Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Sekjen Gerindra: Pilkada via DPRD Lebih Murah dan Hasilkan Calon Kompeten

0
By Sulis on 30 December 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Partai Gerindra secara resmi menyatakan dukungannya terhadap wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) dari sistem pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD. Langkah ini dipandang sebagai solusi untuk menciptakan proses demokrasi yang lebih efisien dan hemat biaya.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa partainya sepakat jika pemilihan bupati, wali kota, hingga gubernur diserahkan kembali kepada lembaga legislatif daerah.

“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Sorotan pada Pembengkakan Anggaran

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah lonjakan drastis biaya pelaksanaan pilkada yang dibebankan pada APBD. Sugiono membandingkan alokasi dana hibah pilkada tahun 2015 yang berada di kisaran Rp7 triliun, kini melonjak tajam hingga melampaui Rp37 triliun pada tahun 2024.

Menteri Luar Negeri tersebut berpendapat bahwa penghematan dari perubahan skema ini dapat dialihkan untuk program yang lebih menyentuh rakyat.

“Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” jelasnya.

Menghapus Hambatan bagi Calon Kompeten

Selain anggaran negara, Gerindra juga menyoroti beban finansial pribadi yang harus ditanggung oleh para kandidat. Menurut Sugiono, tingginya biaya kampanye seringkali menjadi penghalang bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi namun terbatas secara finansial.

“Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” tambahnya.

Kualitas Demokrasi dan Polarisasi

Menjawab kekhawatiran publik, Sugiono meyakini bahwa pemilihan melalui DPRD tidak akan mencederai nilai demokrasi. Ia berargumen bahwa anggota DPRD adalah representasi sah dari suara rakyat.

Mekanisme ini justru dianggap bisa meningkatkan pengawasan publik terhadap partai politik agar tetap konsisten dengan aspirasi pemilihnya di daerah.

Selain itu, skema ini diharapkan mampu meredam gesekan sosial atau polarisasi tajam yang kerap terjadi di akar rumput akibat persaingan pilkada langsung. Meski demikian, Gerindra menekankan bahwa transisi kebijakan ini memerlukan kajian lintas sektoral yang transparan.

“Jangan sampai kemudian ini berkembang menjadi sesuatu yang sifatnya tertutup,” pungkas Sugiono.

Laporan: Tim

Anggaran Pilkada Biaya Politik Gerindra kepala daerah dipilih dprd Kepala Daerah Dipilih DPRD Dapat Lahirkan Figur Kompeten Partai gerindra Pilkada via DPRD Lebih Murah Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDarurat Sampah Tangsel: DPRD Desak Solusi Pengelolaan, DLH Bidik Kontribusi Pengembang Swasta
Next Article Tingkatkan Kualitas di 2026, ATR/BPN Tangsel Ajak Masyarakat Hindari Percaloan Soal Pertanahan
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.