Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

    24 October 2026 No Comments

    Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

    24 October 2026 No Comments

    Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

    24 October 2026 No Comments

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945
HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). (Dok: Tinta Otentik.co)

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

0
By Sulis on 8 September 2026 Ekonomi, Hukum, Nasional, Politik, Regional

TintaOtentik.Co — Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia (HIMAPOLINDO) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Mengangkat tema “Menegakkan Kedaulatan Rakyat Berlandaskan Pasal 33 UUD 1945 melalui Ekonomi Kerakyatan untuk Keutuhan Bangsa”, forum nasional ini membedah secara kritis kondisi kedaulatan politik, ekonomi, dan sosial bangsa.

Rangkaian agenda diawali dengan pembukaan, penyampaian keynote speech, serta ditutup oleh Dialog Kebangsaan yang menyoroti persoalan struktur ekonomi nasional.

Ketua Pelaksana, Abdurrahman Bashir, dalam gagasannya menyerukan agar mahasiswa terus konsisten mengambil peran sebagai agen perubahan dan tidak tumpul dalam mengkritisi regulasi pemerintah.

Pasal 33 UUD 1945 Harus Jadi Landasan

Menguatkan pesan tersebut, Ketua Umum HIMAPOLINDO, Rosyad Fauzi, menegaskan bahwa Pasal 33 UUD 1945 harus dijadikan landasan bergerak yang hidup bagi seluruh mahasiswa ilmu politik dalam mengawal tata kelola sumber daya alam.

“Pasal 33 UUD 1945 ini bukan sekadar teks konstitusi, tapi amanat yang harus benar-benar kita perjuangkan. Kalau bumi, air, dan kekayaan alam ini dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, di situlah cita-cita bangsa kita soal keadilan sosial baru bisa tercapai. Mahasiswa Ilmu Politik nggak boleh diam, kita harus ambil peran nyata mengawal itu,” ujar Rosyad Fauzi.

Dukungan moral disampaikan Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Basbasy, M.Si., yang menekankan pentingnya gerakan mahasiswa yang rasional dan terukur.

Berbekal rekam jejak sebagai aktivis, ia mengingatkan agar perjuangan mahasiswa senantiasa berorientasi murni pada kemaslahatan rakyat.

Rangkaian pembukaan juga dihadiri Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur, Mardianto, yang menjajaki kolaborasi sektor kedaulatan pangan bersama HIMAPOLINDO.

Kedaulatan Rakyat Tidak Boleh Sebatas Seremoni Pemilu

Hadir memberikan keynote speech, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Afriansyah Noor, menegaskan bahwa esensi demokrasi tidak boleh berhenti di kotak suara, melainkan harus dibuktikan melalui kerja nyata kekuasaan untuk kesejahteraan publik.

Ia menyoroti tantangan ketenagakerjaan, di mana data mencatat 19,44 persen pemuda usia 15–24 tahun masuk kategori NEET (tidak bekerja, tidak sekolah, dan tidak mengikuti pelatihan).

Dalam pemaparannya terkait evaluasi kebijakan dan independensi gerakan mahasiswa, Afriansyah menyampaikan pandangannya secara terbuka.

“Nah kekurangannya, ini lah perlu evaluasi, baik dari seluruh elemen masyarakat maupun gerakan mahasiswa. Prof Ma’mun menyampaikan tadi, asal gerakan mahasiswa ini murni, tidak ditunggangi oleh kelompok tertentu, partai politik tertentu, ormas tertentu, silakan. Kami dulu menggalang kekuatan tidak pernah minta sponsor,” ujar Afriansyah Noor.

Afriansyah turut menantang para mahasiswa ilmu politik untuk merubah pola pikir dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, inovator, serta pemecah masalah sosial di masyarakat.

Dialog Kebangsaan: Bayang-Bayang Oligarki dan Kemandirian Ekonomi

Penguatan gagasan dilanjutkan dalam sesi Dialog Kebangsaan bersama Riyan Hidayat, Dr. Ali Noer Zaman, dan Moh. Rofie. Para narasumber sepakat bahwa kedaulatan politik yang independen mustahil terwujud tanpa kemandirian ekonomi.

Riyan Hidayat mengkritisi dominasi sistem ekonomi ekstraktif dan politik eksklusif, sementara Moh. Rofie mengingatkan tingginya ancaman intervensi oligarki dalam penyusunan kebijakan publik.

Di sisi lain, Dr. Ali Noer Zaman menguraikan rekam jejak sejarah ketika pemusatan aset ekonomi pada segelintir elite berujung pada kerugian besar bagi masyarakat luas.

Sesi diskusi berlangsung dinamis saat delegasi mahasiswa ilmu politik se-Indonesia melontarkan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketimpangan pembangunan antardaerah, hingga formulasi ideal pengelolaan kekayaan alam oleh negara agar murni dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat banyak.

Afriansyah Noor Aliansi Mahasiswa Bergerak Aliansk Mahasiswa berita nasional berita politik Ekonomi Kerakyatan Gerakan Mahasiswa Himapolindo Karat Ketenagakerjaan Komite Almamater Rakyat Tertindas Ma'mun Murod Mahasiswa Indonesia Mahasiswa Jakarta mahasiswa tangsel Pasal 33 UUD 1945 Rakernas 2026 Rosyad Fauzi TintaOtentik UMJ Universitas Muhammadiyah Jakarta upn
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBelanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!
Next Article Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang
Sulis

Related Posts

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

24 October 2026

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

By Sulis24 October 20260

TintaOtentik.co – PT Cahaya Subur Lestari selaku pengembang perumahan Serpong Lagoon memberikan klarifikasi resmi menanggapi…

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.