Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments

    PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

    29 May 2026 No Comments

    Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

    29 May 2026 No Comments

    SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

    27 May 2026 No Comments

    Rp16 Ribu per Kilogram, Malaysia Gelontorkan Rp8 Triliun Beli Beras Indonesia 500 Ton

    26 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Olahraga

Timnas Indonesia Takluk 1-5 dari Australia, Netizen Soroti Taktik dan Evaluasi Tim

0
By Irfan Kurniawan on 20 March 2025 Olahraga, Sepakbola

TintaOtentik.co – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dalam laga lanjutan kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bertandang ke Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025, skuad Garuda kalah telak dengan skor 1-5 dari Socceroos. Hasil ini membuat Indonesia merosot di klasemen Grup C dengan raihan enam poin, sementara Australia tetap di posisi kedua dengan sepuluh poin.

Babak Pertama: Awal Sulit untuk Indonesia

Tim asuhan Patrick Kluivert memulai pertandingan dengan agresif. Peluang pertama hadir di menit ke-4 ketika sundulan Jay Idzes hampir menjebol gawang Australia, tetapi kiper lawan berhasil menepis bola.

Indonesia kemudian mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-6 setelah Rafael Struick dilanggar pemain Australia. Kevin Diks maju sebagai eksekutor, namun tendangannya hanya membentur tiang gawang. Skor tetap imbang 0-0.

Momentum berubah di menit ke-16 setelah Nathan Tjoe-A-On dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti. Martin Boyle sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo, membuat Australia unggul 1-0.

Hanya satu menit berselang, Nishan Velupillay menggandakan keunggulan Australia lewat serangan balik cepat. Tak berhenti di situ, pada menit ke-34 Jackson Irvine mencetak gol ketiga bagi Australia, membuat Indonesia tertinggal 0-3 hingga turun minum.

Babak Kedua: Upaya Indonesia, Australia Tetap Dominan

Mengawali babak kedua, Kluivert memasukkan Eliano Reijnders untuk menggantikan Rafael Struick demi meningkatkan daya serang. Indonesia mendapat peluang dari tendangan bebas Calvin Verdonk di menit ke-48, namun hanya membentur pemain lawan dan berujung sepak pojok.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Indonesia kembali kebobolan di menit ke-60. Kali ini, sundulan Lewis Miller memanfaatkan sepak pojok menambah keunggulan Australia menjadi 4-0.

Harapan Indonesia muncul di menit ke-77 ketika Ole Romeny mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4. Eliano Reijnders hampir menambah gol di menit ke-83, namun tendangannya masih bisa ditepis kiper Australia.

Namun, menjelang akhir laga, Jackson Irvine kembali mencetak gol pada menit ke-89, menutup kemenangan Australia dengan skor 5-1. Hingga wasit meniup peluit panjang setelah tambahan waktu tujuh menit, Indonesia gagal menambah gol.

Reaksi Netizen: Evaluasi Mental, Taktik, dan Pemain

Hasil buruk ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen menyoroti taktik yang diterapkan Kluivert dan membandingkannya dengan gaya permainan Shin Tae-yong (STY), mantan pelatih Timnas Indonesia.

“Jadi tahu kan alasan STY main relatif pasif/bertahan di GBK? Bahkan menurut Mintak salah satu laga dgn aksi bertahan yg baik (+ Paes). Ini karena dia tahu lawannya nunggu utk pertahanan terbuka. Makanya ga dikasih sama STY dgn main pasif biar tertutup rapat,” tulis akun @RuangTaktik, menyoroti perbedaan pendekatan strategi.

Di sisi lain, netizen lain menilai banyak aspek yang harus dievaluasi. “Jujur bingung mau salahin siapa, banyak yang harus dievaluasi. Mental, pelatih, taktik sampai pemain semua nggak sesuai rencana di match ini,” tulis akun @MySupperSoccer.

Beberapa komentar juga menilai taktik Kluivert kurang tepat menghadapi lawan sekelas Australia. “Kluivert ini kemarin dipilih berdasarkan apa sih? Lawan sekelas Australia bukannya hati-hati ngandelin counter malah berani taktik pressing,” ujar salah satu netizen.

Ada pula yang mengingatkan bahwa sepak bola bukan hanya soal menyerang. “Inilah mengapa sepakbola bukan cuma soal menyerang, tapi juga bertahan,” kata pundit @pangeransiahaan.

Meski kecewa, ada juga harapan agar Indonesia bisa bangkit di laga berikutnya. “Move on partai berikut. Semoga Bahrain, China, dan Arab dapat hasil yg masih memungkinkan Indonesia mengejar 3-4,” tulis seorang netizen.

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia, yang masih harus berjuang keras untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026. Kluivert dan timnya kini dihadapkan pada tugas besar untuk memperbaiki strategi dan performa di pertandingan selanjutnya.

Australia Australia vs Indonesia indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026 kualifikasi piala dunia grup c zona asia peluang timnas indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 piala dunia Timnas Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleRUU TNI Dinilai Bisa Menghadang Mafia Kartel dan Wujudkan Ketahanan Energi
Next Article Jumpa Pertama Dengan Fuji, Venna Melinda : Senang Dapat Teman Joget
Irfan Kurniawan

Related Posts

HIMAKOTAS Fest 2026: Semoga Melahirkan Generasi Muda yang Aktif

19 May 2026

Kick Off Logo Porprov Banten: Fasilitas Venue dan Atlet Bakal Dimatangkan

3 May 2026

KONI Tangsel Tetapkan 58 Cabor yang Bakal Dipertandingkan di Porprov Banten 2026

30 April 2026

Cabor Angkat Berat Tak Dilibatkan Porprov, KONI Tangsel: Masih Nunggu Arahan Provinsi

27 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

By tintaotentik.co29 May 20260

TintaOtentik.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan penerimaan uang yang dilakukan pegawai-pegawai di Kementerian…

 

 

 

PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

29 May 2026

Harga Sawit Anjlok Akibat Sentimen Ekspor, Kementan Beri Warning 139 Pabrik

29 May 2026

SEMMI Banten Gelar Qurban Masuk Desa Bersama Polda

27 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.