Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

    10 June 2026 No Comments

    BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

    10 June 2026 No Comments

    Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

    10 June 2026 No Comments

    Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

    10 June 2026 No Comments

    Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

    10 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Honda Respon Kenaikan PPN 12 Persen: Daya Beli Masyarakat akan Berkurang 

0
By Bagas on 23 November 2024 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional

TintaOtentik.co – Pemerintah Indonesia berencana untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPn) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Menanggapi rencana ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) menilai bahwa kenaikan pajak tersebut dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Yusak Billy, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Layanan Purna Jual PT HPM, menyatakan bahwa pajak adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga kendaraan. Oleh karena itu, peningkatan pajak tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

“Adanya kenaikan pajak ini berpotensi membuat permintaan dan daya beli berkurang. Kalau berkurang, pengaruh juga ke penjualan otomotif,” ucal Billy, Jumat (22/11/2024). 

Meskipun demikian, Billy percaya bahwa pemerintah memiliki strategi untuk memulihkan perekonomian dan merencanakan stimulus untuk mengatasi penurunan pasar saat ini.

“Kami berharap, kepentingan APM dan pemerintah sama-sama mengatasi lemahnya pasar,” harapnya. 

Saat ini, Honda tengah membahas strategi untuk mengatasi potensi dampak dari kenaikan pajak tersebut.

berita ekonomi daya beli masyarakat Honda honda respon ppn 12 persen kenaikan pajak pajak naik ppn ppn 12 persen respon pengusaha ppn 12 persen respon penjual ppn 12 persen respon ppn 12 persen
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMekomdigi Ungkap Pemblokiran Situs Judol yang Berjalan Lambat
Next Article Prabowo Umumkan Kepercayaannya kepada Andra Soni Demi Kesejahteraan Rakyat Banten
Bagas

Related Posts

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026

KNPI Tangsel Cetak Inovasi Luncurkan Brand Outfit “KNPI Creative Industries”

9 June 2026

Cium Aroma Kartel, Satgas Pangan Polri Selidiki Penyebab Anjloknya Harga Sawit

9 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

By tintaotentik.co10 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan…

 

 

 

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.