Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

    6 August 2026 No Comments

    Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

    6 August 2026 No Comments

    Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

    6 August 2026 No Comments

    Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

    6 August 2026 No Comments

    Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Obat Ilegal, Anggota DPRD Tangsel: Mari Perangi Narkoba

    5 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (FOTO: Dok/Istimewa)

SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur

0
By tintaotentik.co on 22 June 2026 Gaya Hidup, Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Kasus korupsi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat memicu pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Menanggapi tuntutan transparansi publik, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa Pemkot terus mengawal 131 titik Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) agar bebas penyelewengan teknis dan fokus menekan angka stunting.

Pilar meminta pengelola SPPG tidak sekadar bermain klaim angka di atas kertas, melainkan wajib menyinkronkan data riil di lapangan.

“Iya tentu kami dari Pemerintah Kota Tangsel berharap bahwa akselerasi program antara pemerintah pusat khususnya BGN dengan pemerintah daerah itu harus terjaga dengan baik. Karena bagaimana pun juga kami tentu selalu mengupdate data dan mengetahui kondisi terkait masyarakat yang membutuhkan support dari makan bergizi gratis,” ujar Pilar Saga Ichsan, Senin (22/6/2026).

Di tengah transisi kepengurusan BGN Pusat, Pemkot Tangsel mengarahkan program ini sebagai instrumen krusial penanganan stunting guna mengejar target penurunan dari 10 persen ke 7,5 persen di tahun 2026.

“Target tersebut walaupun memang itu kan kebijakan dari BGN, saya dengar ada penyesuaian lagi di kepengurusan BGN pusat saat ini, tapi tentu harapan kami adalah salah satunya penanganan stunting, yaitu masalah ibu hamil, ibu menyusui, dan juga anak-anak di seribu hari pertama di usia 2 tahun. Nah, itu harus menjadi sasaran strategis daripada program MBG,” urainya.

“Disamping itu, silakan pemerintah pusat dengan BGN apa rencananya, kami pemerintah kota akan membantu untuk akselerasi di tataran teknis kewilayahan. Tapi yang pasti sekarang yang sedang dikejar pemerintah daerah Kota Tangsel yaitu penanganan stunting,” lanjutnya.

Kumpulkan Kepala SPPG untuk Validasi Target

Guna memitigasi manipulasi dan salah sasaran, Pemkot Tangsel telah mengumpulkan seluruh penanggung jawab dapur produksi sejak bulan lalu untuk menyamakan persepsi.

“Iya harus (sesuai target), maka dari itu komunikasi dan duduk bersama itu harus sering dilakukan. Kemarin bulan lalu Mei, kita sudah mengumpulkan semua kepala SPPG se-Tangsel di Ruang Blandongan Pemkot untuk menyamakan pemikiran, untuk menyamakan persepsi, bahwa target penerima manfaat ini harus benar-benar dirasakan betul oleh siswa sekolah ataupun target-target stunting, misalkan ibu hamil, ibu menyusui, dan juga anak-anak usia balita,” terangnya.

“Maka dari itu kedepan saya harap dengan kepengurusan baru ini dari BGN, dengan program ataupun kebijakan baru ini, tetap bisa membantu penanganan stunting di wilayah kota tangsel,” bebernya.

90 Persen Pekerja Dapur Serap Warga Sekitar

Selain ketepatan gizi, Pilar memastikan operasional dapur MBG memberikan dampak ekonomi riil dan bukan sekadar formalitas pembukuan dengan menyerap tenaga kerja lokal.

“Saya sering keliling meninjau SPPG dan saya juga bertanya langsung ke pegawainya, hampir 90 persen itu diserap dari masyarakat lokal. Saya tanya tinggal di mana, masyarakat jawab RT sini, RW sini Pak Pilar. Oh berarti benar ini warga-warga sekitar kita yang bekerja di dapur MBG,” cetus Pilar.

“Itu yang paling penting dengan adanya program dari nasional yang sudah digelontorkan begitu besar, tentu harus memberikan dampak manfaat lingkungan,” tuturnya.

Pilar pun mengakui selama berjalannya MBG di Tangsel ini, koordinasi SPPG dengan pemerintah daerah dan kewilayahan sudah berjalan baik.

“Alhamdulillah ini sudah dikawal dengan baik, tentu SPPG juga selama ini berkoordinasi dengan kewilayahan kelurahan. Yaitu mudah-mudahan ke depan, kalau pun ada SPPG baru kita harap itu dijaga. Tetap dijaga mengakomodir masyarakat lokal, masyarakat sekitar yang belum mendapatkan pekerjaan mereka bisa mendapatkan pekerjaan dengan sesuai standarisasisnya,” tambahnya.

Mengenai target capaian porsi, Pemkot Tangsel memilih fokus pada ketepatan sasaran yang krusial sembari menunggu evaluasi lanjutan dari kepengurusan baru BGN Pusat.

“Kalau menurut kami pemerintah daerah tentu harapannya adalah pencapaian sasarannya. Sasarannya dari BGN pusat mau apa, ya kami tunggu arahan,” jawab Pilar.

“Misalkan arahannya katanya kemarin SMA mau dievaluasi, di wilayah perkotaan mau ada evaluasi terkait penerima manfaatnya, kami tunggu hal itu,” sambungnya.

Terakhir Pilar kembali mengulang sasaran di Tangsel sendiri yakni penanganan soal Stunting.

“Tapi yang pasti dari kami sendiri, kami punya sasaran yang paling krusial yaitu penanganan stunting. Nah itu mudah-mudahan bisa dilakukan oleh BGN melalui SPPG, supaya kita bersama-sama bisa menyisir titik ataupun angka stunting ini supaya mendapatkan penurunan,” pungkas Pilar.

Laporan: Iwan

Dapur MBG Tangsel mbg tangsel Penerima Manfaat MBG Tangsel Pilar Minta SPPG di Tangsel Soal Penerima Manfaat MBG Tak Asal Klaim Pilar Saga Ichsan MBG Tangsel sppg tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co Wakil Wali Kota Tangsel Wakil Wali Kota Tangsel MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMenkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20
Next Article Dicecar Suntikan Dana Rp199 Miliar, Walikota Tangsel Akui Perseroda PITS Belum Sumbang PAD
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

6 August 2026

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

By tintaotentik.co6 August 20260

TintaOtentik.co — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya mengalkulasi porsi bantuan fiskal bagi puluhan pemerintah daerah…

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.