi dan kompensasi energi (BBM dan listrik) serta dana pensiun.

Pemerintah juga mengakselerasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp204,8 triliun, termasuk dukungan khusus berupa tambahan alokasi bagi wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam di Sumatera.

Terkait kondisi fiskal, Purbaya memastikan posisi defisit saat ini masih dalam batas aman dan dikelola secara efisien dengan tetap memperhatikan dinamika pasar keuangan global.

Ia berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal agar tidak melampaui batas yang telah ditetapkan undang-undang.

“Yang jelas sepanjang tahun (defisit) akan kita kendalikan di bawah 3 persen sesuai dengan desain APBN-nya,” pungkas Purbaya.

Laporan: Tim

APBN 2026 Belanja Negara coretax system Defisit APBN Ekonomi Indonesia 2026 Kemenkeu Laporan APBN 2026 kementerian keuangan Laporan APBN Pendapatan Negara Naik 10% Makan bergizi gratis Menkeu Laporan APBN 2026 Menkeu Laporan APBN Pendapatan Negara Naik 10% Pendapatan Negara Purbaya Laporan APBN 2026 Realisasi Pajak Subsidi Energi TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleRKUD Tangsel ke Bank Banten, Gerindra-PKS: Ideal dan Rasional
Next Article 6 Mandat Reformasi Polri Diserahkan ke Prabowo, Jabatan Luar Institusi Dibatasi
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Skandal Izin? GMPK Cium Dugaan Gratifikasi di Balik Cut and Fill, Pemkot Tangsel Disorot

7 May 2026

Klaim Cegah Titip-Menitip, Dinas Pendidikan Banten Praktikkan pra-SPMB

7 May 2026

RSUD Serpong Utara Tuntaskan Program Imunisasi Campak bagi Tenaga Medis dan Kesehatan 2026

7 May 2026

Evaluasi! BUMN Pangkas Perusahaan dari 1000 Jadi 200

7 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Skandal Izin? GMPK Cium Dugaan Gratifikasi di Balik Cut and Fill, Pemkot Tangsel Disorot

By tintaotentik.co7 May 20260

Tintaotentik.Co – Kasus banjir dan longsoran lumpur dari proyek di kawasan jalan Ciater kini berkembang…

 

Klaim Cegah Titip-Menitip, Dinas Pendidikan Banten Praktikkan pra-SPMB

7 May 2026

RSUD Serpong Utara Tuntaskan Program Imunisasi Campak bagi Tenaga Medis dan Kesehatan 2026

7 May 2026

Evaluasi! BUMN Pangkas Perusahaan dari 1000 Jadi 200

7 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.