Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

    7 November 2026 No Comments

    Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

    7 November 2026 No Comments

    Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

    7 November 2026 No Comments

    Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

    6 November 2026 No Comments

    Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

    6 November 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20
Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20 (FOTO: Dok/Istimewa)

Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20

0
By tintaotentik.co on 22 June 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memaparkan ketangguhan performa ekonomi Indonesia di panggung internasional.

Di hadapan civitas akademika Nankai University, Tianjin, China, Purbaya mengungkapkan bahwa produk domestik bruto (PDB) nasional pada kuartal I-2026 sukses melesat tumbuh hingga 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Raihan impresif ini tidak hanya mencerminkan kokohnya daya tahan domestik di tengah badai ketidakpastian global, melainkan juga berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota G20 serta kawasan ASEAN.

Lompatan ekonomi ini kian solid lantaran disokong oleh laju inflasi yang bergerak stabil di angka 3,08 persen per Mei 2026.

“Indonesia terus tampil menonjol dengan pertumbuhan PDB kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen yoy, mengungguli banyak negara G20 dan ASEAN. Di saat yang sama, kami mempertahankan stabilitas harga dengan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan kuliah umum di Nankai University, Sabtu (20/6/2026).

Ketahanan Energi Ungguli China dan Disiplin Fiskal

Dalam pemaparannya, Purbaya menjelaskan bahwa kombinasi antara pertumbuhan makro yang tinggi dan stabilitas harga menjadi bukti autentik fondasi ekonomi Indonesia awal tahun ini sangat kokoh.

Lebih dari itu, Indonesia dinilai memiliki tameng yang kuat dalam meredam dampak krisis energi dunia.

Berdasarkan kajian risiko, Indonesia masuk dalam radar negara dengan eksposur bahaya yang rendah berkat kepemilikan bantalan fiskal yang memadai.

Skor ketahanan energi Indonesia bahkan bertengger di angka 77 persen, sedikit berada di atas China yang mencatatkan skor 76 persen.

Kekuatan ini lahir dari komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin anggaran dengan membatasi defisit APBN di bawah ambang batas 3 persen terhadap PDB, sehingga instrumen keuangan negara tetap fleksibel dalam menghadapi gejolak eksternal.

Sejumlah indikator riil di dalam negeri turut mengonfirmasi tren positif ini:

  1. Sektor Manufaktur: Purchasing Managers’ Index (PMI) konsisten di zona ekspansif pada level 50,0.
  2. Likuiditas Keuangan: Pertumbuhan M0 melonjak 14,8 persen (yoy).
  3. Sektor Perbankan: Penyaluran kredit tumbuh subur di angka 11,5 persen.
  4. Perdagangan Luar Negeri: Surplus neraca perdagangan mencetak rekor bertahan selama 72 bulan berturut-turut.
  5. Cadangan Devisa: Menembus 144,9 miliar dollar AS (setara Rp2.595 triliun), yang mampu mendanai 5,6 bulan impor serta berada jauh di atas standar aman pembayaran utang luar negeri. Dampak Nyata ke Lapangan Kerja dan Pengentasan Kemiskinan

Purbaya menambahkan bahwa indikator makro ekonomi yang berkilau ini tidak berdiri di atas kertas semata, melainkan mulai terkonversi nyata pada perbaikan kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang tahun 2026, serapan pasar tenaga kerja melonjak signifikan dengan terciptanya 1,9 juta lapangan kerja baru, yang berimbas pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,68 persen.

Sejalan dengan itu, intervensi jaring pengaman sosial yang masif berhasil menekan angka kemiskinan dari 8,57 persen pada September 2024 menjadi 8,25 persen pada periode September 2025.

Guna menjaga tren pertumbuhan ini, pemerintah berkomitmen mempercepat transformasi struktural lewat hilirisasi industri, penguatan ekonomi akar rumput, pembangunan kawasan pedesaan, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem yang terintegrasi di dalam delapan klaster program prioritas nasional.

“Ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya tangguh di tingkat makro, melainkan juga secara nyata bertransformasi menjadi ketersediaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, serta kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata,” pungkas Purbaya.

Laporan: Tim

61 Persen asean Ekonomi Indonesia Ekonomi Indonesia Tumbuh Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Ekonomi RI Ungguli Negara G20 G20 Inflasi Mei 2026 Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5 PDB Indonesia Perekonomian Indonesia Tumbuh Pertumbuhan Ekonomi 2026 Purbaya Ekonomi Indonesia Tumbuh TintaOtentik TintaOtentik.Co Ungguli Negara G20
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTangsel Gandeng Komunitas HBBL Canangkan Gerakan Banten Bersih di CFD Bintaro
Next Article SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

7 November 2026

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026

Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

7 November 2026

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

6 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

By Sulis7 November 20260

TintaOtentik.co – Penerimaan pajak daerah Kota Tangsel hingga 2 November 2026 tercatat mencapai sekitar Rp2,46…

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026

Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

7 November 2026

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

6 November 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.