TintaOtentik.co – Hubungan pertahanan bilateral antara Indonesia dan Australia semakin kokoh setelah Indonesia menerima kunjungan resmi dari Komandan Operasi Khusus Australia (Australian Special Operations Commander), Mayor Jenderal Garth Gould, di kantor Kementerian Pertahanan yang berlokasi di Jakarta Pusat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, yang langsung menerima dan menyambut kunjungan tersebut.
Dalam sambutannya, Letjen Tri Budi Utomo mengungkapkan penghargaan atas kedatangan Mayjen Garth Gould. Beliau memandang pertemuan ini sebagai manifestasi konkret dari komitmen berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat kemitraan dan kolaborasi pertahanan mereka.
Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut mencakup beberapa agenda kerjasama penting, termasuk tindak lanjut dari Defence Cooperation Agreement (DCA) yang telah disepakati pada tahun 2024.
DCA ini berfungsi sebagai pelengkap dari instrumen kerjasama yang telah ada sebelumnya, seperti Perjanjian Lombok (2006) mengenai Kerangka Kerja Sama Keamanan dan Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis Komprehensif (2018).
Menurut rilis pers yang dikeluarkan oleh Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, kedua pejabat militer tersebut juga mendiskusikan berbagai potensi kerja sama di ranah operasi khusus.
Hal ini meliputi pembukaan kesempatan untuk dialog forum, kunjungan timbal balik antara unit pasukan khusus kedua negara, serta pengembangan program pendidikan dan pelatihan bersama.
Sekjen Kemhan juga secara khusus menyoroti keberhasilan pertemuan Komite Tingkat Tinggi (High Level Committee/HLC) yang diadakan pada 17 Oktober 2025, melibatkan Angkatan Pertahanan Australia dan Markas Besar TNI.
Lebih lanjut, apresiasi disampaikan kepada Australia atas partisipasi aktif mereka dalam latihan gabungan berskala besar, Super Garuda Shield 2025.
Keterlibatan ini dinilai sebagai cerminan dari dedikasi bersama dalam menjaga stabilitas kawasan regional dan meningkatkan kemampuan interoperabilitas pasukan.
Kementerian Pertahanan RI berharap bahwa semangat persahabatan dan komunikasi yang produktif yang terjalin dalam pertemuan ini akan semakin mempererat ikatan kedua negara, sekaligus berkontribusi signifikan terhadap penciptaan stabilitas dan keamanan di wilayah.
