Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

    8 September 2026 No Comments

    HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

    8 September 2026 No Comments

    Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

    8 September 2026 No Comments

    Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

    8 September 2026 No Comments

    Dana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah

    8 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Opini»Runtuhnya Moral Propaganda: Dari Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan
Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 (FOTO: Dok/Istimewa)

Runtuhnya Moral Propaganda: Dari Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan

0
By tintaotentik.co on 8 March 2026 Opini, Politik

Artikel Ini Ditulis Oleh Bungas T Fernando Duling Eks Aktivis 98 sekaligus pemerhati Geopolitik

​Jiwa pembebasan dan semangat anti-penindasan adalah adrenalin kita sebagai generasi penggerak, sang jiwa muda api revolusi.

Hilangnya rasa takut melahirkan pemikiran progresif yang ditempa melalui literasi sejarah serta implementasi nyata dalam pendampingan dan pembasisan.

​Dalam sejarahnya, tinta dan kertas adalah senjata utama. Propaganda bukan sekadar kata-kata, melainkan catatan penting yang mendorong perubahan, baik secara evolusi maupun revolusi.

​Distorsi Peran Agitasi dan Propaganda

​Ada kebanggaan tersendiri saat kita berdiri sebagai tim perumus maupun tim teknis “Agitasi dan Propaganda” (Agiprop) dalam organisasi revolusioner.

Namun, seiring berjalannya waktu, propaganda telah bermutasi menjadi mesin “pembunuh” tanpa moral di jagat media sosial.

​Esensi propaganda kini telah dibajak. Ia tak lagi menyuarakan kebenaran atau memicu kesadaran, melainkan sekadar instrumen untuk memburu viewers demi konversi cuan.

Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap

​Kebanggaan tim Agiprop kini luluh lantak oleh sistem senyap yang berhasil mengubah media sosial menjadi alat publikasi “proxy”.

Nilai-nilai perjuangan ditukar dengan recehan digital, di mana keberhasilan hanya diukur dari angka penayangan, bukan perubahan kesadaran massa.

Melawan Tirani Algoritma

​Kita sedang menyaksikan pelacuran intelektual yang paling vulgar. Ketika dialektika diringkas menjadi clickbait dan penderitaan rakyat dieksploitasi demi engagement, di situlah propaganda mati sebagai alat pembebasan.

Kita tidak lagi sedang menyusun barisan massa, melainkan sedang mengemis pada algoritma yang dirancang oleh tangan-tangan kapitalis/oligarki/kartel yang kita kutuk.

​Propaganda yang kehilangan moralitasnya bukan lagi “api”, melainkan “asap” yang menyesakkan kosong, tanpa substansi, dan hanya menghitamkan layar ponsel tanpa menyulut tindakan di jalanan. Jika hari ini Agiprop hanya tunduk pada berhala bernama viewers, maka sejatinya kita bukan lagi pejuang; kita hanyalah budak digital yang merasa sedang memberontak di dalam sangkar emas yang kita bangun sendiri.

​Hancurkan mesin itu, atau ia akan terus menggiling idealisme kita hingga menjadi ampas komoditas yang tidak berharga.

Propaganda adalah senjata, bukan barang dagangan! [***]

Api Revolusi Api Revolusi Menjadi Perburuan Cuan Bungas T Fernando Duling Esensi Propaganda Dibajak Kehancuran Nilai oleh Sistem Senyap Melawan Tirani Algoritma Propaganda Runtuhnya Moral Propaganda TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleCegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar
Next Article Pondok Kacang Prima dan Safari Kebanjiran dari Subuh, Sejumlah Rumah Warga Tangsel Terdampak
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

8 September 2026

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

By tintaotentik.co8 September 20260

TintaOtentik.Co – Pengurus Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) membeberkan bukti legalitas atas klaim tanah dan bangunan…

 

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.