Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Tak Hujan Deras Sungai Meluap, Warga Gang Pinan Tangsel Desak Pengerukan Dan U-Ditch

    15 April 2026 No Comments

    Dorong Pemanfaatan Listrik Tenaga Surya, Indonesia Targetkan Tak Impor BBM 2 Tahun Kedepan

    15 April 2026 No Comments

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Internasional

Ricuh di Parlemen Serbia: Oposisi Nyalakan Suar dan Gas Air Mata, Perdana Menteri Mundur

0
By Sulis on 6 March 2025 Internasional, Politik

TintaOtentik.co – Sidang parlemen Serbia pada Selasa (4/3) berubah menjadi ricuh setelah anggota parlemen oposisi menyalakan suar dan melempar gas air mata ke dalam ruangan. Insiden ini terjadi saat koalisi pemerintah menyampaikan agenda sidang yang mencakup usulan serangkaian undang-undang untuk memberikan keringanan bagi mahasiswa dan pemuda.

Namun, pihak oposisi menolak membahas usulan tersebut karena diajukan di tengah situasi politik yang tidak stabil, menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Serbia Miloš Vučević.

Setelah menyampaikan agenda sidang, koalisi pemerintah mengonfirmasi bahwa Vučević resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman ini sekaligus menandai runtuhnya kabinet pemerintahan Serbia saat ini.

Menolak untuk berunding tanpa keberadaan perdana menteri, anggota parlemen oposisi lantas melancarkan aksi protes dengan menyalakan suar dan melempar granat asap guna mengganggu jalannya sidang. Beberapa anggota parlemen juga meniup terompet vuvuzela plastik, yang kerap digunakan oleh penggemar sepak bola, untuk menciptakan kebisingan di ruang sidang.

Kabar mengenai mundurnya Vučević sebenarnya telah mencuat sejak 28 Januari, menyusul aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung selama berbulan-bulan. Namun, baru kali ini koalisi pemerintah secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri tersebut.

Vučević mundur akibat meningkatnya tekanan publik, terutama dari mahasiswa yang menuntut pertanggungjawaban atas insiden di stasiun kereta api Novi Sad. Pada November 2024, atap beton stasiun yang baru direnovasi ambruk, menyebabkan 15 orang tewas.

Peristiwa tragis ini memicu kemarahan masyarakat yang menilai kejadian tersebut sebagai bukti adanya praktik korupsi serta lemahnya pengawasan pemerintah terhadap proyek infrastruktur.

Sejumlah pejabat pemerintah juga memberikan keterangan yang bertentangan mengenai proyek renovasi stasiun. Beberapa di antaranya bahkan mengklaim bahwa atap bangunan tidak termasuk dalam proyek renovasi, sebagaimana dilaporkan oleh Independent.

Para mahasiswa menuntut transparansi penuh mengenai penyebab ambruknya atap stasiun serta meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Mereka juga mendesak agar siapa pun yang terbukti bersalah segera diadili.

berita internasional dpr serbia dpr serbia ricuh gas air mata kericuhan dpr serbia kericuhan parlemen serbia Parlemen serbia parlemen serbia ricuh suar TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDipuji Gubernur Banten Andra Soni, Benyamin-Pilar: Ini Cambukan untuk Tangsel Lebih Baik Kedepan
Next Article Banjir di Bogor, Dedi Mulyadi Sebut Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab, PT Jaswita Klarifikasi
Sulis

Related Posts

Tak Hujan Deras Sungai Meluap, Warga Gang Pinan Tangsel Desak Pengerukan Dan U-Ditch

15 April 2026

Dorong Pemanfaatan Listrik Tenaga Surya, Indonesia Targetkan Tak Impor BBM 2 Tahun Kedepan

15 April 2026

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Tak Hujan Deras Sungai Meluap, Warga Gang Pinan Tangsel Desak Pengerukan Dan U-Ditch

By tintaotentik.co15 April 20260

TintaOtentik.Co – Warga RT 02 RW 10, Gang Pinan, Cimanggis Barat, Ciputat, kembali dikepung banjir…

 

Dorong Pemanfaatan Listrik Tenaga Surya, Indonesia Targetkan Tak Impor BBM 2 Tahun Kedepan

15 April 2026

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.