TintaOtentik.Co – Pengurus kecamatan Pamulang Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangsel memperingati sumpah pemuda dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu, Patriotik, Gigih Empati”.
Agenda tersebut diselenggarakan di Megantara Edupark, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua MPI KNPI Kecamatan Pamulang Hafiz Sholahuddin, Kasie Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pamulang, Soni Wahyudi, Ketua Harian Karang Taruna Tangsel Iwan Pristiasya, Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel, Deden Umaidi, Sekretaris DPD KNPI Tangsel Chalid Mawardi, Wakil Sekretaris DPD KNPI Tangsel Sulistyawan.

Acara tersebut di hadiri 60 lebih dari perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di wilayah Kecamatan Pamulang.
Pada kesempatan waktunya Ketua PK Pamulang KNPI Kota Tangsel Toni menyampaikan perjuangan pemuda saat ini berbeda dengan perjuangan pemuda di era 1928, namun semangat nya tetap sama semangat persatuan.
“Sumpah pemuda bukan hanya warisan musium tapi api semangat yang tetap terus menyala di hati dan langkah kaki para pemuda,” ujar Toni, dikutip Sabtu, (13/12/2025).
“Hari ini dengan memperingati hari sumpah pemuda 2025 waktunya pemuda bertindak nyata, PK KNPI Pamulang dengan semua OKP yang ada mari kita bersama-sama memajukan pemuda di wilayah kecamatan pamulang dengan tetap membawa semangat persatuan, pemuda pemudi bergerak Pamulang bersatu dan berjaya,” pungkas Toni.
Kemudian Sekretaris DPD KNPI Tangsel Chalid Mawardi, mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 pada dasarnya adalah upaya mempersatukan bangsa untuk kemandirian menuju kemerdekaan.

“Persatuan dan kesatuan yang disepakati saat itu, satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air, merupakan simbol penyatuan para pemuda pada masa itu,” ujar Chalid.
Menurutnya, kata persatuan masih sangat penting bagi kalangan pemuda hari ini. Namun, kemajuan teknologi informasi justru membawa tantangan baru.
“Dengan gaya-gaya modern sekarang, teknologi informasi yang sebenarnya bisa kita manfaatkan bersama untuk pengembangan dan pembinaan kepemudaan, malah mengarah pada individualisme. Ini merupakan tantangan bersama bagaimana pemuda hari ini bisa punya kacamata yang sama untuk memajukan negeri dari berbagai segmen,” jelasnya.
Kemudian Wakil Sekretaris DPD KNPI Tangsel Sulistyawan, menambahkan pemuda saat ini tidak boleh minder atau apatis terhadap suatu hal, baik itu kebijakan pemerintahan atau pun politik.
“Peran pemuda mempunyai peran strategis dalam peradaban. Jadi dengan tidak apatisnya pemuda dengan kebijakan pemerintahan baik itu politik, kita dapat mengenal kehidupan Rakyat, sekaligus membuka peluang-peluang kedepan dalam menyongsong masa depan,” tandas Sulis yang akrab disapa iwan.
Laporan: Bagas
