Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

    18 April 2026 No Comments

    Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

    17 April 2026 No Comments

    Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

    17 April 2026 No Comments

    Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

    17 April 2026 No Comments

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Program Rekrutmen Santri di Polri Berlanjut, Ini Penjelasan Kepolisian

0
By Irfan Kurniawan on 26 February 2025 Politik

TintaOtentik.co – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran penerimaan anggota baru untuk tahun anggaran 2025. Dalam proses rekrutmen ini, Polri kembali memberikan kesempatan khusus bagi para santri dan hafiz Al-Quran sebagai bagian dari kebijakan kesetaraan dalam perekrutan anggota kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri berharap dengan adanya jalur khusus ini, Polri dapat merekrut anggota yang tidak hanya memahami ilmu kepolisian, tetapi juga memiliki karakter yang matang dalam menjalankan tugas.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membuat kebijakan kesetaraan dalam perekrutan anggota Polri. Salah satu program prioritasnya adalah rekrutmen khusus bagi hafiz Al-Quran dan santri,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2025).

Menurut Trunoyudo, para santri memiliki disiplin tinggi serta nilai-nilai moral dan etika yang baik, berkat pembentukan karakter di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, santri juga terbiasa bekerja sama, menghormati sesama, dan mampu menghadapi tekanan, yang menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Santri pondok pesantren terbiasa dengan lingkungan yang sederhana dan disiplin yang ketat, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk mengikuti perintah dan prosedur dengan baik serta mudah beradaptasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Trunoyudo menegaskan bahwa Polri terus melakukan pembenahan dalam sistem rekrutmen agar tetap berintegritas dan memenuhi standar internasional. Sistem penerimaan anggota kepolisian saat ini telah disertifikasi oleh International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 dan menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, serta humanis (Betah).

Penjelasan ini disampaikan sebagai hak jawab kepolisian terhadap editorial Tempo berjudul “Sesat Pikir Rekrutmen Polisi Santri”, yang menyoroti kebijakan rekrutmen santri dan hafiz Al-Quran. Tempo berpendapat bahwa kompetensi harus menjadi faktor utama dalam seleksi anggota Polri, bukan sekadar latar belakang pendidikan di pesantren.

Menanggapi kritik tersebut, Trunoyudo mengutip kembali pernyataan Kapolri yang menegaskan bahwa program rekrutmen santri tetap menjadi prioritas.

“Kita ingin memiliki polisi yang tidak hanya memahami ilmu kepolisian, tetapi juga memiliki kematangan karakter dalam kesehariannya,” ujar Listyo Sigit dalam Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Adapun jumlah penerimaan siswa berlatar belakang pendidikan pesantren dan hafiz Al-Quran dari 2021 hingga 2024 adalah sebagai berikut:

  • 2021: 84 orang (bintara 83 orang, tamtama 1 orang)
  • 2022: 55 orang (bintara 50 orang, tamtama 5 orang)
  • 2023: 74 orang (bintara 61 orang, tamtama 13 orang)
  • 2024: 52 orang (Akpol 1 orang, bintara 49 orang, tamtama 2 orang)

Dengan kebijakan ini, Polri berharap dapat melahirkan anggota kepolisian yang berintegritas, memiliki disiplin tinggi, serta mampu melayani masyarakat dengan baik.

Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Listyo sigit Prabowo polri polri rekrut santri rekrutmen polri TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePemerintah Perpanjang Insentif PPN DTP untuk Perumahan hingga 2025
Next Article Polda Metro Gelar Konsultasi Hukum ke Warga Perum Griya Cinere 2 Akibat Terdampak TPA Liar
Irfan Kurniawan

Related Posts

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

18 April 2026

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

By tintaotentik.co18 April 20260

TintaOtentik.Co – Kabar terbaru datang bagi para pengguna kendaraan bermesin performa tinggi dan diesel modern.…

 

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.