Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments

    Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

    13 April 2026 No Comments

    Buntut Meras Pejabat Baru Dilantik, Bupati Tulungagung di OTT KPK

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik
Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 (FOTO: Dok/Istimewa)

Runtuhnya Moral Propaganda: Dari Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan

0
By tintaotentik.co on 8 March 2026 Politik, Opini

Artikel Ini Ditulis Oleh Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 sekaligus pemerhati Geopolitik

​Jiwa pembebasan dan semangat anti-penindasan adalah adrenalin kita sebagai generasi penggerak, sang jiwa muda api revolusi.

Hilangnya rasa takut melahirkan pemikiran progresif yang ditempa melalui literasi sejarah serta implementasi nyata dalam pendampingan dan pembasisan.

​Dalam sejarahnya, tinta dan kertas adalah senjata utama. Propaganda bukan sekadar kata-kata, melainkan catatan penting yang mendorong perubahan, baik secara evolusi maupun revolusi.

​Distorsi Peran Agitasi dan Propaganda

​Ada kebanggaan tersendiri saat kita berdiri sebagai tim perumus maupun tim teknis “Agitasi dan Propaganda” (Agiprop) dalam organisasi revolusioner.

Namun, seiring berjalannya waktu, propaganda telah bermutasi menjadi mesin “pembunuh” tanpa moral di jagat media sosial.

​Esensi propaganda kini telah dibajak. Ia tak lagi menyuarakan kebenaran atau memicu kesadaran, melainkan sekadar instrumen untuk memburu viewers demi konversi cuan.

Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap

​Kebanggaan tim Agiprop kini luluh lantak oleh sistem senyap yang berhasil mengubah media sosial menjadi alat publikasi “proxy”.

Nilai-nilai perjuangan ditukar dengan recehan digital, di mana keberhasilan hanya diukur dari angka penayangan, bukan perubahan kesadaran massa.

Melawan Tirani Algoritma

​Kita sedang menyaksikan pelacuran intelektual yang paling vulgar. Ketika dialektika diringkas menjadi clickbait dan penderitaan rakyat dieksploitasi demi engagement, di situlah propaganda mati sebagai alat pembebasan.

Kita tidak lagi sedang menyusun barisan massa, melainkan sedang mengemis pada algoritma yang dirancang oleh tangan-tangan kapitalis/oligarki/kartel yang kita kutuk.

​Propaganda yang kehilangan moralitasnya bukan lagi “api”, melainkan “asap” yang menyesakkan kosong, tanpa substansi, dan hanya menghitamkan layar ponsel tanpa menyulut tindakan di jalanan. Jika hari ini Agiprop hanya tunduk pada berhala bernama viewers, maka sejatinya kita bukan lagi pejuang; kita hanyalah budak digital yang merasa sedang memberontak di dalam sangkar emas yang kita bangun sendiri.

​Hancurkan mesin itu, atau ia akan terus menggiling idealisme kita hingga menjadi ampas komoditas yang tidak berharga.

Propaganda adalah senjata, bukan barang dagangan! [***]

Api Revolusi Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan Bungas T Fernando Duling Esensi Propaganda Dibajak Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap Melawan Tirani Algoritma Propaganda Runtuhnya Moral Propaganda TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleCegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar
Next Article Pondok Kacang Prima dan Safari Kebanjiran dari Subuh, Sejumlah Rumah Warga Tangsel Terdampak
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

By tintaotentik.co13 April 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah melakukan diskusi intensif mengenai usulan…

 

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.