Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

    6 August 2026 No Comments

    Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

    6 August 2026 No Comments

    Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

    6 August 2026 No Comments

    Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

    6 August 2026 No Comments

    Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Obat Ilegal, Anggota DPRD Tangsel: Mari Perangi Narkoba

    5 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20
Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20 (FOTO: Dok/Istimewa)

Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20

0
By tintaotentik.co on 22 June 2026 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memaparkan ketangguhan performa ekonomi Indonesia di panggung internasional.

Di hadapan civitas akademika Nankai University, Tianjin, China, Purbaya mengungkapkan bahwa produk domestik bruto (PDB) nasional pada kuartal I-2026 sukses melesat tumbuh hingga 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Raihan impresif ini tidak hanya mencerminkan kokohnya daya tahan domestik di tengah badai ketidakpastian global, melainkan juga berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota G20 serta kawasan ASEAN.

Lompatan ekonomi ini kian solid lantaran disokong oleh laju inflasi yang bergerak stabil di angka 3,08 persen per Mei 2026.

“Indonesia terus tampil menonjol dengan pertumbuhan PDB kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen yoy, mengungguli banyak negara G20 dan ASEAN. Di saat yang sama, kami mempertahankan stabilitas harga dengan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan kuliah umum di Nankai University, Sabtu (20/6/2026).

Ketahanan Energi Ungguli China dan Disiplin Fiskal

Dalam pemaparannya, Purbaya menjelaskan bahwa kombinasi antara pertumbuhan makro yang tinggi dan stabilitas harga menjadi bukti autentik fondasi ekonomi Indonesia awal tahun ini sangat kokoh.

Lebih dari itu, Indonesia dinilai memiliki tameng yang kuat dalam meredam dampak krisis energi dunia.

Berdasarkan kajian risiko, Indonesia masuk dalam radar negara dengan eksposur bahaya yang rendah berkat kepemilikan bantalan fiskal yang memadai.

Skor ketahanan energi Indonesia bahkan bertengger di angka 77 persen, sedikit berada di atas China yang mencatatkan skor 76 persen.

Kekuatan ini lahir dari komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin anggaran dengan membatasi defisit APBN di bawah ambang batas 3 persen terhadap PDB, sehingga instrumen keuangan negara tetap fleksibel dalam menghadapi gejolak eksternal.

Sejumlah indikator riil di dalam negeri turut mengonfirmasi tren positif ini:

  1. Sektor Manufaktur: Purchasing Managers’ Index (PMI) konsisten di zona ekspansif pada level 50,0.
  2. Likuiditas Keuangan: Pertumbuhan M0 melonjak 14,8 persen (yoy).
  3. Sektor Perbankan: Penyaluran kredit tumbuh subur di angka 11,5 persen.
  4. Perdagangan Luar Negeri: Surplus neraca perdagangan mencetak rekor bertahan selama 72 bulan berturut-turut.
  5. Cadangan Devisa: Menembus 144,9 miliar dollar AS (setara Rp2.595 triliun), yang mampu mendanai 5,6 bulan impor serta berada jauh di atas standar aman pembayaran utang luar negeri. Dampak Nyata ke Lapangan Kerja dan Pengentasan Kemiskinan

Purbaya menambahkan bahwa indikator makro ekonomi yang berkilau ini tidak berdiri di atas kertas semata, melainkan mulai terkonversi nyata pada perbaikan kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang tahun 2026, serapan pasar tenaga kerja melonjak signifikan dengan terciptanya 1,9 juta lapangan kerja baru, yang berimbas pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,68 persen.

Sejalan dengan itu, intervensi jaring pengaman sosial yang masif berhasil menekan angka kemiskinan dari 8,57 persen pada September 2024 menjadi 8,25 persen pada periode September 2025.

Guna menjaga tren pertumbuhan ini, pemerintah berkomitmen mempercepat transformasi struktural lewat hilirisasi industri, penguatan ekonomi akar rumput, pembangunan kawasan pedesaan, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem yang terintegrasi di dalam delapan klaster program prioritas nasional.

“Ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya tangguh di tingkat makro, melainkan juga secara nyata bertransformasi menjadi ketersediaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, serta kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata,” pungkas Purbaya.

Laporan: Tim

61 Persen asean Ekonomi Indonesia Ekonomi Indonesia Tumbuh Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Ekonomi RI Ungguli Negara G20 G20 Inflasi Mei 2026 Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5 PDB Indonesia Perekonomian Indonesia Tumbuh Pertumbuhan Ekonomi 2026 Purbaya Ekonomi Indonesia Tumbuh TintaOtentik TintaOtentik.Co Ungguli Negara G20
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTangsel Gandeng Komunitas HBBL Canangkan Gerakan Banten Bersih di CFD Bintaro
Next Article SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

6 August 2026

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri Larang Pemda Asal Minta Anggaran: Efisiensi Sebelum Top-Up DAU Rp14 Triliun

By tintaotentik.co6 August 20260

TintaOtentik.co — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya mengalkulasi porsi bantuan fiskal bagi puluhan pemerintah daerah…

Usulan Pemkot, DPRD Tangsel Nyatakan Raperda Perparkiran di Hold dan Perubahan PT PITS Ditunda

6 August 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II-2026, Angka Kemiskinan Menyusut

6 August 2026

Atasi Krisis Kas Daerah, Pemerintah Siapkan Suntikan Rp20,5 Triliun untuk 490 Pemda

6 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.