Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Dewan Demokrat Soroti Tangsel Darurat Perizinan Bangunan Bermasalah

    28 April 2026 No Comments

    Gas Kendaraan Biang Keladi Polusi, Dishub Tangsel Matangkan Persiapan Uji Emisi Kendaraan

    28 April 2026 No Comments

    UMKM Keluhkan Biaya Admin E-commerce, Menteri Maman Siapkan Aturan Mengikat

    28 April 2026 No Comments

    Mentan Berencana Gelontorkan Rp20 Triliun Rebut Industri Ayam dari Korporasi Raksasa!

    28 April 2026 No Comments

    Purbaya Izinkan Negara Pakai Aset Sitaan Tanpa Izin Debitur

    28 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
Mentan Amran Berencana Gelontorkan Rp20 Triliun Rebut Industri Ayam dari Korporasi Raksasa (FOTO: Dok/Istimewa)

Mentan Berencana Gelontorkan Rp20 Triliun Rebut Industri Ayam dari Korporasi Raksasa!

0
By tintaotentik.co on 28 April 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melontarkan kritik tajam terhadap struktur industri peternakan nasional yang dinilai timpang. Amran mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pasar ayam dan telur di tanah air saat ini hanya dikuasai oleh dua perusahaan raksasa.

Dominasi ini diprediksi kian menggurita seiring bergulirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tanpa merinci nama perusahaan yang dimaksud, Amran membeberkan angka yang fantastis.

Dari total perputaran uang di industri ayam dan telur nasional yang mencapai Rp554 triliun, angka tersebut melonjak menjadi Rp653 triliun setelah implementasi MBG. Ironisnya, sebagian besar porsi tersebut hanya dinikmati segelintir pihak.

“Ini yang menguasai hanya dua perusahaan aku tidak sebut. Nilainya ini Rp554 triliun, setelah ada MBG Rp653 triliun. Artinya, hampir Rp400 triliun, Rp380 triliun, itu dua orang,” ujar Amran dalam diskusi bertajuk Strategi dan Capaian Pertanian Diungkap di Gudang Beras, yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Pertanian, Minggu (26/4/2026).

Amran secara terbuka mempertanyakan nasib peternak rakyat di tengah kepungan korporasi besar. Ia menilai, jika penguasaan hulu hingga hilir tetap berada di tangan raksasa industri, maka kedaulatan ekonomi masyarakat kecil tidak akan pernah terwujud.

“Kapan rakyat ini berdaulat? Kapan ekonomi rakyat ini bergerak?” tegasnya di hadapan para pengamat pertanian.

Sebagai jawaban atas ketimpangan tersebut, Pemerintah mengambil langkah radikal dengan membangun ekosistem hilirisasi ayam terintegrasi bagi rakyat.

Saat ini, pemerintah telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) di enam titik dari total 12 lokasi strategis yang direncanakan di seluruh Indonesia.
Model bisnis yang diusung adalah intervensi negara pada sektor hulu.

Pemerintah akan membangun pabrik pakan dan fasilitas pembibitan ayam (Day Old Chicken/DOC) untuk memastikan efisiensi biaya produksi, sementara pengelolaan di sektor hilir akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

“Yang bangun pakan dan DOC adalah negara, seperti Bapak katakan kemudian yang bergerak di hilir itu rakyat kecil,” tambah Amran.

Untuk menyokong ambisi besar ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 triliun. Tak hanya itu, dukungan pembiayaan juga diperkuat melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total plafon mencapai Rp50 triliun.

Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai monopoli dan memastikan perputaran uang dari program MBG benar-benar mengalir ke kantong rakyat kecil.

Laporan: Tim

Amran Rebut Industri Ayam Korporasi Raksasa Ekonomi Kerakyatan Hilirisasi Pertanian Industri Ayam dan Telur Kementerian Pertanian KUR Pertanian Makan bergizi gratis Mentan Berencana Gelontorkan Rp20 Triliun Rebut Industri Ayam dari Korporasi Raksasa Mentan Rebut Industri Ayam Korporasi Raksasa Menteri Amran Monopoli Korporasi Peternak Rakyat TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePurbaya Izinkan Negara Pakai Aset Sitaan Tanpa Izin Debitur
Next Article UMKM Keluhkan Biaya Admin E-commerce, Menteri Maman Siapkan Aturan Mengikat
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Dewan Demokrat Soroti Tangsel Darurat Perizinan Bangunan Bermasalah

28 April 2026

Gas Kendaraan Biang Keladi Polusi, Dishub Tangsel Matangkan Persiapan Uji Emisi Kendaraan

28 April 2026

UMKM Keluhkan Biaya Admin E-commerce, Menteri Maman Siapkan Aturan Mengikat

28 April 2026

Purbaya Izinkan Negara Pakai Aset Sitaan Tanpa Izin Debitur

28 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Dewan Demokrat Soroti Tangsel Darurat Perizinan Bangunan Bermasalah

By tintaotentik.co28 April 20260

TintaOtentik.Co – Masalah menjamurnya bangunan yang diduga tidak mengantongi izin resmi di wilayah Kota Tangerang…

 

Gas Kendaraan Biang Keladi Polusi, Dishub Tangsel Matangkan Persiapan Uji Emisi Kendaraan

28 April 2026

UMKM Keluhkan Biaya Admin E-commerce, Menteri Maman Siapkan Aturan Mengikat

28 April 2026

Mentan Berencana Gelontorkan Rp20 Triliun Rebut Industri Ayam dari Korporasi Raksasa!

28 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.