Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pendapatan Negara Tembus Rp2.765 Triliun, Angka Kemiskinan Turun ke 8,25 Persen

    3 July 2026 No Comments

    KPK Siap Pelototi Rekam Jejak Korupsi di 750 BUMN yang Bakal Dibubarkan

    3 July 2026 No Comments

    Mudah-mudahan Tahun 2026 Terlaksana, Dindikbud Tangsel Sebut Seragam Sekolah Gratis untuk Afirmasi Dulu

    2 July 2026 No Comments

    Soroti Anggaran per Kelurahan Capai Rp800 Juta, Fraksi PSI Tangsel: Harus Tepat Sasaran

    2 July 2026 No Comments

    Marak Fenomena ‘Bangun Dulu Urus Izin Belakangan’, Dewan Demokrat: Tata Ruang Tangsel Berantakan!

    2 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Politik»Kritisi Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel, Budayawan Ingatkan Jangan Sebatas Jadi Penjaga Gawang
Pengamat Publik sekaligus Budayawan Uten Sutendy (FOTO: Dok/Istimewa)

Kritisi Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel, Budayawan Ingatkan Jangan Sebatas Jadi Penjaga Gawang

0
By tintaotentik.co on 13 May 2026 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Sorotan tajam tertuju pada kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan seiring berakhirnya masa jabatan Bambang Noertjahjo pada April 2026.

Pengamat Publik sekaligus Budayawan Tangsel, Uten Sutendy, menegaskan bahwa langkah Walikota tersebut sangat perlu dikoreksi.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan masa jabatan bukan sekadar urusan administratif, melainkan kunci bagi kesehatan birokrasi.

“Ini sangat perlu dikoreksi. Secara aturan kan sudah habis masa jabatannya, seharusnya Walikota mengikuti aturan itu agar terjadi regenerasi. Dengan begitu, ekosistem di birokrat bisa berjalan fungsional dan efektif,” ujar Uten Sutendy saat memberikan tanggapannya.

Meski mengakui kualitas pribadi Bambang Noertjahjo sebagai manajer yang baik, Uten menilai peran Sekda di Tangsel selama ini masih jauh dari ideal.

Ia menekankan bahwa seorang Sekda seharusnya menjadi penyokong kuat kebijakan pemerintah, baik secara internal maupun politis, demi kepentingan masyarakat.

“Seorang Sekda itu bukan hanya sekadar jaga gawang dan administratif saja. Fungsi Sekda itu menjadi back-up yang kuat terkait kebijakan Pemkot. Sekda tidak boleh pasif, harus aktif memberikan pandangan serta mengisi kekosongan ide dan gagasan yang mungkin tidak dimiliki oleh Walikota,” tegasnya.

Uten melihat ada kesan eksklusivitas yang menutup ruang komunikasi antara jabatan Sekda dengan publik.

“Saya melihat Sekda ini terkesan eksklusif dan agak tertutup dengan publik. Tidak banyak keluar untuk memberikan penjelasan dan mem-back-up kebijakan-kebijakan Walikota,” tambahnya.

Dibalik Kepemimpinan Sekda Tangsel: Netralitas dan Stagnasi

Lebih lanjut, Uten menyoroti aspek netralitas birokrasi. Ia mengingatkan bahwa jabatan Sekda harus diisi oleh birokrat profesional yang murni dari kepentingan politik di balik layar.

Kurangnya dinamika pada jabatan ini dinilai berdampak pada kondisi Tangsel yang dianggap “jalan di tempat” dari berbagai perspektif, mulai dari infrastruktur hingga inovasi kreativitas.

“Pak Benyamin seorang birokrat, Pak Pilar masih muda dan butuh banyak pengalaman. Harusnya di sini tugas Sekda mengisi kekosongan itu. Tangsel memerlukan Sekda yang dinamis dan open-minded, jangan malah jadi kaku,” kata Uten.

Laporan: Sulis

Budayawan Tangsel Budayawan Uten Sutendy Kritisi Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel lelang jabatan sekda tangsel Masa Jabatan Sekda Tangsel Open Bidding Sekda Tangsel sekda tangsel Sekda Tangsel Jangan Sebatas Penjaga Gawang TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMasa Sekda Tangsel Berakhir, Andi Syafrani: Jangan Abaikan Track Record, Saatnya Open Bidding
Next Article Masa Depan Birokrasi Tangsel: Antara Status Quo dan Kebutuhan Regenerasi Kepemimpinan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Pendapatan Negara Tembus Rp2.765 Triliun, Angka Kemiskinan Turun ke 8,25 Persen

3 July 2026

KPK Siap Pelototi Rekam Jejak Korupsi di 750 BUMN yang Bakal Dibubarkan

3 July 2026

Mudah-mudahan Tahun 2026 Terlaksana, Dindikbud Tangsel Sebut Seragam Sekolah Gratis untuk Afirmasi Dulu

2 July 2026

Soroti Anggaran per Kelurahan Capai Rp800 Juta, Fraksi PSI Tangsel: Harus Tepat Sasaran

2 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pendapatan Negara Tembus Rp2.765 Triliun, Angka Kemiskinan Turun ke 8,25 Persen

By Irfan Kurniawan3 July 20260

TintaOtentik.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan rapor hijau kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja…

 

 

 

KPK Siap Pelototi Rekam Jejak Korupsi di 750 BUMN yang Bakal Dibubarkan

3 July 2026

Mudah-mudahan Tahun 2026 Terlaksana, Dindikbud Tangsel Sebut Seragam Sekolah Gratis untuk Afirmasi Dulu

2 July 2026

Soroti Anggaran per Kelurahan Capai Rp800 Juta, Fraksi PSI Tangsel: Harus Tepat Sasaran

2 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.