Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Proyek Raksasa Tanggul Laut Dimulai, Prabowo Bentuk Badan Khusus

0
By Sulis on 13 June 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencananya untuk segera membentuk lembaga khusus yang menangani pembangunan tanggul laut raksasa di kawasan Pantai Utara Jawa. Badan tersebut akan diberi nama Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa, dan dirancang untuk mempercepat implementasi proyek infrastruktur skala besar yang telah lama dirancang.

Dalam pernyataannya pada International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (12/6/2025), Presiden menekankan pentingnya tanggul laut sebagai sistem perlindungan wilayah pesisir utara Jawa dari ancaman abrasi dan kenaikan muka air laut yang semakin nyata akibat perubahan iklim.

“Saya sudah perintahkan satu tim untuk roadshow keliling dan dalam waktu dekat saya akan bangun otorita, Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa. Keliling ke sekitar kawasan,” ujar Prabowo.

Proyek ini, yang dikenal dengan sebutan Giant Sea Wall, dirancang membentang dari Tangerang, Banten hingga Gresik, Jawa Timur, dengan total panjang mencapai 500 kilometer. Estimasi dana yang dibutuhkan pun sangat besar, mencapai US$ 80 miliar atau setara Rp 1.300 triliun dengan asumsi nilai tukar Rp 16.250 per dolar AS.

Presiden Prabowo mengakui bahwa pembangunan tanggul laut ini bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sebagai gambaran, hanya untuk menyelesaikan bagian di wilayah Teluk Jakarta saja diprediksi memakan waktu antara 8 hingga 10 tahun. Jika proyek diteruskan hingga ke ujung timur Jawa, maka durasinya bisa mencapai dua dekade.

“Kalau sampai ke Jawa Timur mungkin butuh waktu 20 tahun, 15 sampai 20 tahun. Tidak ada masalah, ada pepatah kuno ‘perjalanan 1.000 kilometer dimulai oleh satu langkah’. Kita akan segera mulai itu,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan kesiapannya untuk memulai pembangunan, meskipun ia mengakui bahwa dirinya mungkin bukan kepala negara yang akan menyelesaikannya hingga tuntas.

Namun, bagi Prabowo, yang terpenting adalah memulai langkah awal dari sebuah perjalanan besar yang selama ini terus tertunda.

“Saya akan mulai. Saya tidak tahu presiden mana yang akan menyelesaikan, tapi kita harus mulai dan kita akan mulai,” tegasnya.

Proyek tanggul laut ini sejatinya bukan hal baru. Wacana pembangunannya sudah bergulir sejak lama, bahkan tercatat dalam dokumen perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sejak tahun 1995.

Setelah tiga dekade berada di ranah wacana, Prabowo kini menegaskan bahwa pemerintahannya tidak lagi ingin menunda.

“Kita tidak berkecil hati, sekarang tidak ada lagi penundaan, sudah tidak perlu lagi banyak bicara. Kita akan kerjakan itu segera!” pungkasnya.

Angkatan Laut Indonesia Ketahanan Laut pembangunan infrastruktur indonesia Pertahanan Pertahanan Angkatan Laut Indonesia Pertahanan Indonesia Prabowo Prabowo Subianto program prabowo Tanggul Laut Tanggul Laut Pantura TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePerbaiki Draft, Bapelitbangda Tangsel Sebut Perda RPJMD Rampung Agustus
Next Article Produksi Jagung Nasional Melimpah, Pemerintah Optimistis Capai Swasembada
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.