Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU ASABRI, Eks Jampidsus Resmi Ditahan

    24 July 2026 No Comments

    Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

    24 July 2026 No Comments

    Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

    24 July 2026 No Comments

    Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

    24 July 2026 No Comments

    Coret Anak Orang Kaya dari MBG, Menkeu Tunggu Skema Teknis Badan Gizi Nasional

    24 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Opini»Runtuhnya Moral Propaganda: Dari Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan
Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 (FOTO: Dok/Istimewa)

Runtuhnya Moral Propaganda: Dari Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan

0
By tintaotentik.co on 8 March 2026 Opini, Politik

Artikel Ini Ditulis Oleh Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 sekaligus pemerhati Geopolitik

​Jiwa pembebasan dan semangat anti-penindasan adalah adrenalin kita sebagai generasi penggerak, sang jiwa muda api revolusi.

Hilangnya rasa takut melahirkan pemikiran progresif yang ditempa melalui literasi sejarah serta implementasi nyata dalam pendampingan dan pembasisan.

​Dalam sejarahnya, tinta dan kertas adalah senjata utama. Propaganda bukan sekadar kata-kata, melainkan catatan penting yang mendorong perubahan, baik secara evolusi maupun revolusi.

​Distorsi Peran Agitasi dan Propaganda

​Ada kebanggaan tersendiri saat kita berdiri sebagai tim perumus maupun tim teknis “Agitasi dan Propaganda” (Agiprop) dalam organisasi revolusioner.

Namun, seiring berjalannya waktu, propaganda telah bermutasi menjadi mesin “pembunuh” tanpa moral di jagat media sosial.

​Esensi propaganda kini telah dibajak. Ia tak lagi menyuarakan kebenaran atau memicu kesadaran, melainkan sekadar instrumen untuk memburu viewers demi konversi cuan.

Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap

​Kebanggaan tim Agiprop kini luluh lantak oleh sistem senyap yang berhasil mengubah media sosial menjadi alat publikasi “proxy”.

Nilai-nilai perjuangan ditukar dengan recehan digital, di mana keberhasilan hanya diukur dari angka penayangan, bukan perubahan kesadaran massa.

Melawan Tirani Algoritma

​Kita sedang menyaksikan pelacuran intelektual yang paling vulgar. Ketika dialektika diringkas menjadi clickbait dan penderitaan rakyat dieksploitasi demi engagement, di situlah propaganda mati sebagai alat pembebasan.

Kita tidak lagi sedang menyusun barisan massa, melainkan sedang mengemis pada algoritma yang dirancang oleh tangan-tangan kapitalis/oligarki/kartel yang kita kutuk.

​Propaganda yang kehilangan moralitasnya bukan lagi “api”, melainkan “asap” yang menyesakkan kosong, tanpa substansi, dan hanya menghitamkan layar ponsel tanpa menyulut tindakan di jalanan. Jika hari ini Agiprop hanya tunduk pada berhala bernama viewers, maka sejatinya kita bukan lagi pejuang; kita hanyalah budak digital yang merasa sedang memberontak di dalam sangkar emas yang kita bangun sendiri.

​Hancurkan mesin itu, atau ia akan terus menggiling idealisme kita hingga menjadi ampas komoditas yang tidak berharga.

Propaganda adalah senjata, bukan barang dagangan! [***]

Api Revolusi Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan Bungas T Fernando Duling Esensi Propaganda Dibajak Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap Melawan Tirani Algoritma Propaganda Runtuhnya Moral Propaganda TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleCegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar
Next Article Pondok Kacang Prima dan Safari Kebanjiran dari Subuh, Sejumlah Rumah Warga Tangsel Terdampak
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU ASABRI, Eks Jampidsus Resmi Ditahan

24 July 2026

Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

24 July 2026

Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

24 July 2026

Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

24 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU ASABRI, Eks Jampidsus Resmi Ditahan

By tintaotentik.co24 July 20260

TintaOtentik.Co – Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, telah resmi…

Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

24 July 2026

Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

24 July 2026

Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

24 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.