Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments

    PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

    29 May 2026 No Comments

    Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

    29 May 2026 No Comments

    SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

    27 May 2026 No Comments

    Rp16 Ribu per Kilogram, Malaysia Gelontorkan Rp8 Triliun Beli Beras Indonesia 500 Ton

    26 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Sampah Luar Daerah Disinyalir Masuk TPA Cipeucang Padahal Overload, Begini Kata Pemkot Tangsel

0
By Sulis on 21 December 2025 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Di tengah kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang kian overload, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk menertibkan dan menghentikan masuknya sampah dari luar wilayah Tangsel.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menanggapi informasi masyarakat yang menyebut masih adanya kiriman sampah dari luar daerah ke TPA Cipeucang.

“Itu yang harus kita bereskan. Saya sudah menyampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup maupun kewilayahan untuk sama-sama menjaga TPA Cipeucang, jangan sampai ada sampah dari luar yang masuk, menyelundupkan sampah, dan akhirnya menambah permasalahan,” tegas Pilar.

Menurut Pilar, masuknya sampah dari luar daerah di tengah kapasitas TPA yang sudah penuh merupakan pelanggaran serius yang memperparah persoalan lingkungan dan berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Ia bahkan membuka kemungkinan tindakan tegas melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Sampah yang akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Kalau perlu, Satgas sampah nanti yang bertindak, berkoordinasi dengan Polres atau Kejaksaan. Bukan hanya di Cipeucang, tapi di seluruh wilayah Tangsel. Jangan sampai sampah dari luar daerah diselundupkan,” ujarnya.

Sebagai langkah sementara dalam menekan volume sampah yang masuk ke TPA, Pemkot Tangsel saat ini meminta Dinas Lingkungan Hidup memaksimalkan pemanfaatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang ada di setiap lingkungan.

“Saat ini sementara kami meminta kepada DLH untuk menggunakan TPS3R yang ada di setiap lingkungan agar dimaksimalkan dahulu. Semoga ada jalan keluar cepat agar TPA bisa beroperasi,” kata Pilar.

Namun Pilar menegaskan, ketika TPA kembali beroperasi penuh, aspek keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah Daerah tidak ingin pengoperasian TPA justru memicu bencana lingkungan baru.

“Tapi saat beroperasi nanti jangan sampai longsoran sampah mengenai area masyarakat sekitar atau menimbulkan efek banjir. Itu yang Pemerintah Daerah pastikan,” tegasnya.

Untuk itu, Pemkot Tangsel terus melakukan penataan dan pembangunan infrastruktur pendukung. Di antaranya melanjutkan pembangunan jalan beton khusus akses truk menuju Landfill 2 serta persiapan lahan untuk pembangunan Material Recovery Facility (MRF) yang direncanakan mulai 2026.

“Makanya penataan terus kita lakukan. Kita lanjutkan pembangunan seperti jalan beton masuk truk ke Landfill 2 dan persiapan lahan untuk MRF di 2026, sebelum kita masuk ke PSEL,” jelas Pilar.

Terkait kebijakan nasional, Pilar berkata,  Pemkot Tangsel  sedang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup mengenai peralihan dasar hukum proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Itu yang sedang kami koordinasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup, karena Pemkot Tangsel ini kasusnya khusus. Kita sudah mulai, sudah ada pemenang lelang dan penunjukan. Tinggal bagaimana switching ke Perpres 109 dari Perpres 35 Tahun 2018,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa PSEL menjadi solusi permanen dalam penanganan sampah di Tangsel, mengingat metode konvensional sudah tidak lagi memadai.

“PSEL ini yang kita harapkan bisa terwujud karena ini solusi permanen. Penanganan sampah tidak bisa lagi secara konvensional, harus menggunakan teknologi. Mohon doanya, ini yang kita tunggu-tunggu prosesnya,” pungkas Pilar.

Laporan: iwanpose

Cipeucang Dinas Lingkungan Tangsel Dlh tangsel Kota tangsel Pemkot tangsel Persoalan Sampah Tangsel pilar saga Pilar Saga Ichsan Polemik Sampah Tangsel Sampah Cipeucang Sampah Luar Daerah Diduga Dibuang ke Cipeucang Sampah Luar Daerah Diduga Masuk TPA Cipeucang Sampah Luar Daerah Disinyalir Masuk TPA Cipeucang Padahal Overload Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co TPA Cipeucang Wakil Wali Kota Tangsel Wakil Walikota Tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePangan Melimpah Jelang Nataru Sampai Lebaran, Mentan Siap Tindak Oknum Langgar HET
Next Article Optimalkan Produk Dalam Negeri, Indonesia Bakal Stop Solar 2026 Termasuk SPBU Swasta
Sulis

Related Posts

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

29 May 2026

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

By tintaotentik.co29 May 20260

TintaOtentik.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan penerimaan uang yang dilakukan pegawai-pegawai di Kementerian…

 

 

 

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.