Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

    8 September 2026 No Comments

    HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

    8 September 2026 No Comments

    Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

    8 September 2026 No Comments

    Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

    8 September 2026 No Comments

    Dana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah

    8 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»RI Miliki Cadangan Gas Raksasa 5 Triliun Kaki Kubik: Ditaksir Dapat Produksi 150.000 Barel
RI Miliki Cadangan Gas Raksasa 5 Triliun Kaki Kubik (FOTO: Dok/Istimewa)

RI Miliki Cadangan Gas Raksasa 5 Triliun Kaki Kubik: Ditaksir Dapat Produksi 150.000 Barel

0
By tintaotentik.co on 23 April 2026 Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Media asing menyoroti penemuan gas alam berukuran besar di Indonesia oleh raksasa energi Italia, Eni. Kantor berita AFP melaporkan penemuan ini dalam tajuk ‘Major’ Indonesian natural gas find announced pada Selasa (21/4/2026).

Laman itu menekankan besarnya potensi temuan tersebut bagi sektor energi global. Dalam pernyataan resmi, Eni mengungkapkan cadangan gas tersebut berada sekitar 70 kilometer lepas pantai Kalimantan Timur, dengan estimasi mencapai 5 triliun kaki kubik gas serta 300 juta barel kondensat.

AFP juga melaporkan perusahaan menyebut temuan ini akan “membuka volume baru yang signifikan untuk pasar domestik dan internasional”. Disebut pula bahwa pemerintah Indonesia menyambut positif kabar tersebut.

“Ini adalah penemuan raksasa. Selain gas, pada 2028 kita juga akan memproduksi sekitar 90.000 barel kondensat. Dan pada 2029-2030 jumlah itu bisa meningkat lebih lanjut menjadi 150.000 barel,” ujar laman itu mengutip Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

“Temuan ini membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki peluang signifikan untuk mengoptimalkan potensi minyak dan gasnya sebagai pilar keamanan energi nasional dan upaya mencapai swasembada energi,” tambahnya lagi.

Produksi gas Eni di Indonesia diproyeksikan melonjak drastis, dari saat ini sekitar 600-700 MMSCFD menjadi 2.000 MMSCFD pada 2028, bahkan mencapai 3.000 MMSCFD dua tahun setelahnya. Lonjakan produksi kondensat juga diharapkan mampu menekan impor minyak Indonesia.

Sorotan media asing juga mengaitkan temuan ini dengan situasi energi global yang tengah bergejolak akibat konflik Timur Tengah. Harga minyak dunia kini berada di kisaran US$100 per barel atau sekitar Rp1,7 juta, jauh di atas asumsi APBN Indonesia sebesar US$70 per barel atau sekitar Rp1,19 juta.

Dalam konteks ini, langkah pemerintah memperkuat pasokan energi dinilai semakin strategis. Presiden Prabowo Subianto bahkan aktif menjajaki kerja sama energi dengan sejumlah negara. Dalam kunjungannya ke Moskow, Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas potensi pengadaan minyak jangka panjang.

“Tidak ada angka spesifik yang kami miliki, tetapi ini akan menjadi jangka panjang untuk keamanan energi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela.

Menurut data International Energy Agency (IEA), gas alam menyumbang 15,6% pasokan energi Indonesia dan 12,9% pembangkit listrik pada 2023. Temuan terbaru Eni dinilai memperkuat peluang Indonesia untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.

Laporan: Tim

Gas Indonesia Gas Raksasa Indonesia Gas Raksasa RI Gas RI Indonesia Kantongi Cadangan Gas Raksasa 5 Triliun Kaki Kubik RI Kantongi Cadangan Gas Raksasa 5 Triliun Kaki Kubik Sumur Gas Indonesia Sumur Gas RI TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKPK Paparkan Titik Rawan Korupsi Terbanyak Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
Next Article Stop KKN, Mahasiswa Bersama Masyarakat Dayak Desak Pemprov Kaltim Audit Seluruh Kebijakan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

8 September 2026

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

By tintaotentik.co8 September 20260

TintaOtentik.Co – Pengurus Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) membeberkan bukti legalitas atas klaim tanah dan bangunan…

 

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.