Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Menkeu Sri Mulyani Kejar Pajak Ekonomi Bawah Tanah, Salah Satunya Sektor Kelapa Sawit 

0
By Sulis on 14 December 2024 Ekonomi

TintaOtentik.co – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berfokus pada potensi pajak yang dapat diperoleh dari ekonomi bawah tanah.  

Ia menyebutkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemetaan terhadap aktivitas ekonomi ilegal dan ekonomi bawah tanah untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil.

“Pemetaan aktivitas ilegal berbeda dengan ekonomi bawah tanah. Ekonomi bawah tanah sifatnya menghindari pajak, maka pemetaannya akan berbeda. Ini yang sedang dilakukan oleh Pak Wamenkeu Anggito beserta tim pajak, bea cukai, dan PNBP,” kata Sri Mulyani, (14/12/2024).

Salah satu contoh yang menjadi fokus perhatian adalah praktik penghindaran pajak di sektor CPO (Crude Palm Oil) atau minyak kelapa sawit, yang umumnya melibatkan manipulasi luas lahan, pelaporan yang tidak sesuai, serta strategi transfer pricing.  

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil tindakan hukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang ditemukan.  

Sedangkan untuk aktivitas ekonomi bawah tanah yang bersifat kriminal, seperti judi online, akan ditangani melalui kerja sama lintas kementerian/lembaga (K/L), termasuk dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.  

Kemenkeu akan memetakan setiap aktivitas ilegal dan ekonomi bawah tanah secara bertahap, sembari berkoordinasi dengan kementerian koordinator.  

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga melaporkan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp3,9 triliun dari 31.275 kasus penyelundupan antara Januari hingga November 2024.  

Tercatat lebih dari 5.000 penindakan dilakukan setiap bulan, dengan total nilai barang yang disita mencapai Rp6,1 triliun.  

Bea Cukai akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi untuk meningkatkan efektivitas penindakan di bidang kepabeanan dan cukai.

berita ekonomi ekonomi bawah tanah ekonomi ilegal Ekonomi Indonesia kemenkeu Menkeu pajak pajak ekonomi bawah tanah pajak usaha
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePeringati HUT Tangsel ke-16, Kecamatan Serpong Perkuat Silaturahmi Para Tokoh Agama dan Masyarakat
Next Article Berikut Penjelasan Lengkap Sejumlah Barang yang Tak Terdampak Kenaikan PPN 12 Persen
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Produksi Beras Tembus 34,7 Ton, Indonesia Menuju Bebas Impor Pangan

13 April 2026

PKL dan Parkir Liar Pasar Ciputat Jadi Persoalan Utama Kemacetan

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.