Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Sikapi Proyeksi Defisit APBN dari Bank Dunia, Purbaya: Prediksi Mereka Sering Meleset

0
By Sulis on 20 December 2025 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons santai terkait laporan terbaru Bank Dunia (World Bank) yang menyoroti risiko pembengkakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hingga tahun 2027.

Dalam laporannya, lembaga internasional tersebut memprediksi defisit Indonesia akan menyentuh angka 2,9% pada 2027 mendatang.

Menanggapi hal itu, Purbaya menekankan agar publik tidak menelan mentah-mentah ramalan dari lembaga keuangan global tersebut.

Ia menilai catatan historis menunjukkan bahwa proyeksi yang dikeluarkan Bank Dunia kerap tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

“Jadi saya suruh nanggapi Bank Dunia? Ya suka-suka dia, dia prediksi boleh, nggak prediksi juga nggak apa-apa, tapi kan selama ini juga sering meleset,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025).

Andalkan Teknologi AI untuk Tekan Kebocoran

Optimisme pemerintah dalam menjaga kesehatan fiskal didasari pada upaya sistemik dalam menggenjot pendapatan negara.

Purbaya menjelaskan bahwa kunci pengendalian defisit terletak pada kemahiran pemerintah mengelola belanja serta efisiensi pemungutan pajak dan cukai.

Salah satu terobosan yang diunggulkan adalah digitalisasi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Penggunaan kecerdasan buatan (AI) diklaim telah memberikan dampak instan pada penerimaan negara.

“Bea Cukai kan sudah saya tunjukkan bahwa kita sudah menerapkan AI di lapangan dan harusnya ke depan akan membaik terus. Dari perbaikan AI saja kita bisa dapat Rp 1 triliun minimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa inovasi serupa akan terus dikembangkan untuk meminimalisir kebocoran anggaran secara signifikan.

Fokus pada Perbaikan Internal

Purbaya tidak menampik bahwa angka defisit bisa saja melebar jika pemerintah berdiam diri. Namun, dengan berbagai perbaikan yang sedang berjalan, ia yakin posisi fiskal Indonesia tetap terjaga pada level yang berkelanjutan.

“Padahal kan kita sedang berubah dan satu lagi, belanja juga kita kendalikan. Artinya bisa saja melebar, bisa saja enggak tergantung kebutuhan kita. Tapi saya yakin kita akan kendalikan di level yang masih berkesinambungan ke depan. Jadi nggak usah terlalu khawatir,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Desember 2025, Bank Dunia memperkirakan defisit Indonesia berada di angka 2,8% untuk tahun 2025 dan 2026, sebelum naik ke 2,9% di tahun 2027.

Meski menunjukkan tren meningkat, angka tersebut sebenarnya masih berada di bawah batas legal yang ditetapkan Undang-Undang Keuangan Negara, yakni maksimal 3% dari PDB.

Laporan: Tim

apbn bank dunia Defisit APBN Defisit Indonesia Menkeu menkeu purbaya Menkeu Sikapi Proyeksi Defisit APBN dari Bank Dunia Menteri Keuangan Prediksi Bank Dunia Sering Meleset Soal Defisit APBN Purbaya Sikapi Proyeksi Defisit APBN dari Bank Dunia purbaya yudhi sadewa TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleNahkodai GP Ansor Serpong 2025-2028, Ubay Berkomitmen Perkuat Akar Rumput
Next Article Pangan Melimpah Jelang Nataru Sampai Lebaran, Mentan Siap Tindak Oknum Langgar HET
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.