Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Laporan BPKP Temukan Sejumlah Pihak Bermasalah, Prabowo: Jika Terindikasi Korupsi, Hukum!

    16 May 2026 No Comments

    Prabowo Tegaskan Aparat dan Jenderal Jangan Korupsi Hingga Beking Praktik Ilegal

    16 May 2026 No Comments

    Prabowo Merasa Terhormat Dapat Meresmikan Museum Marsinah

    16 May 2026 No Comments

    Sistem IT Kemenkeu Bocor, Anggaran Motor Listrik BGN Lolos Tanpa Restu

    16 May 2026 No Comments

    Wacana Dapil Pamulang Dipecah, Fraksi Golkar Tangsel: Lebih Efektif Pemekaran Wilayah!

    16 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Tangsel 17 Tahun, Dewan Golkar Badrusalam Akui Permasalahan Pengembang dan Aset Belum Clear

0
By Sulis on 26 November 2025 Politik, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi Golkar Badrusalam, menyatakan Tangsel di umur 17 Tahun masih banyak Pekerjaan Rumah (PR), salah satunya permasalahan ketegasan Pemerintah Kota terhadap pengembang perihal aset yang hingga saat ini belum clear.

Demikian dikatakan Badrus, pasca menghadiri Rapat Paripurna HUT Kota Tangsel ke 17 Tahun, di Gedung DPRD Tangsel, Rabu, (26/11/2025).

Badrus mengatakan alhamdulillah Tangsel sudah memasuki 17 tahun, artinya upaya ikhtiar masyarakat tangsel dulu ingin lepas dari Kabupaten Tangerang dalam rangka untuk lebih memaksimalkan pelayanan publik supaya tidak jauh ke Tigaraksa sudah terlaksana.

“Memang dimana-dimana yang namanya mempertahankan itu lebih berat, tapi Tangsel itu banyak kelebihannya sebenarnya,” ujar Badrus.

Badrus bercerita, ada 11 Kabupaten/Kota yang dimekarkan berbarengan dengan kota Tangerang Selatan, dari 11 Kabupaten/kota, Tangsel lah yang paling sukses Tangsel dan cepat berkembang.

“Dengan kelebihan sekaligus kekurangannya Kota Tangsel di usia 17 ini, hal yang menjadi perhatian utama masih terkait pembangunan, dan menurut saya hal tersebut lebih kepada persoalan infrastruktur dan turunannya,” kata Badrus.

Badrus menyebutkan turunan infrastruktur itu misalnya tentang penataan jalan, perekayasaan penanggulangan macet dan banjir serta pelayanan publik, misalnya pelayanan utama yaitu di bidang pendidikan dan kesehatan, dan pelayanan-pelayanan lain, seperti pelayanan yang berhubungan dengan administrasi kependudukan di dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kemudian tentang lingkungan, seperti pelayanan yang menyakut persampahan dan sebagainya.

“Jadi,  yang perlu di perhatikan adalah pelayanan publik, sebagaimana yang sudah menjadi janji-janji politik Wali Kota. Perlu ditekankan sebenarnya, bagaimana perencanaan-perencanaan yang sudah di rencanakan itu di laksanakan dengan baik,” ungkap Badrus.

Lebih lanjut Badrus menyampaikan terkait koordinasi dengan para pihak yaitu antar pemangku kepentingan baik itu antar instansi Pemerintah dengan pemerintah yang ada di Tangsel, misalnya Universitas dengan Pemerintah di tangsel, kemudian institusi pusat seperti BRIN yang punya persoalan-persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat sekitar. Lainnya juga terkait kolaborasi dengan swasta yang ada di tangsel, baik di bidang pendidikan, bidang pengembang perumahan dan lainnya.

“Saya berharap ada peningkatan komunikasi antara pemerintah kota dengan pengembang. Karna pengembang lebih dulu hadir daripada kota Tangsel itu sendiri, bangun pola komunikasi dengan wilayah sekitar utamanya dengan pemerintah Kabupaten Tangerang sebagai wilayah induk dan Kota Tangerang, dalam rangka sinergitas dan kolaborasi secara menyeluruh dalam merencanakan rencana pembangunan dari hulu ke hilir, karna Tangsel tidak bisa berdiri sendiri, Tangsel mesti terkoordinasi,” harap Badrus.

