Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

    18 April 2026 No Comments

    Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

    17 April 2026 No Comments

    Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

    17 April 2026 No Comments

    Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

    17 April 2026 No Comments

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Gaya Hidup

Peristiwa Siswa SMPN 19 Tangsel Dipukul Kursi Besi, Dindikbud Tangsel: Jadi Pembelajaran Kami

0
By Sulis on 10 November 2025 Gaya Hidup, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara perihal dugaan kasus perundungan atau bullying yang terjadi di SMP Negeri 19 Tangsel.

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni mengaku, sudah mengetahui peristiwa yang diketahui terjadi pada 20 Oktober 2025 itu sejak awal.

Oleh karena itu, kata dia, sebagai langkah awal pihaknya langsung memfasilitasi pertemuan antara pihak korban dan terduga pelaku untuk melakukan mediasi.

“Dari awal sudah kita tangani, kita dampingi. Ini kejadiannya tanggal 20 Oktober, sudah kami mediasi, masing-masing orangtua sudah ketemu dengan pihak sekolah, ada juga pendamping, ada dari PPA juga, sudah ada,” kata Deden, Senin, (10/11/2025).

“Kesepakatan di tanggal tersebut bahwa, yang bersangkutan sudah siap membantu biaya pengobatan,” sambungnya.

“Dan untuk hari ini kita fokus ke anaknya (korban) saja, tadi juga kita hari ini baru ngumpul, baru memastikan kondisi anak,” jelasnya.

Deden mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara rinci terkait duduk perkara adanya tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah itu.

“Masih kita ini (telusuri), tapi memang ada kejadian anak lagi bercanda barang kali ya. Cuman pastinya seperti apa kejadiannya, saya masih cari informasi,” ungkapnya.

Ia pun mengaku, belum bisa memberikan keputusan lebih lanjut terhadap status terduga pelaku yang diketahui masih duduk di bangku kelas 1 SMP itu.

“Latar belakangnya (pelaku) dia baru kelas tujuh memang, masih baru masuk, jadi ya kalau dibilang buli ya kita lagi memastikan dulu, apakah betul dibuli atau memang bercana atau bagaimana. kita fokus ke penanganan si anaknya (korban) dulu supaya lekas pulih,” kata Deden.

Menurut Deden, pasca pemberitaan terkait dugaan kasus bullying itu mencuat dan viral, terduga pelaku sempat mendapatkan tekanan psikis.

“Secara psikis sama sebelum ini juga barangkali, melihat pemberitaan dan membaca pemberitaan, sepertinya juga ada efek juga mungkin ke yang bersangkutan,” ucapnya.

“Maka dua-duanya kami beri perhatian khusus lah ke yang hari ini dirawat di rumah sakit, si anak (pelaku) juga tentu butuh pendampingan juga, ya dua-duanya kami dampingi,” jelasnya.

Di akhir dirinya menyebut, bahwa adanya peristiwa dugaan kasus bullying itu, menjadi pembelajaran bagi Dindikbud Tangsel dalam mengawasi dan melakukan tindakan pencegahan terhadap aktivitas pembelajaran di sekolah.

“Supaya tidak terjadi lagi apapun itu bully atau ya bercanda yang kelewatan. supaya tidak terjadi menyebabkan luka fisik,” kata Deden.

“Kami juga menghimbau teman-teman guru di sekolah tidak hanya memberikan pengawasan, tapi juga edukasi kepada siswa-siswi, untuk menghindari dan tidak terulang kembali,” tandasnya.

Laporan: iwanpose

Bullying SMPN 19 Kota Tangsel Bullying SMPN 19 Tangsel dikbud tangsel Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Dinas Pendidikan Tangsel Dindik Tangsel Dindik Tangsel Angkat Bicara Soal Korban Perundungan SMPN 19 Tangsel Dindikbud Tangsel Dindikbud Tangsel Angkat Bicara Soal Korban Perundungan SMPN 19 Tangsel Korban Bullying SMPN 19 Tangsel Korban Perundungan SMPN 19 Tangsel Kota tangsel Perundungan di SMPN 19 Tangsel sekolah negeri tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDipukul Kursi Besi, Kondisi Korban Bullying SMPN 19 Tangsel Semakin Menurun Tak Bisa Fokus
Next Article Gak Ada Barcode, Satpol PP Tangsel Robohkan 40 Reklame Ilegal
Sulis

Related Posts

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

18 April 2026

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

By tintaotentik.co18 April 20260

TintaOtentik.Co – Kabar terbaru datang bagi para pengguna kendaraan bermesin performa tinggi dan diesel modern.…

 

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.