Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

    15 June 2026 No Comments

    PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

    15 June 2026 No Comments

    Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

    15 June 2026 No Comments

    Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

    15 June 2026 No Comments

    Rupiah Merangkak Naik Rp17.663 per Dolar AS

    15 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik
Pengamat Kebijakan Publik dari LBH Tridharma Indonesia Dodi Prasetya Azhari (FOTO: Dok/Istimewa)

Masa Depan Birokrasi Tangsel: Antara Status Quo dan Kebutuhan Regenerasi Kepemimpinan

0
By tintaotentik.co on 13 May 2026 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Dinamika pemerintahan Kota Tangerang Selatan kini berada di persimpangan jalan yang krusial. Di tengah mencuatnya berbagai tantangan tata kelola—mulai dari isu lingkungan hingga efektivitas pengawasan internal—wacana perpanjangan masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi pemantik diskusi publik mengenai arah masa depan birokrasi di kota satelit ini.

Posisi Sekda, sebagai titik pusat koordinasi administratif, bukan sekadar jabatan struktural, melainkan simbol kesehatan manajemen pemerintahan. Munculnya berbagai persoalan di level dinas teknis belakangan ini dipandang sebagai indikator perlunya evaluasi mendalam terhadap sejauh mana sistem pengawasan dan pembinaan ASN telah berjalan optimal selama ini.

Birokrasi Butuh “Napas Baru”

Pengamat Kebijakan Publik dari LBH Tridharma Indonesia Dodi Prasetya Azhari, SH menilai bahwa keberlanjutan sebuah kepemimpinan birokrasi haruslah berbasis pada evaluasi yang jernih dan objektif. Mempertahankan posisi pimpinan tertinggi birokrasi di tengah situasi yang membutuhkan akselerasi perubahan justru dikhawatirkan akan memicu stagnasi.

“Kita perlu merenung, apakah Tangerang Selatan hari ini membutuhkan keberlanjutan demi stabilitas semata, ataukah membutuhkan napas baru untuk menjawab kompleksitas masalah yang kian meningkat? Birokrasi yang sehat adalah birokrasi yang memberikan ruang bagi sirkulasi kepemimpinan dan ide-ide segar,” ujar Dodi sapaan akrabnya Rabu (13/05).

Refleksi Atas Fungsi Pengawasan

Catatan kritis mengemuka terkait peran Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Munculnya celah dalam pengelolaan urusan krusial, seperti sektor lingkungan hidup, menjadi refleksi bahwa ada ruang perbaikan yang besar dalam sistem kendali internal. Kritik ini tidak hanya tertuju pada satu kasus, melainkan pada bagaimana sistem koordinasi antar-lembaga dibangun dan dijaga integritasnya.

Menurut Dodi, stabilitas birokrasi sering kali menjadi alasan utama mempertahankan pejabat senior. Namun di sisi lain, integritas birokrasi Tangsel sedang diuji oleh skandal yang belum lama terjadi cukup menyesakkan dada—masalah pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Antara Stabilitas dan Evaluasi Skandal sampah bukan sekadar masalah teknis di lapangan. Ini adalah persoalan tata kelola. Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), peran Sekda sangatlah krusial dalam memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara transparan.” Kata Dodi.

“Kepemimpinan birokrasi tidak hanya dinilai dari apa yang tercapai di atas kertas, tetapi dari sejauh mana sistem mampu mencegah terjadinya degradasi tata kelola. Perpanjangan jabatan di tengah tumpukan pekerjaan rumah yang belum tuntas tentu memicu pertanyaan tentang standar evaluasi kinerja yang digunakan,” tambah Dodi.

Mendorong Seleksi Terbuka sebagai Solusi Demokratis

Alih-alih memilih jalan perpanjangan otomatis, pemerintah daerah didorong untuk mengedepankan semangat merit system melalui seleksi terbuka atau open bidding. Langkah ini dinilai lebih elegan untuk menguji kembali kompetensi dan memberikan kesempatan bagi kader-kader terbaik bangsa untuk berkontribusi bagi Tangsel.

“Langkah ini bukan tentang mengganti sosok, melainkan tentang menghadirkan harapan baru bagi publik bahwa pemerintah kota berkomitmen pada transparansi dan perbaikan berkelanjutan. Tangsel membutuhkan pemimpin birokrasi yang tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga memiliki kepekaan tajam terhadap krisis dan integritas yang tak tergoyahkan,” tutupnya.

Laporan: Irfan

Birokrasi Tangsel Kebutuhan Regenerasi Birokrasi Tangsel Kritisi Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel lelang jabatan sekda tangsel Masa Depan Birokrasi Tangsel Masa Jabatan Sekda Tangsel Open Bidding Sekda Tangsel Pengamat Kebijakan Publik dari LBH Tridharma Indonesia Dodi Prasetya Azhari SH sekda tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKritisi Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel, Budayawan Ingatkan Jangan Sebatas Jadi Penjaga Gawang
Next Article Utang Rasio Indonesia Masih Lebih Rendah Dibanding Thailand, Jepang, Singapura dan Malaysia
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

15 June 2026

PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

15 June 2026

Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

By tintaotentik.co15 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

 

 

 

PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

15 June 2026

Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.