“Masukan saya adalah bagaimana di usia 17 tahun ini Tangsel sudah lebih maju lagi pada konteks perencanaan dan implementasi dari perencanaan pembangunan sendiri,” jelas Badrus.

Bicara soal pengembang, masih banyak pengembang yang belum melaksanakan serah terima prihal aset  kepada Pemkot Tangsel. Diharapkan Pemkot lebih tegas dengan hal tersebut. Tegas Badrus.

“Persoalan utama di pengembang itu adalah urusan aset yang sampe saat ini persoalan aset tersebut menurut saya belom clear. Jadi dalam pandangan saya upaya Pemkot Tangsel belom maksimal, sudah dilakukan sih tapi belom maksimal,” papar Badrusalam.

Politisi Gokar tersebut menambahkan, sebetulnya bicara tentang pengembang, hal yang perlu ditekankan terkait siteplan awal yang harus terakses informasinya. Paling tidak ada 3 pengembang besar di wilayah Tangsel yang menjadi perhatian utama dan beberapa pengembang menengah dan kecil lainnya.

Sebutkan saja ada Bintaro, Alam Sutera, BSD, kemudian pengembang-pengembang kecil yang lebih awal sebenarnya dari pada pengembang BSD dan Bintaro serta Alam Sutera, yang itu ada di wilayah misalnya Ciputat dan Pamulang.

“Sebab memang dulu perencanaannya terintegrasi dengan perencanaan dari wilayah lain seperti DKI Jakarta. Intinya kedepannya untuk Tangsel harus membangun komunikasi lebih intens lagi dengan wilayah sekitar terkait perencanaan pembangunan. Wilayah yang di dalamnya banyak pembangunan yang dilaksanakan oleh pengembang, kalo sudah bicara itu maka di dalam itu pasti berbicara aset,” pungkas Badrusalam.

Laporan: iwanpose

Anggota DPRD Tangsel Badrusalam Dewan Golkar Badrusalam Dewan Golkar Badrusalam Akui Permasalahan Pengembang dan Aset Belum Clear Dewan Golkar Badrusalam Singgung Soal Permasalahan Pengembang dan Aset Dewan Golkar Tangsel Badrusalam DPRD Tangsel Hut ke 17 Tahun Kota Tangsel Hut Tangsel ke 17 Tahun Tangsel 17 Tahun Tangsel Umur 17 Tahun TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTangsel 17 Tahun, Waka DPRD Banten Yudi Budi Wibowo: Banjir dan Sampah Jadi PR
Next Article Lewat Eduwisata KidZania, Dinsos Tangsel Beri Pengalaman Berharga bagi 40 Anak Terlantar
Sulis

Related Posts

Laporan BPKP Temukan Sejumlah Pihak Bermasalah, Prabowo: Jika Terindikasi Korupsi, Hukum!

16 May 2026

Prabowo Tegaskan Aparat dan Jenderal Jangan Korupsi Hingga Beking Praktik Ilegal

16 May 2026

Prabowo Merasa Terhormat Dapat Meresmikan Museum Marsinah

16 May 2026

Sistem IT Kemenkeu Bocor, Anggaran Motor Listrik BGN Lolos Tanpa Restu

16 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Nasional

Laporan BPKP Temukan Sejumlah Pihak Bermasalah, Prabowo: Jika Terindikasi Korupsi, Hukum!

By tintaotentik.co16 May 20260

TintaOtentik.Co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan memberikan perlindungan kepada siapa pun yang terindikasi…

 

 

 

Prabowo Tegaskan Aparat dan Jenderal Jangan Korupsi Hingga Beking Praktik Ilegal

16 May 2026

Prabowo Merasa Terhormat Dapat Meresmikan Museum Marsinah

16 May 2026

Sistem IT Kemenkeu Bocor, Anggaran Motor Listrik BGN Lolos Tanpa Restu

16 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.