Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    ACMF Tempatkan Indonesia Sebagai Pilar Penting Pasar Modal ASEAN

    29 October 2026 No Comments

    Bersih-Bersih Pengelolaan MBG, BGN Temukan Rekening Fiktif Berisi Rp414 M

    29 October 2026 No Comments

    Aset PDAM Serpong Masih Perdebatan, Waka DPRD Tangsel Bakal Bangun Komunikasi ke Pemkot

    29 October 2026 No Comments

    Ojol, Kurir, hingga Kendaraan Dinas Jadi Prioritas Ganti ke Motor Listrik di 2027

    29 October 2026 No Comments

    DPS Konferensi PWI Kota Tangsel Diterima: Catat, Masa Sanggah Hingga 2 November 2026!

    29 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Ojol, Kurir, hingga Kendaraan Dinas Jadi Prioritas Ganti ke Motor Listrik di 2027
Mulai tahun 2027 mendatang, penggunaan sepeda motor listrik menjadi prioritas dari pemerintah bagi sektor-sektor operasional berintensitas tinggi. (Foto: Istimewa)

Ojol, Kurir, hingga Kendaraan Dinas Jadi Prioritas Ganti ke Motor Listrik di 2027

0
By Irfan Kurniawan on 29 October 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Pemerintah Republik Indonesia kian serius menggenjot transisi energi di sektor transportasi darat.

Mulai tahun 2027 mendatang, penggunaan sepeda motor listrik tidak lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan mulai diprioritaskan secara masif bagi sektor-sektor operasional berintensitas tinggi, mulai dari armada kendaraan dinas pemerintahan, kendaraan kurir, penyedia jasa ojek daring (ojol), hingga operasional korporasi swasta.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, memaparkan bahwa roadmap elektrifikasi kendaraan roda dua ini akan dieksekusi secara terstruktur dan bertahap.

Pada fase awal yakni rentang tahun 2027 hingga 2030, fokus intervensi kebijakan diarahkan menyasar kelompok pengguna dengan mobilitas harian yang masif di wilayah perkotaan besar.

“Kita memiliki sasaran utama, sepeda motor sebagai prioritas utama di mana tahun 2027 hingga 2030, kita akan memberikan fokus kendaraan motor listrik untuk kurir, ojek daring (ojol), armada perusahaan, kendaraan dinas, dan masyarakat di kota besar,” ungkap Faisol Riza saat berbicara dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Conference yang dihelat di Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Strategi menyasar kendaraan operasional harian ini dinilai sangat efektif. Mengingat tingkat pemakaian kendaraan jenis ini yang tergolong tinggi dan rutin, elektrifikasi di sektor tersebut diyakini mampu menjadi katalisator percepatan pembentukan ekosistem kendaraan listrik di tanah air secara organik.

Setelah fase konsolidasi di kota-kota besar berjalan optimal pada paruh pertama, pemerintah langsung mematok target ekspansi geografis yang lebih luas pada dekade berikutnya.

Gelombang transisi hijau ini dipastikan bakal keluar dari wilayah aglomerasi perkotaan dan menyebar ke seluruh penjuru daerah.

“Pada 2031 hingga 2035, kita akan memperluas ke seluruh provinsi di Tanah Air kita,” tandas Faisol.

Langkah ambisius ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihimpun Kemenperin, populasi kendaraan bermotor di Indonesia telah menembus angka fantastis mencapai 172,94 juta unit hingga penghujung 2025.

Besarnya populasi kendaraan konvensional tersebut menuntut kesiapan industri otomotif nasional yang matang, yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur pengisian daya (charging station) yang merata, serta keandalan pasokan listrik domestik agar konversi energi berjalan tanpa hambatan berarti.

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan bahwa masifnya penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik harus berdampak langsung terhadap penguatan struktur ekonomi nasional.

Lonjakan adopsi wajib dibarengi dengan derasnya arus investasi, penguasaan teknologi manufaktur, serta pendalaman struktur industri komponen di dalam negeri.

Peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi harga mati agar industri otomotif nasional memiliki daya saing global yang tangguh sekaligus mendatangkan multiplier effect yang luas bagi perekonomian negara.

“Menjelang 2027, kita perlu memastikan bahwa pertumbuhan industri kendaraan listrik semakin memberikan manfaat bagi perekonomian nasional. Penguatan TKDN harus berjalan sesuai dengan peningkatan kualitas produk, daya saing industri, penguasaan teknologi, dan pengembangan kapasitas,” pungkasnya.

EV Indonesia Faisol Riza Kementerian Perindustrian Kendaraan Dinas Listrik Kendaraan Listrik Dinas Motor Listrik 2027 Ojol Motor Listrik Periklindo TintaOtentik Wajib Kendaraan Listrik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDPS Konferensi PWI Kota Tangsel Diterima: Catat, Masa Sanggah Hingga 2 November 2026!
Next Article Aset PDAM Serpong Masih Perdebatan, Waka DPRD Tangsel Bakal Bangun Komunikasi ke Pemkot
Irfan Kurniawan

Related Posts

ACMF Tempatkan Indonesia Sebagai Pilar Penting Pasar Modal ASEAN

29 October 2026

Bersih-Bersih Pengelolaan MBG, BGN Temukan Rekening Fiktif Berisi Rp414 M

29 October 2026

Aset PDAM Serpong Masih Perdebatan, Waka DPRD Tangsel Bakal Bangun Komunikasi ke Pemkot

29 October 2026

DPS Konferensi PWI Kota Tangsel Diterima: Catat, Masa Sanggah Hingga 2 November 2026!

29 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

ACMF Tempatkan Indonesia Sebagai Pilar Penting Pasar Modal ASEAN

By tintaotentik.co29 October 20260

TintaOtentik.co – Langkah strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merombak tata kelola industri keuangan domestik…

Bersih-Bersih Pengelolaan MBG, BGN Temukan Rekening Fiktif Berisi Rp414 M

29 October 2026

Aset PDAM Serpong Masih Perdebatan, Waka DPRD Tangsel Bakal Bangun Komunikasi ke Pemkot

29 October 2026

Ojol, Kurir, hingga Kendaraan Dinas Jadi Prioritas Ganti ke Motor Listrik di 2027

29 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.