Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments

    PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

    29 May 2026 No Comments

    Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

    29 May 2026 No Comments

    SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

    27 May 2026 No Comments

    Rp16 Ribu per Kilogram, Malaysia Gelontorkan Rp8 Triliun Beli Beras Indonesia 500 Ton

    26 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Sekjen Gerindra: Pilkada via DPRD Lebih Murah dan Hasilkan Calon Kompeten

0
By Sulis on 30 December 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Partai Gerindra secara resmi menyatakan dukungannya terhadap wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) dari sistem pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD. Langkah ini dipandang sebagai solusi untuk menciptakan proses demokrasi yang lebih efisien dan hemat biaya.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa partainya sepakat jika pemilihan bupati, wali kota, hingga gubernur diserahkan kembali kepada lembaga legislatif daerah.

“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Sorotan pada Pembengkakan Anggaran

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah lonjakan drastis biaya pelaksanaan pilkada yang dibebankan pada APBD. Sugiono membandingkan alokasi dana hibah pilkada tahun 2015 yang berada di kisaran Rp7 triliun, kini melonjak tajam hingga melampaui Rp37 triliun pada tahun 2024.

Menteri Luar Negeri tersebut berpendapat bahwa penghematan dari perubahan skema ini dapat dialihkan untuk program yang lebih menyentuh rakyat.

“Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” jelasnya.

Menghapus Hambatan bagi Calon Kompeten

Selain anggaran negara, Gerindra juga menyoroti beban finansial pribadi yang harus ditanggung oleh para kandidat. Menurut Sugiono, tingginya biaya kampanye seringkali menjadi penghalang bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi namun terbatas secara finansial.

“Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” tambahnya.

Kualitas Demokrasi dan Polarisasi

Menjawab kekhawatiran publik, Sugiono meyakini bahwa pemilihan melalui DPRD tidak akan mencederai nilai demokrasi. Ia berargumen bahwa anggota DPRD adalah representasi sah dari suara rakyat.

Mekanisme ini justru dianggap bisa meningkatkan pengawasan publik terhadap partai politik agar tetap konsisten dengan aspirasi pemilihnya di daerah.

Selain itu, skema ini diharapkan mampu meredam gesekan sosial atau polarisasi tajam yang kerap terjadi di akar rumput akibat persaingan pilkada langsung. Meski demikian, Gerindra menekankan bahwa transisi kebijakan ini memerlukan kajian lintas sektoral yang transparan.

“Jangan sampai kemudian ini berkembang menjadi sesuatu yang sifatnya tertutup,” pungkas Sugiono.

Laporan: Tim

Anggaran Pilkada Biaya Politik Gerindra kepala daerah dipilih dprd Kepala Daerah Dipilih DPRD Dapat Lahirkan Figur Kompeten Partai gerindra Pilkada via DPRD Lebih Murah Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDarurat Sampah Tangsel: DPRD Desak Solusi Pengelolaan, DLH Bidik Kontribusi Pengembang Swasta
Next Article Tingkatkan Kualitas di 2026, ATR/BPN Tangsel Ajak Masyarakat Hindari Percaloan Soal Pertanahan
Sulis

Related Posts

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

29 May 2026

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

By tintaotentik.co29 May 20260

TintaOtentik.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan penerimaan uang yang dilakukan pegawai-pegawai di Kementerian…

 

 

 

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.